15 Makanan Penambah ASI Untuk Ibu Menyusui

Penulis Wahyu Fajar | Ditayangkan 20 Jun 2019


7 Makanan Penambah ASI Untuk Ibu MenyusuiMakanan penambah ASI via alodokter.com

Pasti setiap ibu hamil yang sudah melahirkan tentunya sudah tahu bahwa pentingnya ASI untuk buah hatinya. 

ASI sangat penting untuk kesehatan, kekebalan, dan juga kecerdasan bagi bayi. 

Sehingga penting bagi ibu yang menyusui mengetahui berbagai macam makanan untuk memperbanyak ASI. Apa makanan penambah ASI?

Perlu Bunda ketahui, ASI adalah salah satu makanan dan minuman untuk bayi yang baru saja dilahirkan. 

Pemberian ASI ini dianjurkan sampai bayi berumur 6 bulan. 

Setelah bayi berumur 6 bulan, Bunda bisa memberikan makanan pendamping ASI atau yang dikenal dengan MPASI berupa bubur lembut dan makanan sejenis lainnya.

Pasokan ASI yang baik seharusnya diiringi dengan asupan makanan sehat bagi para ibu menyusui. 

Hal ini karena ibu menyusui pasti ingin produksi Air Susu Ibu (ASI) lancar supaya buah hati bisa mengkonsumsi makanan terbaiknya.

Tidak bisa dipungkiri jika peran ASI sangat penting bagi bayi baru lahir.

Banyak ibu menyusui yang sangat khawatir dengan produksi ASI-nya yang tidak lancar. 

Namun, Bunda tidak perlu khawatir karena ada beberapa cara yang bisa dicoba untuk meningkatkan produksi ASI menjadi lebih baik.

Salah satunya adalah dengan cara mengkonsumsi makanan penambah ASI.

Pada kesempatan kali ini wajibbaca.com akan membagikan beberapa jenis makanan penambah ASI agar produksi ASI menjadi lebih baik.

Simak informasi selengkapnya tentang apa saja makanan penambah ASI yang bisa dikonsumsi setiap hari dalam artikel berikut ini.

Jenis Makanan Penambah ASI Untuk Ibu Menyusui 

1. Pepaya

Makanan penambah ASI yang pertama datang dari buah-buahan yaitu pepaya. Buah pepaya punya banyak manfaat, baik buahnya ataupun bunganya. 

Hal ini karena didalamnya mengandung vitamin A dan vitamin C, serta beberapa mineral penting misalnya kalium, asam folat, dan enzim papain.

Selain itu, enzim yang terkandung didalamnya juga bisa membantu pencernaan protein. 

Ibu menyusui membutuhkan banyak protein untuk memproduksi ASI. 

Selain itu, pepaya banyak mengandung cairan, sehingga sangat baik untuk mencukupi kebutuhan cairan untuk memproduksi ASI.

Ibu menyusui bisa mengkreasikan menu buah pepaya ini sebagai makanan harian, misalnya sayur asam dan sup ikan dengan pepaya.

2. Daun katuk

Daun katuk dari zaman dahulu sudah lama dikenal sebagai makanan yang memperbanyak ASI. 

Hal ini karena didalam daun katuk mengandung protein yang dibutuhkan ibu menyusui untuk memproduksi ASI. 

Daun katuk ini bisa diolah menjadi sayur bening atau diolah menjadi menu makanan lainnya.

Kandungan lain dalam daun katuk adalah karbohidrat, protein, lemak, vitamin A, beberapa vitamin B, kalsium, zat besi, dan vitamin C yang berfungsi sebagai antioksidan tambahan.

3. Sup daging, ayam, atau ikan

Makanan penambah ASI lainnya juga berasal dari sup daging, ayam, atau ikan. 

Sup menjadi salah satu makanan yang memperbanyak ASI karena kuah sup dapat menambah asupan cairan untuk tubuh. 

Sedangkan daging, ayam, atau ikan dapat menambah protein bagi tubuh. 

Selain itu, banyak sekali sekarang ini olahan sup yang menggunakan berbagai macam sayuran, sehingga dapat memberi vitamin dan mineral yang baik untuk tubuh.

