Jenazah Covid-19 Disholati, Tapi Ramai Gara-gara Sholat Ada Rukuk-nya

Penulis Dian Aprilia | Ditayangkan 28 Jul 2020

Petugas covid-19 shalat jenazah pakai rukuk - Image from suara.com

Benar disholatkan, tapi bukan itu poinnya

Warganet bilang akhir jaman, sholat jenazah pakai rukuk.

Padahal dalam rukun salat jenazah tak ada rukuk, hanya niat, berdiri bagi yang mampu, empat kali takbir dan salam. Begini tanggapan MUI atas pelaksanaan salat jenazah itu.

Video petugas Covid-19 saat menunaikan salat jenazah menjadi perbincangan warganet di media sosial. Pasalnya, petugas Covid-19 menyalati jenazah dengan melakukan rukuk seperti halnya salat biasa. 

Video yang memperlihatkan sejumlah petugas Covid-19 melakukan salat jenazah itu diunggah oleh akun Instagram @ndorobeii.


Salat jenazah tersebut dilakukan di pemakaman sebelum jenazah dimakamkan. Namun belum diketahui secara pasti dimana lokasi pelaksanaan salat jenazah tersebut.

"Viral salat jenazah kok ada rukunya," tulis akun tersebut pada unggahannya, Senin (27/7/2020).

Dalam video tersebut, tampak salah seorang petugas Covid-19 menjadi imam dalam pelaksanaan salat tersebut. Sang imam beberapa kali melakukan gerakan rukuk dalam salat jenazah tersebut. 

Namun, para petugas Covid-19 lainnya yang menjadi jemaah tak mengikuti gerakan tersebut. Setelah salat jenazah selesai, para petugas langsung bersiap untuk memakamkan jenazah. 

Setelah diunggah, video tersebut mendadak jadi viral di media sosial. Banyak warganet yang menyayangkan aksi petugas Covid-19 yang dinilai asal-asalan dalam menyalati jenazah positif Covid-19.

Dikutip dari Islami.co, salat jenazah dilakukan dengan empat kali takbir lalu dilanjutkan dengan salam. Tidak ada gerakan ruku ataupun sujud dalam pelaksanaan salat jenazah. 

Tanggapan dari MUI 

Wakil Sekretaris Jenderal MUI Tengku Zulkarnain melalui akun Twitter miliknya @ustadtengkuzul mengomentari viralnya video salat jenazah menggunakan gerakan ruku tersebut. 

Tengku Zul mengingatkan agar masyarakat mempelajari ilmu agama lebih dalam lagi. 

"Wahai Umat Islam, Wahai Para Pemuda. Belajarlah agamamu sebaik mungkin. Datangi ulama dan para ustaz. Zaman sudah canggih tapi Ilmu Agama bertambah langka. Bayangkan, Sholat Jenazah saja masih pakai rukuk" ujar Tengku Zul.

Tengku Zul juga meminta agar masyarakat tidak menghindari tokoh ulama hanya karena alasan politik. 

"Hindarkan dirimu dari menyingkirkan peran Tokoh Agamamu karena Politik," imbuh Tengku Zul.

Unggahan Ustaz Tengku Zulkarnain - Image from suara.com

Nah, ini pelajaran penting tak hanya bagi petugas Covid-19 saja, tapi juga kepada seluruh umat Islam untuk mempelajari ilmu agama lebih dalam. Sehingga bisa melaksanakan ajarannya secara menyeluruh dan benar.

loading...