Keutamaan Membaca Surat Ar-Rahman

 16 Aug 2019  Rizal H

 Keutamaan Membaca Surat Ar-Rahman

surat ar rahman - Image from slideshare.net

Al-Qur'an merupakan sumber atau pedoman utama umat Islam dalam menjalani hidup. Surat Ar Rahman juz ke 27 merupakan salah satu ayat dalam Al-Quran yang banyak mengandung keutamaan.

Ar Rahman surat ke 55 dari kitab suci Al-Qur'an, surat ini terdiri dari 78 ayat dan terletak di juz ke 27, berada di antara dua surat yakni surat Al-Qomar dan surat Al-Qoriah dan termasuk kedalam golongan surat Al-Makkiyah.

Surah Ar Rahman dikenal dengan nama arus Al-Qur'an, secara harfiyah berarti pengantin Al Qur'an. 

Imam Baihaqi meriwayatkan bahwa Nabi Muhammad bersabda: “Segala sesuatu memiliki pengantin, dan pengantin-nya Al-quran adalah Ar Rahman.”

Indahnya surat ini juga bisa dilihat dari pengulangan ayat Fabi ayyi aalaa’i Rabbikuma Tukadziban, yang diibaratkan dengan aneka hiasan yang dipakai para pengantin.

Surat Ar Rahman artinya "Maha Pemberi Nikmat Dunia dan Akhirat" dari surat ini Allah SWT menggambarkan bagaimana nikmat yang telah Allah berikan melalui ciptaan-Nya yang ada di langit maupun di bumi dan kita sebagai makhluk ciptaan-Nya harus bersyukur dengan apa yang sudah Allah berikan kepada kita.

Keutamaan Surat Ar-Rahman

1. Mengingatkan bahwa Allah maha pengasih

Ketika membaca surat Ar-Rahman kita akan sadar bahwa Allah tuhan kita memiliki sifat Ar-Rahman yang artinya maha pengasih yang selalu mengasihi semua makhluk ciptaannya, walaupun terkadang kita sebagai makhluk ciptaannya yang paling sempurna terkadang lupa dan lalai kepada-NYA daripada mengingat-NYA.

Allah telah menetapkan rezeki bagi masing masing makhluk-NYA tanpa membeda bedakan-nya, bahkan rezeki tersebut sudah diberikan sebelum alam semesta raya dan bumi ini diciptakan.

2. Mengingatkan akan nikmatnya

Di dalam surah Ar Rahman sudah dijelaskan berulang kali betapa banyak nikmat yang telah Allah berikan kepada makhluk-NYA baik dari golongan jin maupun manusia. Baik nikmat yang telah diberikan didunia maupun nikmat yang akan Allah berikan di surga kelak (Semoga kita semua masuk kedalam surga-NYA kelak. Amien).

Salah satu cara kita bersyukur atas nikmat yang telah Allah berikan adalah dengan bersungguh- sungguh dalam beribadah, contohnya adalah pada saat kita sedang sholat. 

Hadirkan rasa syukur dalam hati dan pikiran kita karena telah diberi nikmat beribadah oleh Allah SWT, selain itu hadirkan pula rasa syukur ini di setiap aktivitas harian kita seperti pada saat bangun di pagi hari, ucapkanlah rasa syukur karena masih bisa menjalani hari untuk menambah amal. 

Ketika hendak tidur ungkapkan kembali rasa syukur tersebut karena sudah diberi kesempatan untuk menambah amal soleh.

3. Mengingatkan agar tidak kufur nikmat

Sebetulnya surat Ar-Rahman berisi tentang kenikmatan Allah yang diberikan kepada makhluk golongan jin dan manusia, hampir dari setengah dari surat Ar-Rahman memiliki bunyi dan makna yang sama. 

Ini sebagai isyarat kepada kedua makhluk diatas agar pandai bersyukur akan nikmat-nikmat yang telah Allah berikan kepada dirinya yang terkadang lalai atau bahkan tidak pernah bersyukur.

4. Dengan surat ar-rahman dapat membantu kita untuk memperbanyak memuji Allah

Ar-Rahman sendiri memiliki makna bahwa Allah maha pemurah. Apalagi jika kita membaca dan mengamalkan surat Ar-Rahman dengan khusyuk dari hati kita dan berserah diri kepada Allah, betapa banyak keutamaan yang akan kita dapat.

5. Mengingatkan bahwa ada makhluk lain yang beribadah kepada Allah selain manusia

Makhluk tersebut adalah jin yang juga memiliki nabi Muhammad sebagai Rasul. Ciptaan Allah tidak hanya sebatas pada sesuatu yang tampak saja, namun yang tak tampak juga Allah ciptakan seperti kerajaan jin dan sesuatu gaib lainnya Allah yang menciptakan.

Jabir berkata : Nabi Muhammad keluar menemui para sahabatnya, lalu beliau membacakan kepada mereka surah Ar Rahman dari awal hingga akhir surah, dan mereka semua terdiam. Beliau berkata: “aku telah membacakan nya kepada Jin pada malam berkumpul nya mereka, dan mereka meresponnya dengan jawaban yang lebih baik dibandingkan kalian semua. Saat aku sampai pada ayat fabi ayyi aalaa’i Rabbikuma Tukadziban (maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?)mereka berkata kami tidak mendustakan apapun dari kenikmatan yang Engkau berikan, bagi Mu segala Puji.” (H.R. Tirmidzi).

6. Meninggalnya orang yang membaca ar-rahman seperti syahid

Rasulullah pernah bersabda didalam Tsawabul A'mal yang berbunyi “Barang siapa membaca Ar Rahman, dan ketika membaca kalimat fabiayyi aala’i Robbikuma tukadzibaan kemudian jika dia mengucapkan: tidak ada satupun nikmat-Mu dari Tuhanku yang aku dustakan, maka jika membacanya di malam hari kemudian mati, maka matinya seperti mati syahid, jika membacanya di siang hari kemudian ia mati, maka matinya seperti mati syahid.” (diriwayatkan oleh Imam Ja’far).

Berdasarkan hadist di atas sudah jelas bahwa barang siapa yang membaca surat Ar-Rahman dan meninggal setelahnya maka di ibaratkan seperti matinya orang syahid. Maka dianjurkan kepada kita untuk membacanya baik malam maupun siang hari.

Itulah keutamaan membaca surat Ar-Rahman, mudah-mudahan kita diberi kemudahan dalam membacanya dan mendapatkan pertolongan di dunia maupun sebagai penolong kita kelak di akhirat.