Tata Cara Sholat Hajat dan Tahajud

 17 Sep 2019  Taufiq F

Tata Cara Sholat Hajat dan Tahajud

Waktu sholat hajat - Image from bersamaislam.com

Sholat hajat dan tahajud merupakan salah satu dari sekian sholat sunah yang dilaksanakan untuk memohon kepada Allah SWT agar mengabulkan hajatnya (keinginannya)

Banyak umat islam yang melaksanakan sholat hajat mustajab ini untuk meminta keinginan yang biasanya berupa keberhasilan jodoh, pekerjaan ataupun yang lainnya, hal ini lumrah sejauh tidak keluar dari hukum syariat islam.

Maka dari itu bagi siapapun yang memiliki hajat, dianjurkan untuk mengamalkan shalat hajat dan tahajud ini di waktu sholat hajat yang mustajab dengan cara sholat hajat yang baik benar.

Untuk itu pada kesempatan ini wajib baca akan membagikan sebuah penjelasan mengenai waktu sholat hajat yang lebih afdhal dan mustajab, pastinya yang harus disertai dengan cara sholat hajat dan tahajud yang baik dan benar. Berikut ini penjelasannya.

Waktu yang Baik untuk Sholat Hajat

Banyak dari umat islam yang belum memahami memiliki anggapan bahwa sholat hajat dan tahajud merupakan dua sholat sunah yang berbeda yang hanya boleh di lakukan pada malam hari dengan batas waktu sholat hajat.

Sehingga tidak sedikit juga di antaranya yang hendak mengerjakan sholat sunah hajat harus menunggu malam datang. Memang anggapan tersebut tidaklah salah tetapi mungkin kurang tepat.

Perlu kita pahami dan ketahui bahwa waktu sholat hajat dan tahajud adalah sholat sunah yang di lakukan karena ada sebab seperti sholat istikharah yang di lakukan ketika ingin memilih yang bisa dilakukan kapan saja.

Begitu pula dengan sholat sunah hajat maka waktunya boleh dilakukan pada waktu untuk sholat hajat asal jangan pada waktu sholat hajat yang dilarang karena waktu melaksanakan sholat hajat dilakukan pada malam hari menjelang subuh atau waktu sholat hajat siang hari.

Apabila memiliki hajat yang mendesak maka segeralah melakukan sholat sunah, seperti ingin mendapat jodoh bisa dengan doa hajat jodoh atau kebutuhan mendesak bisa dengan doa hajat mendesak.

Segerakan melakukan sholat sunah ini baik itu waktu sholat hajat siang hari atau malam hari. Tetapi memang waktu yang paling baik untuk berdoa dan memohon kepada Allah, salah satunya di waktu malam hari atau sepertengahan atau sepertiga akhir malam, karena memohon apa yang di inginkan atau untuk berdoa akan lebih khusus dan berkonsentrasi penuh jika dilakukan pada pertengahan malam.

Dengan begitu dapat disimpulkan bahwa sholat sunah hajat ini boleh dilakukan kapan saja terutama waktu menginginkan sesuatu yang merasa sukar untuk di selesaikan sebagaimana Imam Ghazali dan Ihya' Ulumuddin yang artinya "yang ke depalan (dari beberapa sholat sunah yang memiliki sebab) adalah sholat hajat.Siapa saja yang berada dalam kondisi terjepit dan membutuhkan sesuatu baik urusan dunia maupun akhirat sedangkan dia tidak mampu menyelesaikannya, hendaklah dia melaksanakan sholat hajat ini"

Tata Cara Sholat Hajat dan Tahajud

Sholat tahajud sama halnya dengan sholat wajib pada umumnya, diawali dengan niat dan diakhiri dengan salam, setiap 2 rakaat.

Untuk jumlah rakaat dari sholat hajat boleh mengerjakannya hingga 12 rakaat, dengan masing-masing 2 rakaat satu kali salam sebagaimana Rasulullah SAW membimbing umatnya untuk berwudhu dan sholat dua rakaat ketika ada sebuah hajat atau keinginan kepada Allah.

1. Niat sholat tahajud dan hajat

اُصَلِّى سُنَّةَ الْحَاجَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلهِ تَعَالَى

Baca Juga:

Bacaan Niat Sholat Hajat Latin

“Usholli sunnatal-haajati rok’atayni lillahi ta’aala”.

Arti Niat Sholat Hajat

“Saya berniat sholat sunnah hajat dua roka’at karena Allah Ta’aala”

2. Takbiraatul ikhram
3. Membaca doa iftitah
4. Membaca surat al-fatihah

5. Membaca salah satu surat pendek dari Al-Quran (Boleh membaca surat apa saja yang dipahami, namun lebih utama pada rakaat utama membaca surat Al-kafirun sebanyak 3x atau ayat kursi sebanyak 1x pada rakaat kedua surat Al-Ikhlas sebanyak 3x)
6. Ruku'
7. Berdiri dari ruku'
8. Sujud
9. Duduk diantara 2 sujud
10. Sujud

11. Berdiri kembali untuk melakukan rakaat ke-2, sama halnya dengan melakukan rakaat ke-1

Setelah semuanya selesai maka lanjut dengan membaca doa sholat hajat atau boleh sebelum berdoa membaca dzikir dahulu.

Doa Setelah Sholat Hajat

لاَإِلهَ إِلاَّ اللهُ الْحَلِيْمُ الْكَرِيْمُ. سُبْحَانَ اللهِ رَبِّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ. الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. أَسْئَلُكَ مُوْجِبَاتِ رَحْمَتِكَ وَ عَزَائِمِ مَغْفِرَتِكَ وَ الْغَنِيْمَةِ مِنْ كُلِّ بِـرٍّ وَ السَّلاَمَةِ مِنْ كُلَّ إِثْم لاَ تَدَعْ لَنَا ذَنْبـًا إِلاَّ غَفَرْتَهُ وَ لاَ هَمًّا إِلاَّ فَرَّجْتَهُ وَ لاَ حَاجَةً هِيَ لَكَ رِضًا إِلاَّ قَضَيْتَهَـا يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Laa ilaha illallohul haliimul kariimu subhaanallohi robbul ‘arsyil ‘azhiim. Alhamdu lillaahi robbil ‘aalamiin. As `aluka muujibaati rohmatika wa ‘azaaima maghfirotika wal ghoniimata ming kulli birrin wassalaamata ming kulli itsmin. Laa tada’ lana dzanban illa ghofartahu walaa hamman illaa farojtahu walaa haajatan hiya laka ridhon illa qodhoitahaa yaa arhamar roohimiin.

Artinya:

"Tidak ada tuhan melainkan Allah yang maha Penyantun dan pemurah. Maha suci Allah, tuhan pemelihara ‘Arasy yang Maha Agung.

Segala Puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam. Kepada-Mu aku memohon sesuatu yang mewajibkan Rahmat-Mu dan sesuatu yang mendatangkan ampunan-Mu, dan memperoleh keuntungan pada tiap-tiap dosa.

Janganlah Engkau biarkan dosa dari pada diriku, melainkan Engkau beri jalan keluar, dan tidak pula sesuatu Hajat yang mendapat kerelaan-Mu, melainkan Engkau kabulkan. Wahai Tuhan yang paling Pengasih dan Penyayang".


Demikianlah pembahasan mengenai waktu sholat hajat dan tahajud, serta tata cara dan doa sholat tahajud yang bisa wajibbaca.com sampaikan pada kesempatan kali ini. Semoga bermanfaat untuk kita semuanya.