4. Havermouth (Oatmeal)

Tahukah Anda ternyata oatmeal juga dapat meningkatkan jumlah produksi ASI? 

Ya, selain oatmeal bermanfaat untuk mengurangi kolesterol dan menjaga tekanan darah, oatmeal (havermouth) juga salah satu makanan yang memperbanyak ASI. 

Oatmeal yang akan dikonsumsi untuk memperbanyak ASI bisa diolah sebagai bubur. 

Agar nutrisinya semakin lengkap Bunda bisa menambahkan susu, rempah-rempah, kacang-kacangan dan juga berbagai macam buah-buahan.

5. Bayam

Bayam sangatlah baik untuk menambah zat besi dalam setiap tubuh manusia. Zat besi ini berperan sebagai pembentukan sel darah merah. 

Selain kandungan zat esi yang tinggi, kandungan vitamin B6 pada bayam juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh bayi. 

Kandungan nutrisi lainnya yang terkandung pada bayam meliputi vitamin A, C, E, K, protein, serta berbagai mineral seperti thiamin, ribloflavin, asam folat, kalsium, magnesium, fosfor, dan kalium.

Sayur bayam ini sama dengan sayuran berdaun hijau tua lainnya,yaitu mengandung enzim Phytoestrogens yang dapat memperbanyak ASI. 

Maka dari itu itu, makanan untuk memperbanyak ASI tidak hanya pada bayam saja namun juga pada jenis sayuran hijau lainnya.

6. Wortel

Wortel memang sudah banyak diketahui sebagai sayuran yang banyak mengandung vitamin A, beta karoten, serta enzim Phytoestrogens.

Nah, enzim Phytoestrogens inilah yang berguna untuk memproduksi ASI dalam jumlah yang banyak. 

Bunda bisa meminum 1 gelas jus wortel sebelum makan siang untuk menambah produksi ASI pada sore hari.

Baca Juga :

7. Air

Perlu Bunda ketahui bahwa tubuh yang kekurangan cairan tidak akan bisa memproduksi ASI yang banyak. 

Oleh sebab itulah ibu yang sudah mengkonsumsi makanan untuk memperbanyak ASI jangan lupa untuk selalu mencukupi kebutuhan air di dalam tubuhnya. 

Jika sampai tubuh Bunda dehidrasi, berbagai makanan yang sudah disebutkan diatas juga tidak akan bisa membantu dalam memproduksi ASI.

Dehidrasi ini sebenarnya juga mengakibatkan:

  • Morning sickness saat hamil.
  • Air ketuban sedikit saat hamil.
  • Penyebab mual saat hamil.

8. Kacang -kacangan

Kacang-kacangan adalah pilihan yang tepat untuk membantu meningkatkan produksi ASI. 

Kacang dipercaya memiliki antioksidan yang baik. Beli kacang dalam bentuk mentah dan memiliki rendah sodium atau bebas garam.

9. Ubi

Ubi mengandung beta karoten yang mampu untuk meningkatkan suplai ASI. 

Ubi mengandung fosfor, potasium, serat makanan, vitamin B1, B2, B6 yang baik buat kesehatan.

10. Pare

Pare merupakan sumber folat yang baik dan kaya akan fitonutrien yang mampu meningkatkan ASI. 

Pare mengandung vitamin K, fitokimia, lutein, likopen dan kaya antioksidan.

11. Daun kelor

Daun kelor memiliki manfaat untuk melancarkan ASI. Moriga dipercaya efektif untuk menstabilkan tekanan darah, gula darah dan mengatasi anemia.

12. Jambu air

Buah jambu di dalamnya terdapat vitamin A, C kalsium zat besi dan fosfor. 

Jambu air memiliki kadar air yang cukup tinggi untuk mencukupi kebutuhan cairan tubuh ibu dan melancarkan ASI.

13. Kacang hijau

Kacang hijau bisa menstimulus hormon oksitosin, memiliki kadar tiamin atau vitamin B1

Nah, itulah tadi beberapa makanan penambah ASI yang bisa Bunda konsumsi agar produksi ASI tetap lancar.

14. Pepaya

Pepaya, baik buahnya ataupun bunganya, mengandung vitamin A dan vitamin C, serta beberapa mineral penting misalnya kalium, asam folat, dan enzim papain.

