Kumpulan Hadist Tentang Cinta

 12 Nov 2019  Bima P

Kumpulan Hadist Tentang Cinta

Kumpulan hadist tentang cinta - Image from muslimpress.com

Berbicara tentang cinta, tentu akan banyak sekali penafsiran yang berbeda dengan berbagai pendapat masing masing. Dalam Islam sendiri sudah digambarkan apa itu cinta sejati melalui Firman ALLAH SWT dan juga banyak kumpulan hadist Rasulullah tentang cinta yang membahas tentang cinta dan kasih sayang. 

Agar anda tidak salah mengartikan tentang cinta, maka anda harus mempelajari kumpulan hadist tentang cinta dari Rasulullah tentang hakikat cinta sebenarnya. Secara garis besar, islam mengajarkan setiap manusia untuk mencintai ALLAH dan Rasulnya melebihi cintanya terhadap apapun di dunia ini baik harta, kekasih maupun dirinya sendiri.

Hari ini tak sedikit kita jumpai seseorang yang bahkan lebih mementingkan pekerjaannya dari pada mengerjakan ibadah wajib semisal sholat. memaknai cinta dengan salah malah akan menjerumuskan kita dalam dosa besar.

Hakikat cinta yang sesungguhnya sebagai seorang muslim adalah cinta terhadap ALLAH SWT dan Rasulullah SAW, cinta terhadap Ulama, cinta terhadap saudara saudari sesama muslim, cinta terhadap orang tua dan lain sebagainya. 

Sedangkan cinta yang dapat menyesatkan adalah cinta terhadap dunia dan harta yang berlebihan, cinta terhadap para musuh musuh ALLAH SWT karena dalam sebuah hadist dijelaskan bahwa seseorang akan dikumpulkan di akhirat bersama orang yang dicintainya serta cinta terhadap kekasih/lawan jenis padahal tidak terdapat ikatan perkawinan diantara keduanya (bukan muhrimnya). 

Cinta macam ini hakikatnya bukanlah cinta, melainkan bentuk gagalnya pengendalian nafsu dan perbuatan maksiat serta menentang aturan yang telah ALLAH tetapkan.

Baca Juga :
1. Jika Mengaku Umat Rasulullah, Seharusnya Kita Melakukan 5 Hal ini
2. Anda Benar-benar Cintai Rasulullah SAW? Buktikanlah
3. Islam Melarang Berlebihan Mencintai Dunia, Beginilah Cara Mengurangi Kadar Cinta Terhadap Seseorang

Berikut adalah kumpulan hadist cinta dalam Islam.

Kumpulan Hadist Tentang Cinta

1. Riwayat dari Abdullah bin Abbas ra, berkata, Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda: 

​“Cintailah Allah atas anugerah nikmat yang diberikan kepadamu, dan cintailah aku karena cinta kepada Allah, dan cintailah keluargaku karena mencintaiku.” (Hr. At-Tirmidzy dan al-Hakim) 

2. Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda:

“Cintailah orang yang kamu cintai sewajarnya, boleh jadi pada suatu hari kelak ia akan menjadi orang yang engkau benci. Dan, bencilah orang yang kau benci sewajarnya, boleh jadi pada suatu hari kelak ia akan menjadi orang yang engkau cintai.” 

3. Dari anas bin malik radliyallahu’anhu bahwa Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda: 


“Ada tiga hal yang barangsiapa memilikinya niscaya ia akan mendapatkan manisnya iman:
(1). Allah ta’ala dan Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam lebih ia cintai daripada yang lainnya,
(2). Mencintainya seseorang, tidaklah ia mencintainya melainkan karena Allah ta’ala,
(3). Benci untuk kembali kepada kekafiran setelah Allah ta’ala menyelamatkan darinya sebagaimana ia benci dirinya dimasukkan ke dalam api.”

4. Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda:


“Tidaklah seorang hamba beriman hingga aku menjadi orang yang lebih ia cintai daripada keluarganya, hartanya dan manusia semuanya.” (HR. Bukhori) 

5. Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda: 


“Sesungguhnya seorang muslim apabila bertemu saudaranya yang muslim, lalu ia memegang tangannya (berjabat tangan) gugurlah dosa keduanya sebagaimana gugurnya daun dan pohon kering jika ditiup angin kencang. Sungguh diampuni dosa mereka berdua, meski sebanyak buih dilaut.” (H.R. Tabrani)

6. Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda: 

“Demi Dzat yang jiwaku berada di dalam genggaman-Nya, kalian tidak akan masuk surga sebelum kalian beriman. Kalian tidak akan beriman sebelum kalian saling mencintai. Tidakkah aku tunjukkan kepada kalian mengenai sesuatu yang ketika kalian melakukannya, maka kalian akan saling mencintai? Sebarkanlah salam di antara kalian!.” (HR. Muslim) 

7. Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda: 


