Cara Menentukan Arah Mata Angin Tanpa Kompas Saat Mendaki Gunung

Komentar
Cara Menentukan Arah Mata Angin Tanpa Kompas Saat Mendaki Gunung
Arah mata angin - Image from wikihow.com

Berniat mendaki gunung? Bekali dirimu dengan kemampuan dan persiapan yang matang. Salah satu yang penting dan tak boleh terlupakan adalah mengetahui cara menentukan arah mata angin. Biasanya arah mata angin bisa kita ketahui dengan alat modern bernama kompas.

Apa yang dimaksud dengan arah mata angin (point of the compass)? Secara umum, pengertian arah mata angin adalah suatu cara atau panduan yang sering digunakan saat kita kehilangan arah. Arah mata angin dapat digunakan untuk menunjukkan arah kemana kita harus pergi atau arah dimana kiblat untuk sholat pada agama islam.

Mendadak kita bingung tidak tahu mana utara selatan timur, sepertinya arah berubah. Lalu bagaimana cara yang tepat menentukan posisi arah mata angin?

Arah mata angin berguna untuk menentukan arah. Arah mata angin ada berapa ? Utara, timur, selatan dan barat merupakan empat mata angin utama.

Untuk itu disini wajibbaca.com memberikan informasi mengenai cara menentukan arah mata angin lengkap beserta cara menentukan disertai nama-nama lengkap dari arah mata angin pokok, tengah dan lainnya

Jenis-jenis arah mata angin

Yang sering banyak orang tahu hanya ada 4 mata angin, utara, selatan, timur, dan barat. Tapi ternyata ada 16 mata angin dan dikelompokkan menjadi 3 jenis arah mata angin.

1. Arah mata angin primer

Ada 4 mata angin yang sering kita ketahui di kompas, peta, dan sistem navigasi. Mata angin ini disebut juga dengan mata angin primer atau mata angin utama :
  1. Utara
  2. Timur
  3. Selatan
  4. Barat

2. Kedua arah mata angin sekunder

Mata angin ini posisinya berada di antara empat mata angin utama, disebut juga dengan mata angin sekunder. Arah mata angin ini biasanya bermanfaat untuk membantu memperkirakan arah terentu saat melihat kompas. Berikut ini nama-nama mata angin sekunder (tengah) tersebut:
  1. Timur Laut (berada di antara timur dan utara)
  2. Tenggara (berada di antara timur dan selatan)
  3. Barat Daya (berada di antara selatan dan barat)
  4. Barat Laut (berada di antara bara dan utara)

3. Ketiga arah mata angin tersier

Arah mata angin tersier ini posisinya berada diantara mata angin primer dan sekunder, biasanya disebut dengan mata angin tambahan. Fungsinya untuk menunjukkan suatu penjuru dengan lebih akurat.

Arah mata angin ini lebih banyak daripada sekunder dan utama, berikut ini nama mata angin tersier :
  1. Utara timur laut (berada di antara utara dan timur laut)
  2. Timur-timur Laut (berada di antara Timur laut dan timur)
  3. Timur Menenggara (berada di antara timur dan tenggara)
  4. Selatan Menenggara (berada di antara tenggara dan selatan)
  5. Selatan Barat Daya (berada di antara selatan dan barat daya)
  6. Barat-barat Daya (berada di antara barat daya dan barat)
  7. Barat-barat Laut (berada di antara barat dan barat laut)
  8. Utara Barat Laut (berada di antara barat laut dan utara)

Lebih jelasnya perhatikan gambar berikut ini : 


Image from maxmanroe.com

Berikut cara menentukan arah mata angin 

1. Amati ciri-ciri pohon

Cara satu ini bisa anda gunakan saat tersesat di gunung. Mencari pohon besar di sekitar itu adalah cara yang bisa menolong kamu mengetahui arah mata angin, perhatikan beberapa ciri-cirinya.

