Doa Agar Tidak Mimpi Buruk dan Tidur Nyenyak

 02 Oct 2019  Isfatu Fadhilatul

Doa Agar Tidak Mimpi Buruk dan Tidur Nyenyak

Ilustrasi doa mimpi indah - Image from www.doaharianislami.com

Membaca doa sebelum tidur merupakan hal biasa yang menjadi rutinitas setiap muslim, namun melafadzkan doa agar mimpi indah tentu tidak semua orang yang mengamalkannya. Apalagi doa agar mimpi jadi kenyataan.

Mimpi merupakan rahasia Allah SWT yang tidak seorang pun tahu. Mungkin kebanyakan orang menganggap mimpi hanyalah bunga tidur, jadi mereka beranggapan bahwa mimpi yang dialami tidak perlu diingat.

Namun demikian, mimpi ternyata juga bisa mempengaruhi kondisi fisik dan kejiwaan seseorang. Seperti contohnya bangun dalam kondisi merasa kelelahan dan hati was-was karena mengalami mimpi buruk. Contoh lainnya adalah seseorang yang bermimpi indah kerap bangun dengan perasaan senang dan enteng.

Kita pasti tidak menginginkan bermimpi buruk, oleh karena itu agar Allah SWT memberi kita mimpi indah, kita dianjurkan untuk melafadzkan doa agar tidur nyenyak dan mimpi indah.

Tapi sebelumnya perlu diketahui Rasulullah melakukan hal-hal ini sebelum tidur. Baca: Baginda Rasulullah SAW Lakukan 6 Hal Ini Sebelum Tidur

Doa Mimpi Indah

Agar bisa bermimpi indah dan membuat pikiran kita tenang, dianjurkan membaca doa ini :

اَللهُمَّ اِنِّىْ اَسْأَلُكَ رُؤْيًا صَالِحًا صَادِقَةً غَيْرَكَاذِبَةٍ نَافِعَةً غَيْرَضَارَّةٍ

Allahumma inni as aluka rukyan shoolihatan shoodiqotan ghoiro kaadzibatin naafiatan ghoiro dzloorrotin

Artinya:
"Ya Allah, aku mohon kepada-Mu mimpi yang baik dan yang benar, (serta) tidak dusta, yang bermanfaat dan tidak berbahaya."

Jenis-Jenis Mimpi Dalam Islam

Kita membagi mimpi menjadi dua jenis, yaitu mimpi indah dan mimpi buruk. Namun dalam islam tidak demikian, Rasulullah bersabda :

وَالرُّؤْيَا ثَلَاثَةٌ فَرُؤْيَا الصَّالِحَةِ بُشْرَى مِنْ اللَّهِ وَرُؤْيَا تَحْزِينٌ مِنْ الشَّيْطَانِ وَرُؤْيَا مِمَّا يُحَدِّثُ الْمَرْءُ نَفْسَهُ
Artinya:
"Mimpi itu ada tiga: (1) Mimpi yang baik sebagai kabar gembira dari Allah. (2) mimpi yang menakutkan atau menyedihkan, datangnya dari syetan. (3) mimpi yang timbul karena ilusi angan-angan atau khayalan seseorang." (HR. Muslim)

Merujuk pada hadits Nabi Muhammad SAW diatas, islam membagi mimpi menjadi tiga, yaitu :

1. Ru’ya al-hasanah
 
Disebut juga dengan ru’ya ash shalihah, yakni mimpi yang baik.
Mimpi ini datangnya dari Allah SWT. Adapun ciri dari ru'ya al-hasanah adalah mimpi tersebut membahagiakan, menggembirakan, disenangi, tanpa adanya pikiran atau lamunan mengenai mimpi tersebut sebelumnya. Orang yang mendapatkan mimpi ini, ketika bangun hatinya bersuka cita dan bahagia.

2. Ru’ya as-sayyi’at

Disebut juga dengan ru’ya at tahzin min asy syaithan yang mempunyai arti mimpi buruk. Mimpi ini datangnya dari syaitan. Adapun ciri ru'ya as-sayyi'at adalah mimpi itu menakutkan, menyedihkan, serta membuat gelisah, tanpa dipikirkan atau dilamunkan sebelumnya.