“Ya Allah, berilah aku rezeki cinta Mu dan cinta orang yang bermanfaat buat ku cintanya di sisiMu. Ya Allah segala yang Engkau rezekikan untukku diantara yang aku cintai, jadikanlah itu sebagai kekuatanku untuk mendapatkan yang Engkau cintai. Ya Allah, apa yang Engkau singkirkan diantara sesuatu yang aku cintai, jadikan itu kebebasan untukku dalam segala hal yang Engkau cintai.” (H R. Al-Tirmidi)

8. Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda: 

“Sesungguhnya orang-orang yang saling mencintai, kamar-kamarnya di surga nanti terlihat seperti bintang yang muncul dari timur atau bintang barat yang berpijar. Lalu ada yang bertanya, “siapa mereka itu?”, “mereka itu adalah orang-orang yang mencintai karena Allah ‘Azzawajalla.” (HR. Ahmad) 

9. Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda: 

“Sesungguhnya Allah SWT pada hari kiamat berfirman : Dimanakah orang yang cinta mencintai karena keagungan-Ku? Pada hari ini Aku akan menaungi dengan menunggu-Ku dihari yang tiada naungan melainkan naungan-Ku.” (H.R. Muslim) 

10. Allah SWT. berfirman: 

“Pasti akan mendapat cinta-Ku orang-orang yang cinta mencintai karena Aku, saling kunjung mengunjungi karena Aku dan saling memberi karena Aku.” (Hadits Qudsi) 

11. Bahwa seseorang mengunjungi saudaranya di desa lain, lalu Allah mengutus malaikat untuk membuntutinya. Tatkala malaikat menemaninya malaikat berkata, Kau mau kemana? 

Ia menjawab, “Aku ingin mengunjungi saudaraku di desa ini”
Malaikat terus bertanya, “Apakah kamu akan memberikan sesuatu pada saudaramu?”
Ia menjawab, “Tidak ada, melainkan hanya aku mencintainya karena Allah SWT”
Malaikat berkata, “Sesungguhnya aku diutus Allah kepadamu, bahwa Allah mencintaimu sebagaimana kamu mencintai orang tersebut karena-Nya”. (H.R. Muslim) 

12. Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda: 

“Tiga perkara, yang barang siapa memilikinya, ia dapat merasakan manisnya iman, yaitu cinta kepada Allah dan Rasul melebihi cintanya kepada selain keduanya, cinta kepada seseorang karena Allah dan membenci kekafiran sebagaimana ia tidak mau dicampakan ke dalam api neraka.” (H.R. Bukhari-Muslim)

13. Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda: 

“Barang siapa yang mencintai karena Allah, membenci karena Allah, memberi karena Allah, dan tidak memberi karena Allah. Maka ia sesungguhnya telah memperoleh kesempurnaan iman.”

14. Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda: 

“Sesungguhnya diantara hamba-hamba Allah itu ada beberapa orang yang bukan nabi dan syuhada menginginkan keadaan seperti mereka, karena kedudukannya disisi Allah.” Sahabat bertanya:

“Ya Rasulullah, tolong kami beritahu siapa mereka?” 

Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam menjawab: 

“Mereka adalah satu kaum yang cinta mencintai dengan ruh Allah tanpa ada hubungan sanak saudara, kerabat diantara mereka serta tidak ada hubungan harta benda yang ada pada mereka. Maka, demi Allah wajah-wajah mereka sungguh bercahaya, sedang mereka tidak takut apa-apa dikala orang lain takut, dan mereka tidak berduka cita dikala orang lain berduka cita.” (H.R. Abu Daud) 

15. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: 

“Dan sebagian dari dari tanda-tanda kebesaran Nya adalah Dia menciptakan pasangan-pasangan bagi kalian dari jenis kalian, agar kalian merasa tenang pada pasangan kalian dan Dia menjadikan diantara kalian rasa kasih sayang dan cinta. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda – tanda bagi orang-orang yang berfikir.” (Q.S. Ar Rumm, 30 :21) 

16. Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda: 

“Hiduplah sesukamu maka sesungguhnya kamu akan mati. Cintailah sesuatu sesukamu maka sesungguhnya kamu akan berpisah. Berbuatlah sesukamu maka sesungguhnya kamu akan bertemu dengannya.” (H.R. Hakim) 

17. Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda yang artinya sebagai berikut: 

“Syirik itu lebih halus dari perjalanan semut yang halus di atas batu licin, di malam gelap gulita dan serendah – rendahnya syirik adalah engkau mencintai seseorang karena kekurangannya dan membenci seseorang karena keadilannya. Bukanlah agama itu, kecuali cinta dan benci.”

Di atas adalah kumpulan hadist tentang cinta. Semoga dengan hadist-hadist ini anda menjadi tercerahkan tentang bagaimana cinta sejati sebenarnya. 

Bahwa jika apa yang anda lakukan semata-mata karena dasar cinta kepada Allah dan Rasulnya, Insha Allah hal yang anda lakukan akan mendapat ridho dari Allah SWT.