Yang pertama, lihat arah batang pohon, kelebatan pohon juga akan condong arah pohon karena biasanya pohon pada waktu kecil lebih mengarah ke timur karena cenderung mencari sinar matahari pagi yang baik untuk proses fotosintesis.

Kedua, raba dan rasakan apakah ada lumut, jika sisi pohon lebih basah dan berlumut itu tandanya lumut berada pada sisi timur karena sinar matahari yang menyinarinya belum terik saat pagi hari. Namun jangan jadikan ini patokan dasar  karena pertumbuhan lumut yang bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor. Jadikan ini sebagai pendukung saja.

Ketiga, kamu perlu rasakan pohon, bila satu sisi pohon terasa hangat maka tandanya ia mengarah ke barat. Karena matahari terbenam belum lama sehingga cahayanya masih menghangatkan bagian sisi barat pohon.

2. Menggunakan Jam tangan

Selain berfungsi memberikan informasi tentang waktu secara pasti, jam juga dapat digunakan sebagai pengganti kompas. Namun hanya jam tangan yang memiliki jarum jam.

Caranya begini lihat angka 12 pada jam tangan, lalu arahkan tepat ke arah matahari. Setelah itu lihat jarum jam yang pendek, diantara angka 12 dan jarum pendek itu adalah arah utara (jika kamu berada di sisi selatan garis khatulistiwa)

3. Menggunakan kompas sederhana


Image from phinemo.com

Bila tidak memiliki kompas kamu bisa membuat kompas sederhana yang caranya begitu mudah dan bisa digunakan kapan saja di siang maupun malam.

Berikut cara membuat dan bahan-bahan yang perlu kamu siapkan. Pertama siapkan jarum/silet, setelah itu gabus/benda yang bisa mengapung bisa apapun asalkan mengapung dan semangkuk air. Gosokkan jarum atau silet ke permukaan kering sehingga benda ini mendapat gaya listrik dan daya magnetis.

Setelah itu letakkan jarum pada gabus yang tipis, lalu apung kan diatas mangkuk berisi air. Perhatikan pada dua ujung jarum tersebut. Akan menunjukkan arah utara atau selatan.

4. Menentukan dengan matahari

Ini adalah cara yang sering digunakan karena paling mudah dan paling jelas untuk menentukan arah mata angin. Pertama perhatikan di mana matahari terbit dan terbenam pasti itu menunjukkan arah timur dan barat.

Jika kita berdiri menghadap matahari terbit maka pasti kiri dan kanan adalah selatan dan utara, berlaku sebaliknya.

5. Menggunakan bayangan kayu


Image from phinemo.com

Cara ini juga sering digunakan karena mudah dan masih menggunakan bantuan cahaya matahari jika saat kalian tersesat di siang hari maka kalian bisa menggunakan cara ini.

Pertama ambil sebilah batang kayu yang panjangnya sekitar 50 cm, kemudian tancapkan di tanah dan tandai ujung bayangannya. Setelah itu tunggu sekitar 10-15 menit lalu tandai lagi ujung bayangan yang baru

Pada kedua ujung bayangan yang telah kamu tandai, buatlah garis lurus yang menghubungkan keduanya. Pada titik tengah diantara garis itu buatlah garis yang berlawanan seperti symbol plus (+). Perhatikan garis berlawanan itu sudutnya 90 derajat bila benar maka garis yang berlawanan tersebut menghadap ke matahari disisi utara.

6. Menggunakan rasi bintang pari/crux


Image from phinemo.com

Rasi bintang pari/curx dapat dengan mudah membantu kita menentukan arah mata angin. Dari rasi ini bisa melihatkan sisi selatan karena letaknya yang ada di selatan. Rasi bintang dapat membantu kamu menunjukkan arah saat tersesat di malam hari. Bentuknya seperti salib/layang-layang dan sedikit condong miring.

Itulah beberapa cara menentukan arah mata angin dengan cara yang mudah dan sederhana. Jadi saat kita tersesat dan tidak membawa kompas bisa dengan mudah menentukan arah.
Top