Keutamaan Mengamalkan Bacaan Takbiran Idul Fitri

 16 Aug 2019  Taufiq F

Keutamaan Mengamalkan Bacaan Takbiran Idul Fitri

Bacaan takbiran - Image from selebx.com

Bacaan takbir Idul Adha dan Idul Fitri selalu di gemakan menjelang hari besar Idul Fitri dan Idul Adha. Mengumandangkan kalimat takbir lebaran ini dilaksanakan pada malam 1 syawal dan dan malam 10 Dzulhijjah.

Di Indonesia, momen ini dikenal sebagai takbiran. Diseluruh pelosok di negeri tercinta kita ini terdengar suara gema lafal takbiran idul fitri, takbiran dirayakan secara meriah hingga biasanya turun kejalan.

Bacaan takbir termasuk dalam salah satu bacaan dzikir. Dengan begitu ketika melantunkan takbir, seseorang sudah berdzikir kepada Allah.

Bacaan takbir juga pastinya memiliki keistimewaan tersendiri. Untuk itu pada kesempatan ini wajib baca akan memberikan penjelasan mengenai keutamaan lafadz takbir idul adha dan lafadz takbir yang benar.

Agar lebih memahami esensi dari bacaan takbir raya saat Idul Fitri dan Idul Adha. Langsung saja simak penjelasan baca takbir berikut ini.

Keutamaan Mengamalkan Lafal Takbiran Lengkap

Menggemakan baca takbiran adalah sunah pada malam hari raya Idul Fitri dan Idul Adha sebagaimana berdasarkan kitab Fathul Qarib. Sunah ini pastinya ditujukan untuk semua umat islam. Muhammad bin Qasim Al Ghazi mengatakan:

“Di sunah kan takbir bagi laki-laki dan perempuan, musafir dan mukim, baik yang sedang di rumah, jalan, masjid, ataupun pasar. Dimulai dari terbenam matahari pada malam hari raya berlanjut sampai shalat Idul Fitri. Tidak di sunah kan takbir setelah shalat Idul Fitri atau pada malamnya, akan tetapi menurut An-Nawawi di dalam Al Azkar hal ini tetap di sunah kan.”

Menggemakan lafadz takbir hari raya adalah sunah juga dikatakan oleh Rasulullah SAW dalam hadist nya yang berbunyi:

"Hiasilah hari raya kalian dengan memperbanyak membaca takbir"

Sedangkan untuk anjuran memperbanyak takbir ini sepadan dengan imbalan yang dijanjikan, seperti yang sabda Rasulullah SAW berikut ini :

"Perbanyaklah membaca takbiran pada malam hari raya (fitri dan adha) karena hal dapat melebur dosa-dosa."

Dan di sunah kan juga untuk melantunkan bacaan takbiran yang benar selama menuju tempat sholat. lakukan dalam hati atau dengan suara lirih hal ini juga dianjurkan.

Mengenal Ucapan Takbir Idul Fitri

Kata takbir idul fitri terbagi menjadi dua macam yaitu takbir mursal dan takbir muqayyad. Pengertian dari takbir mursal ini sendiri adalah pembacaan takbir yang tidak terikat waktu, jadi bebas menggemakan takbir kapanpun, karena memang dianjurkan sepanjang malam, contohnya seperti takbir di malam Idul Fitri dan Idul Adha.

Pelaksanaan takbir mursal ini dimulai dari terbenamnya matahari malam id hingga imam melakukan takbiratul Ihram saat sholat id, meliputi Idul Fitri dan Idul Adha.

Sedangkan pengertian dari takbir muqayyad adalah takbiran yang dibatasi waktu. Seperti pembacaan kata2 takbiran setelah sholat 5 waktu atau selama hari raya idul Adha dan hari tasyrik yaitu 11, 12 dan 13 Dzulhijjah.

