10 Makanan Tinggi Protein yang Baik Untuk Tumbuh Kembang Anak

 18 Jun 2019  Vernandhea
10 Makanan Tinggi Protein yang Baik Untuk Tumbuh Kembang Anak

image from pinterest.com

Protein adalah zat gizi makro yang diperlukan untuk pertumbuhan fungsi tubuh dan memiliki banyak sekali manfaat. sumber protein dibagi menjadi dua: sumber protein hewani dan nabati. Jenis makanan tinggi protein diantaranya: kacang-kacangan, ikan laut, olahan kedelai, dan susu beserta produk olahannya.

Bagi anak yang sedang dalam masa pertumbuhan perlu mengonsumsi berbagai macam makanan sehat agar kebutuhan nutrisi hariannya terpenuhi. Salah satu nutrisi yang penting bagi anak adalah protein. Protein penting untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan anak.

Fungsi makanan tinggi protein pada anak sangat banyak sekali diantaranya: memperbaiki fungsi otak, mengendalikan nafsu makan, membantu pertumbuhan sel, otot, dan organ pada tubuh anak.

Selain baik untuk tumbuh kembang anak, ibu hamil juga wajib mengonsumsi makanan tinggi protein agar kondisi janin sehat dan tidak kekurangan nutrisi. Makanan tinggi protein bagi ibu hamil yang bisa dicoba contohnya: ubi-ubian, susu, brokoli dan sayuran hijau lainnya.

Ingin tahu apa saja makanan tinggi protein yang baik untuk tumbuh kembang anak, simak info lengkapnya dibawah ini;

10 Makanan Tinggi Protein yang Baik Untuk Tumbuh Kembang Anak

1. Telur

Tahukah Anda bahwa sebanyak 35 persen kandungan nutrisi pada telur adalah protein. Telur adalah salah satu makanan sehat dan paling bergizi karena mengandung vitamin, mineral, lemak sehat, antioksidan yang berguna untuk melindungi mata dan nutrisi otak. Kebanyakan anak-anak pun juga suka mengonsumsi telur karena rasanya yang enak. Karena itu, ibu bisa menyajikan telur rebus sebagai menu sarapan yang sehat untuk Si Kecil setiap hari.

2. Dada Ayam

Dada ayam mengandung protein lebih tinggi, karena bagian ini mengandung lemak yang lebih sedikit dibandingkan dengan bagian lainnya. Kadar protein yang terkandung dalam 1 dada ayam tanpa kulit sebanyak 53 gram dan 284 kalori. Ibu juga bisa mengolah dada ayam dengan mudah untuk makanan anak karena dada ayam memiliki tekstur yang lembut dan tidak bertulang.

3. Daging (Tanpa Lemak)

Berdasarkan laporan dari The Academy of Nutrition and Dietetics, anak-anak sebaiknya mengonsumsi daging tanpa lemak. Protein yang dihasilkan daging putih lebih tinggi ketimbang daging merah. Dalam 200 gram daging ayam tanpa kulit terkandung 18 gram protein.Selain itu, serat daging putih lebih halus sehingga mudah dikonsumsi. Tidak membutuhkan waktu memasak yang lama untuk mendapatkan daging bertekstur empuk.

4. Tahu

Tahu merupakan makanan tinggi protein yang baik bagi tubuh dan anak-anak. Selain sumber protein hewani, ibu juga bisa memberikan asupan protein untuk Si Kecil dari sumber protein nabati. Salah satu contohnya tahu. Meskipun berasal dari tumbuhan, tahu yang terbuat dari bahan dasar kedelai mengandung protein yang cukup tinggi. Tahu mengandung sekitar 8 gram protein dan 1,9 gram karbohidrat per 100 gram sajian. Tahu juga cocok disajikan untuk anak-anak karena teksturnya yang lembut dan rasanya yang gurih.

5. Kacang Almond

Sama seperti kedelai, kacang-kacangan jenis lainnya juga banyak mengandung protein salah satunya adalah kacang almond. Almond merupakan salah satu jenis kacang yang paling populer karena mengandung nutrisi penting termasuk serat, vitamin E, mangan dan magnesium. Kadar protein yang ada pada kacang almond sebanyak 6 gram per 1 ons. Teksturnya yang renyah bisa memberikan variasi di tengah makanan sumber protein lainnya yang kebanyakan terlalu lembut.

6. Ikan Tuna

Mengkonsumsi ikan tuna sangat dianjurkan bagi anak-anak karena memiliki sumber protein yang tinggi. Makanan tinggi protein yang satu ini memiliki lemak dan kalori yang rendah sehingga sebagian besar yang terkandung dalamnya adalah protein. Ikan tuna mengandung nutrisi yang kaya akan lemak omega – 3, dalam 1 ons ikan tuna mengandung 30 gram protein dan 157 kalori. Selain ikan tuna, salmon dan tengiri menjadi yang paling direkomendasikan karena masuk dalam jenis ikan perairan laut dalam.

7. Yogurt

Yoghurt merupakan makanan tinggi protein yang diolah melalui proses fermentasi yang memiliki tekstur lembut, dan tinggi nutrisi. Yogurt seberat 170 gram mengandung 17 gram protein dan 100 kalori. Ibu bisa membuat salad buah yang pasti disukai oleh anak dengan menambahkan yogurt.

8. Keju Cottage

Keju merupakan salah satu makanan tinggi protein yang disukai oleh anak-anak. Ibu bisa mencampurkan keju kedalam adonan kue, dijadikan isian roti, atau dimakan langsung sebagai cemilan. Ibu bisa mencoba keju cottage yang merupakan jenis keju yang cenderung sangat rendah lemak dan kalori. Keju ini mengandung kalsium, fosfor, selenium, vitamin B12, vitamin B2 dan berbagai nutrisi lainnya. Secangkir keju cottage dengan 2% lemak menganduk 27 gram protein dan 194 kalori.

Baca Juga:

9. Udang

Makanan laut satu ini merupakan sumber protein yang sangat baik dan rendah lemak. Udang mempunyai berbagai nutrisi seperti selenium, vitamin B12 dan lemak omega-3. Dalam 1 ons udang mentah mengandung 24 gram protein dan 99 kalori. Rasa udang yang gurih dan lezat sangat disukai oleh anak-anak dan baik untuk tumbuh kembangnya.

10. Ikan Lele

Ikan lele merupakan jenis ikan yang sering dibudidayakan oleh masyarakat Indonesia. Perlu diketahui oleh semua ibu bahwa menurut data yang dilansir dari nutritiondata.self.com, ikan lele alias catfish ternyata bergizi tinggi lho!

1 ikan lele setara dengan 160 gram, terkandung 26 gram protein dan 9 gram lemak. Sebagian besar kandungan lemaknya dalam bentuk omega-3, yang baik untuk menjaga kesehatan otak dan meningkatkan kecerdasan.

Demikianlah artikel tentang 10 makanan tinggi protein yang baik untuk tumbuh kembang anak. Dari berbagai sumber protein di atas, ternyata tidak sulit menemukan asupan protein. Asupan protein ini penting karena protein mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan semakin menambah wawasan bagi para ibu di Indonesia.

KOMENTAR