7 Cara Mengatasi Anak yang Suka Membangkang Menurut Islam

 02 Dec 2019  Arief Prasetyo

7 Cara Mengatasi Anak yang Suka Membangkang Menurut Islam

7 cara mengatasi anak menjadi sholih sholiha - Image from palembang.tribunnews.com

Semua orang tua pasti menginginkan anak yang ta'at dan berbakti kepada kedua orang tuanya. Karena anak adalah karunia Allah SWT yang dititipkan kepada kita.

Merekalah satu-satunya harapan orang tua yang kelak dapat memberikan ladang amal dan pahala untuk kedua orang tuanya jika mereka sudah tiada didunia ini. 

Namun tatkala ketika anak-anak rasa sulit diatur atau sulit dididik pastinya ada sebabnya. Pasti ada kesalahan dalam mendidik atau bisa juga ada segumpal daging dari uang yang tidak halal dari apa yang anda berikan.

Baca Juga :

Pribahasa tua mengatakan "Apa yang anda tanam itulah yang anda tuai nanti di kemudian hari"

Dalam Al-Quran Allah SWT sudah mengatur dalam Al-Qur'an Surat Ar-Rahmaan Ayat 60:

هَلْ جَزَاءُ الْإِحْسَانِ إِلَّا الْإِحْسَانُ

Artinya : “Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan (pula).”

Demikian juga untuk balasan dari keburukan, maka keburuan yang serupa yang juga akan diberikan Allah SWT yang diatur dalam Surat An-Nisaa Ayat 123 :

مَنْ يَعْمَلْ سُوءًا يُجْزَ بِهِ

Artinya : “Barangsiapa yang mengerjakan kejahatan, niscaya akan diberi pembalasan dengan kejahatan itu”

Solusi Mendidik Anak Agar Sholih-Sholihah dan Berbakti Kepada Orang Tua

7 Cara Mengatasi Anak yang Suka Membangkang Menurut Islam

7 cara mengatasi anak menjadi sholih sholiha - Image from muslim.or.id

Mendidik anak agar bisa menjadi sosok yang sholih-Sholihah tidak hanya mulai berlangsung saat anak tersebut terlahir ke dunia.

Pada saat masih dalam kandungan, seorang anak bisa diberikan stimulasi yang bisa membuat anak tersebut kelak menjadi sosok yang religius dan berbakti pada orang tuanya.

Lantas hal apa saja yang bisa dilakukan untuk membentuk pribadi anak menjadi sholih-sholihah serta berbakti pada orangtua?

Baca Juga :

Cara Mendidik Anak Agar Menjadi Sholeh Sholehah

1. Banyak-banyak mendengar murotal saat masih hamil

Cobalah rutin mendengarkan lantunan murotal melalui MP3 maupun yang dalam versi video. Dengan seringnya mendengarkan lantunan ayat-ayat suci Al-Quran akan membuat pikiran anda menjadi serta gelombang frekuensi suara lantunan ayat-ayat suci Al-Quran bisa jadi juga bisa didengar oleh anak anda yang masih dalam kandungan.

2. Melakukan ibadah bersama anak

Ajak dia dalam kegiatan keagamaan sejak dini ketika anda sedang beribadah (shalat, mengaji, berdzikir dsb). Seperti dasarnya apa yang menjadi bagian dari kebiasaan seorang anak adalah hal yang selama ini menjadi bagian dalam perilaku/tingkah lakunya.

3. Memberi contoh yang baik pada anak

Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya yang artinya kebiasaan seorang anak biasanya tidak jauh dari kebiasaan-kebiasaan orangtuanya, maka dari itu agar anak anda bisa menjadi sosok yang religius sholih-sholihah, maka anda yang terlebih dahulu harus menjadikan diri anda lebih baik dahulu agar anak anda dapat mengikuti perilaku anda.

4. Hindari memarahi dan membentak anak

Hal yang sangat mesti dihindari oleh orangtua terhadap anaknya yakni bersikap berlebihan pada anak, misalnya saja selalu memarahi anak dan membentak anak. Sebagai orangtua hendaknya memberikan nasihat dan motivasi agar anak tidak mengulangi melakukan kesalahan yang sama.

5. Ikut majelis (Libatkan anak dalam kegiatan-kegiatan keagamaan)

Caranya mudah saja yakni dengan melibatkan anak anda dalam kegiatan majelis ilmu agama, pesantren dan kelompok mengaji dengan begitu perkara-perkara agama yang senantiasa anak anda lakukan bersama teman-temannya akan menjadi bagian dari karakternya.

6. Menceritakan kisah-kisah nabi dan sahabat

Salah satu metode yang bisa anda coba untuk menumbuhkan sikap cinta terhadap agama islam pada anak anda yakni dengan menceritakan kisah-kisah nabi terutama kisah nabi muhammad, yakni tentang akhlak beliau, perangai beliau, kesantunan beliau, cinta dan kasih sayang beliau, sehingga anak anda menjadikannya sebagai teladan dalam hidupnya.

7. Mendoakan anak

Doa orangtua terutama doa ibu terhadap anaknya merupakan doa yang mustajab maka dari itu jangan pernah lelah meminta kebaikan pada anak anda, berdoa ibaratkan sedang mengayuh sepeda yang pada akhirnya akan mengantarkan si pengayuh pada tujuaannya. 

Doa orangtua selain bisa menjadi sebab diberikannya kemudahan pada anaknya juga bisa menjadi pelindung dari berbagai hal buruk yang akan menimpa anak anda.

Baca Juga :

Anak adalah salah satu amal anda nantinya yang akan menemani di amal kubur. Jika mereka berbuat baik selama mereka didunia pasti amal baik itu akan selalu menemani anda nanti dipadang mashyar.

Tapi jika anak anda selalu melakukan perbuatan dosa serta tidak pernah berbuat baik selama mereka didunia niscaya lampu yang ada di kubur anda akan terasa gelap keran amal buruk dari anak anda.

Dalam Hadits Nabi Muhammad SAW mengatakan :

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ وَعِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ وَوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

Artinya : “Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh”. (HR. Muslim no. 1631)

Didiklah dengan baik, berikan makanan dari rezeki yang halal serta doakan mereka menjadi anak yang sholih-sholiah.

Demikianlah 7 solusi mendidik anak agar sholih-sholihah dari wajibbaca.com. Semoga artikel tersebut bermanfaat bagi anda para orang tua. Terimakasih​