Syarat dan Rukun Shalat Wajib

 14 Sep 2019  Fajar R

Sholat merupakan suatu ibadah yang ada pada agama Islam, ibadah sholat ini diperintahkan Allah SWT lewat Rasulullah SAW.

Sholat ini dibedakan hukumnya menjadi 2 (dua) yakni sholat wajib atau fardhu dan sholat fardhu.

Sholat fardhu adalah sholat yang biasa dilakukan sehari-hari dalam 5 (lima) waktu berbeda.

Sholat fardhu wajib dilakukan oleh mereka yang telah memenuhi persyaratan untuk melakukan sholat ini, salah satunya adalah apabila sudah mencapai usia yang ditentukan atau disebut akhil baligh.

Nah apabila pada sudah masuk usia ini, tetapi dengan sengaja melalaikan atau tidak mengerjakan perintah ibadah ini maka akan berdosa.

Terdapat 2 (dua) rangkuman ayat Al-Qur’an dibawah ini yang memerintahkan untuk mendirikan sholat serta membuktikan bahwa sholat ini sebagai kewajiban seperti beberapa di antaranya.

فَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ ۚ إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَّوْقُوتًا

Artinya : Maka Dirikanlah shalat itu (sebagaimana biasa). Sesungguhnya sholat itu adalah fardhu yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman (QS. al-Nisâ’ [04]: 103).

وَأَقِمِ الصَّلَاةَ ۖ إِنَّ الصَّلَاةَ تَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنكَرِ

Artinya : Dan dirikanlah shalat, sesungguhnya shalat itu dapat mencegah perbuatan keji dan munkar (QS al-Ankabût [29]: 45).

Selain salah satu syarat yang telah disebutkan pada kalimat di atas, sebenarnya masih ada syarat lainnya, rukun sholat dan bacaanya , dan hal-hal yang membatalkan sholat.

Pada kesempatan kali ini wajibbaca.com akan mengulas hal-hal tersebut, karena hal-hal tersebut adalah hal-hal yang mutlak untuk dipenuhi, demi suatu usaha diterimanya perintah ibadah sholat.

Mungkin dari hal-hal tersebut, dari beberapa sobat wajibbaca.com ada yang belum paham. Mengenai apa sih yang dimaksud dengan rukun sholat?

Rukun sholat merupakan setiap perkataan atau perbuatan yang akan membentuk hakikat shalat.

Apabila salah satu rukun ini tidak dilakukan, maka sholat yang dikerjakan pun tidak dianggap secara syar’i dan juga tidak dapat digantikan dengan sujud syahwi.

Jika telah mengetahui rukun sholat wajib dan doa rukun shalat maka wajib untuk memenuhinya.

Masih tentang apa arti rukun dari sholat. Mustafa al-Khin dan Musthafa al-Bugha, Al-Fiqh al-Manhaji ‘ala Madzhab al-Imâm al-Syâfi’i (Surabaya: Al-Fithrah, 2000), juz I, hal. 129, menjelaskan makna rukun sebagai berikut:

معني الركن: ركن الشيء ما كان جزءاً أساسياً منه، كالجدار من الغرفة، فأجزاء الصلاة إذا أركانها كالركوع والسجود ونحوهما. ولا يتكامل وجود الصلاة ولا تتوفر صحتها إلا بأن يتكامل فيها جميع أجزائها بالشكل والترتيب الواردين عن رسول الله - صلى الله عليه وسلم

“Makna rukun. Rukun sesuatu ialah bagian mendasar dari sesuatu tersebut, seperti tembok bagi bangunan. Maka bagian-bagian shalat adalah rukun-rukunnya seperti ruku’ dan sujud. Tidak akan sempurna keberadaan shalat dan tidak akan menjadi sah kecuali apabila semua bagian shalat tertunaikan dengan bentuk dan urutan yang sesuai sebagaimana telah dipraktekkan oleh Nabi SAW”

Syarat dan Rukun Shalat Wajib

Syarat-Syarat dan Rukun dalam Sholat Lengkap - Image from zonamuslim.net

Syarat-Syarat Sah sholat

  1. Suci dari hadats besar dan kecil
  2. Suci pakaian, badan dan tempat dari najis
  3. Menutup aurat
  4. Menghadap kiblat
  5. Masuk waktu sholat
  6. Mengetahui rukun-rukan sholat
  7. Menjauhi semua hal yang dapat membatalkan sholat

Rukun Shalat Wajib

  1. Niat Sholat
  2. Takbirotul ikhram bagi yang mampu
  3. Membaca fatihah
  4. Ruku' (membungkukkan badan)
  5. Tuma'ninah (diam sebentar) waktu ruku
  6. I’tidal (berdiri setelah ruku')
  7. Tuma'ninah (diam sebentar waktu i'tidal)
  8. Sujud dua kali
  9. Tuma'ninah (diam sebentar waktu sujud)
  10. Duduk diantara dua sujud
  11. Thuma'ninah (diam sebentar ketika duduk)
  12. Tasyahud akhir (membaca kalimat-kalimat yang tertentu)
  13. Duduk diwaktu tasyahud
  14. Sholawat (kepada nabi)
  15. Salam
  16. Tertib (berurutan sesuai urutannya)

Hal-Hal yang Membatalkan Sholat

  1. Berbicara dengan sengaja.
  2. Melakukan aktifitas/gerakan atau perbuatan yang banyak dan dilakukan berturut-turut
  3. Berhadas. Baik hadas kecil atau besar
  4. Terkena najis. Di mana najis yang mengenainya tidak tergolong najis yang dimaafkan/ditolerir
  5. Terbukanya aurat dengan sengaja
  6. Berubah niatnya
  7. Membelakangi kiblat
  8. Makan dan minum
  9. Tertawa terbahak-bahak. Atau tertawa biasa
  10. Murtad (keluar dari agama Islam)

Sekian ulasan mengenai rukun sholat, syarat-syarat sholat dan hal-hal yang membatalkan sholat. Semoga ulasan kali ini bermanfaat dan dapat menambah wawasan kita.