Enzim ini membantu pencernaan protein. Ibu menyusui membutuhkan banyak protein untuk memproduksi ASI. 

Selain itu, pepaya banyak mengandung cairan, sehingga sangat baik untuk mencukupi kebutuhan cairan untuk memproduksi ASI.

Pepaya dapat dimakan langsung ketika ranum, ataupun dibuat sup bila masih mengkal. 

Banyak masakan yang dapat menggunakan pepaya mentah sebagai bahannya, misalnya sayur asam dan sup ikan dengan pepaya. 

Sup ini sudah sering digunakan sejak dulu sebagai makanan yang memperbanyak ASI.

15. Alpukat

Alpukat adalah salah satu buah yang mengandung asam folat yang cukup tinggi. 

Banyak orang ragu untuk mengkonsumsi alpukat karena memiliki lemak tinggi kisaran 20-30 kali lebih banyak dari buah-buahan yang lain.

Namun, yang perlu diketahui adalah lemak yang terdapat dalam alpukat adalah lemak baik, lemak tak jenuh tunggal yang dapat menurunkan kadar kolestrol LDL (kolestrol jahat) dan dapat menaikkan kadar kolestrol HDL (kolestrol baik).

Selain itu masih banyak lagi kandungan manfaat alpukat untuk kesehatan bayi dan kelancaran ASI.

Makanan yang Perlu Dihindari oleh Ibu Menyusui

Selain makanan yang direkomendasikan, tentu saja ada makanan ataupun minuman yang sebaiknya dihindari oleh ibu menyususi. Diantaranya ialah:

1. Kafein

Menurut penelitian, konsumsi kafein dalam jumlah rendah sebenarnya diperbolehkan. 

Namun, perlu dipahami bahwa mengonsumsi kafein terlalu banyak dapat menyebabkan rasa cemas berlebihan.

Selain itu, Si Kecil juga akan mengalami gangguan tidur, hingga perubahan mood menjadi tidak stabil atau cranky. 

Konsumsi kafein dalam jumlah tinggi juga dapat menurunkan kadar zat besi dalam ASI dan menurunkan kadar hemoglobin pada bayi.

2. Cokelat

Jika Bunda salah satu penggemar cokelat, perlu berhati-hati dalam memakannya sebagai camilan saat sedang menyusui.

Cokelat memiliki kandungan theobromine yang sifatnya hampir sama dengan kafein. 

Maka, mengonsumsi cokelat dapat menyebabkan Si Kecil jadi lebih cranky juga.

Bagi Anda yang ingin tetap menikmati enaknya cokelat, pastikan tidak lebih dari 750 mg per hari supaya Si Kecil tidak gampang rewel.

3. Buah asam

Berbeda degan saat hamil, buah mengandung asam seperti jeruk memang mengandung vitamin C yang cukup tinggi. 

Namun kandungan zat asam di dalamnya dapat membuat perut anak menjadi tidak nyaman.

Sistem pencernaan atau gastrointestinal pada bayi belum matang sempurna dan tidak mampu menahan zat asam tersebut. 

Jika dipaksakan akan mengakobatkan ruam popok, rewel, meludah, dan hal lainnya.

4. Minuman beralkohol

Ingat alkohol berbahaya bagi siapa saja, termasuk ibu menyusui. Kandungan alkohol yang diterima Si Kecil melalui ASI akan merusak sel sraf mereka.

5. Ikan merkuri tinggi

Ikan memang sehat untuk ibu maupun bayi. Namun, sebaiknya hindari ikan segar dengan kandungan merkuri dan polusi industri cukup tinggi di dalamnya.

Hal ini bisa mempengaruhi kesehatan anak baik saat di dalam kandungan hingga fase menyusui.

Untuk memastikan keamanan ikan, usahakan untuk mengolah ikan dengan baik terlebih dahulu seperti dikukus hingga benar-benar matang.

Hindari makan ikan dalam kondisi setengah matang ataupun berbentuk sushi mentah.

Demikian penjelasan tentang jenis makanan penambah ASI dan cara membuat makanan penambah ASI. Semoga bermanfaat.