Ketika seseorang terbangun dari mimpi ini, hatinya akan diselimuti kegelisahan dan perasaan tidak tenang. Agar tidak bermimpi ru'ya as-sayyi'at, kita bisa melafadzkan doa agar tidak mimpi buruk yang sudah kita bahas di atas.

3. Haditsu an nafsi

Yakni mimpi yang berasal dari pikiran atau khayalan. Mimpi inilah yang paling sering terjadi. Yakni ketika seseorang tengah memikirkan sesuatu atau memiliki khayalan tertentu, hal tersebut kemudian muncul di alam mimpi.

Baca Juga : Mimpi Bertemu dan Diganggu Ular Hingga Terbangun, Bacakan Doa Ini

Doa Agar Mimpi Jadi Kenyatan

Ketika kita bermimpi baik atau indah, kita pasti menginginkan mimpi itu terjadi. Rasulullah SAW pernah bersabda , “Mimpi orang beriman itu merupakan seperempat puluh enam dari kenabian.” (Hadits Riwayat Shahihain dan Ashabus Sunan).

Namun tidak hanya mimpi para Nabi yang bisa menjadi kenyataan, tetapi juga mimpi orang-orang yang beriman. Para sahabat RA pun pernah mengalami mimpi yang akhirnya terbukti. Akan tetapi mimpi itu tidak seperti mimpi para Nabi yang sangat terang dan tidak harus ditafsirkan terlebih dahulu karena mimpi tersebut merupakan wahyu dari Allah.

Mimpi para sahabat ada yang perlu ditafsirkan terlebih dahulu.

Contohnya adalah mimpi sahabat Abu Bakar RA, beliau pernah bermimpi menaiki tangga bersama Rasulullah, namun dalam mimpi tersebut mereka berselisih dua anak tangga. Dalam penafsirannya, Abu Bakar RA menjelaskan bahwa kematiannya akan datang dua tahun setelah kematian Rasulullah, dan hal itu benar terjadi.

Lalu bagaimana dengan mimpi kita sebagai makhluk yang hidup di akhir zaman ?

Rasulullah SAW menjelaskan bahwa mimpi seorang mukmin di akhir zaman, sedikit sekali yang bohong atau yang datang dari syaitan.

Rasulullah SAW bersabda,
”Jika zaman itu telah dekat (kiamat) , banyak mimpi orang beriman tidak bohong. Dan, sebenar benar mimpi di antara kalian adalah mimpi orang yang paling jujur dalam perkataan.” (HR Muslim)

Mimpi baik atau mimpi buruk apa sih artinya: Arti Mimpi Menurut Al Qur'an Dan Hadits

Lantas apa yang harus dilakukan agar mimpi menjadi kenyataan?

Agar mimpi indah yang kita dapatkan menjadi kenyataan, hendaknya kita harus selalu bertaqwa kepada Allah SWT, senantiasa memperbaiki diri dan juga selalu menjaga adab tidur agar terjaga dari godaan syaitan.

Ibnu Qayyim Rahimallah berkata: “Siapa saja yang ingin agar mimpinya benar, hendaklah ia berlaku benar, makan hanya dari yang halal serta menjaga semua perintah dan larangan. Ia harus tidur dalam keadaan suci sempurna, menghadap kiblat lalu berdzikir kepada Allah sampai tertidur. Jika demikian yang ia lakukan, sungguh mimpinya tidak akan berdusta sama sekali. Sedang mimpi yang paling jujur dan benar adalah yang terjadi pada waktu menjelang fajar. Sebab saat itu adalah waktu turunnya illahi (ke langit dunia), dekatnya rahmat dan ampunan serta saat tenangnya segenap setan. Sebaliknya, mimpi yang paling dusta adalah yang terjadi pada waktu shalat isya. Sebab ketika itu setan-setan bergentayangan dan roh-roh jahat berkeliaran.”

Demikian artikel tentang doa agar mimpi indah ini, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua.