Terungkap, Mantan Polisi Tusuk Ustaz di Aceh Saat Ceramah, Apa Motifnya?

Penulis Dian Editor | Ditayangkan 10 Nov 2020

Terungkap, Mantan Polisi Tusuk Ustaz di Aceh Saat Ceramah, Apa Motifnya?

Pelaku penusukan terhadap ustaz di Aceh - Image from today.line.me

Baru diketahui, bahwa penusuk Ustaz adalah mantan polisi 

Bukan aksi baru, penusukan terhadap ulama kembali terjadi. Kini sudah terungkap pelaku penusukan Ustaz di Aceh. Lantas apa motif pelaku tersebut melakukan aksi tersebut?

Insiden penusukan terhadap Ustaz di Aceh sedikit demi sedikit mulai terungkap. Saat ini tersangka yang melakukan penusukan tersebut telah ditangkap. 

MA (37), tersangka penusuk Ustaz Muhamad Zaid Maulana (36) saat memberikan ceramah peringatan Maulid Nabi di Aceh Tenggara, Aceh, masih tidak mau mengungkapkan motif dibalik aksi itu. 

Tersangka diduga melakukan aksinya karena merasa tersinggung dengan isi ceramah yang disampaikan oleh Ustaz Muhammad Zaid Maulana. 

"Sampai saat ini tersangka belum mengakui motifnya," kata Kasat Reskrim Polres Aceh Tenggara AKP Suparwanto saat dikonfirmasi wartawan, pada Senin (9/11/2020).

Suparwanto mengungkapkan bahwa polisi sudah memeriksa sejumlah saksi dalam kasus tersebut. Dari hasil penyelidikan, mengungkapkan bahwa isi ceramah Ustaz Zaid membahas perihal pemamanan dan maulid Nabi Muhammad SAW. 

Sekadar informasi, pemamanan yaitu tradisi ritual adat yang dilakukan oleh masyarakat suku Alas dari Aceh Tenggara berupa prosesi khitanan terhadap anak laki-laki. 

Suparwanto coba menebak, ia menuturkan dalam ceramah tersebut Ustaz Zaid menyinggung perkara sumbangan yang diberikan untuk acara pemamanan dan maulid.

"Beliau mengatakan kalau pemamanan mau kasih Rp 20.000 tapi kalau maulid Rp 5.000. Kemungkinan tersangka tersinggung dengan ucapan Pak ustaz tersebut, dan saat diperiksa tersangka tidak mau kooperatif mengenai motifnya," jelas Suparwanto.

Suparwanto juga turut membeberkan bahwa polisi bakal merampungkan pemeriksaan tersangka MA pekan depan. Kasus itu selanjutnya dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).

"Pengakuan tersangka tidak mutlak, tetap kita proses sampai JPU," ujarnya.

Sebelumnya, dikabarkan Ustaz Zaid telah ditusuk saat memberikan ceramah peringatan Maulid Nabi di Masjid di Desa Kandang Mbelang Mandiri.Kemudian, tiba-tiba pelaku menusuk korban dengan pisau setelah masuk melalui jendela.

Insiden tersebut terjadi pada Kamis (29/10) malam sekitar pukul 21.30 WIB. Akibatnya, korban mengalami luka sayat pada telapak tangan kiri serta goresan di leher. 

Kapolres Aceh Tenggara AKBP Wanito Eko Sulistyo menyebut, MA merupakan mantan anggota polisi yang dipecat tahun 2017 karena desersi. MA sebelumnya bertugas di Polres Aceh Tenggara.

"Dipecat karena tidak masuk tugas," jelas Wanito.

Adapun motif penusukan Ustaz Muhamad Zaid Maulana (36) ketika sedang memberikan ceramah peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Aceh Tenggara, Aceh, masih menjadi tanda tanya besar. 

Tersangka, yang merupakan pecatan polisi, MA (37), masih bungkam perihal motif penusukan. 

“Untuk motif tersangka melakukan penusukan belum diketahui karena ketika tersangka ditanya dia selalu bungkam,” kata Kasat Reskrim Polres Aceh Tenggara AKP Suparwanto saat dimintai konfirmasi wartawan, Jumat (6/11/2020).

Semoga segera diusut tuntas motif pelaku melakukan penusukan tersebut. Apalagi mengingat background tersangka bukan orang sembarangan. 

Latar belakangnya yang merupakan seorang polisi tentu membuatnya memiliki kemampuan yang lebih, khususnya dalam fisik. Serta memiliki jaringan pertemanan yang tidak sembarangan. 

Semoga aksi yang sama tidak terulang kembali pada ulama lainnya. 

SHARE ARTIKEL