Pelaksanaan waktu pembacaan takbiran idul adha ini adalah setelah sembahyang subuh hari Arafah (9 Dzulhijjah) hingga asar akhir hari tasyrik (13 Dzulhijjah).

Dan anjuran untuk membaca teks takbir idul fitri ini berdasarkan surat Al Baqarah ayat 185 :

"Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur."

Lafat takbir pada saat idul fitri termasuk dalam takbir mursal. Menggemakan lafal takbiran lengkap pada malam idul fitri merupakan salah satu amalan menghidupkan hari raya. Amalan takbir lengkap dan lafaz takbiran ini adalah amalan istimewa penyempurna ramadhan. Hal ini berdasarkan dalam hadist yang berbunyi :

“Barangsiapa yang menghidupkan malam hari raya, Allah akan menghidupkan hatinya di saat hati-hati orang sedang mengalami kematian."

Tulisan Takbiran Idul Fitri

Syair takbiran singkat berikut ini:

اللهُ اكبَرْ, اللهُ اكبَرْ اللهُ اكبَرْ لاالٰهَ اِلاالله وَاللهُ اَكبر, اللهُ اكبَرُوَِللهِ الحَمْد

Allaahu akbar allaahu akbar allaahu akbar. laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar. Allaahu akbar wa lillaahil-hamd.

Arti teks takbir:

Allah maha besar Allah maha besar Allah maha besar. Tidak ada tuhan melainkan Allah, dan Allah maha besar, Allah maha besar dan segala puji bagi Allah.

Teks takbiran lengkap berikut ini:

اللهُ اكبَرْ كبيْرًا والحَمدُ للهِ كثِيرًا وَسُبحَانَ اللهِ بُكرَةً واَصِيلا, لااله اِلااللهُ ولانعْبدُ الاإيّاه, مُخلِصِينَ لَه الدّ يْن, وَلَو كَرِهَ الكَا فِرُون, وَلَو كرِهَ المُنَافِقوْن, وَلَوكرِهَ المُشْرِكوْن, لاالهَ اِلا اللهَ وَحدَه, صَدَق ُوَعْدَه, وَنَصَرَ عبْدَه, وَأعَزّجُندَهُ وَهَزَمَ الاحْزَابَ وَاحْدَه, لاالٰهَ اِلاالله وَاللهُ اَكبر, اللهُ اكبَرُ وَِللهِ الحَمْ

Allaahu akbar allaahu akbar allaahu akbar. laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar. allaahu akbar wa lillaahilhamd.allaahu akbar kabiiraw wal hamdu lillaahi katsiiraa wasubhaanallaahibukrataw wa ashiilaa. laa ilaaha illallaahu walaa na'budu illaa iyyaahu mukhlishiina lahud-diina walau karihal kaafiruun. laa ilaaha illallaahu wahdahu shadaqa wa'dahu wa nashara abdahu wa a'azza jundahu wa hazamalahzaaba wahdah. laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar. allaahu akbar wa lillaahil-hamd.

Arti takbiran teks:

"Allah maha besar allah maha besar allah maha besar. tidak ada tuhan melainkan allah, dan allah maha besar, allah maha besar dan segala puji bagi allah. allah maha besar dan aku mengagungkan allah dengan besar-besar keagungan. dan segala puji bagi allah dan kami memuji allah sebanyak-banyaknya. maha suci allah pada pagi dan petang, tidak ada tuhan melainkan allah dan tidak ada yang kami sembah kecuali hanya allah, dengan ikhlas kami beragama kepadanya, walaupun orang-orang kafir membenci. tidak ada tuhan melainkan allah sendirinya, benar janjinya, dan dia menolong hambanya, dan dia mengusir musuh nabinya dengan sendirinya, tidak ada tuhan melainkan allah, allah maha besar allah maha besar dan baginya segala puji."

Demikianlah penjelasan mengenai keutamaan bacaan takbiran idul fitri yang bisa wajib baca sampaikan, semoga bermanfaat.