19 Contoh Hasil Hutan dan Manfaatnya Baik Berupa Kayu Maupun Non-Kayu

 22 May 2019  Khoirul Rizky F
19 Contoh Hasil Hutan dan Manfaatnya Baik Berupa Kayu Maupun Non-Kayu

Image Source: ngcareers.com

Hallo para pembaca wajibbaca.com, sebagaimana yang kita ketahui bahwa hutan memiliki banyak sekali manfaat. Salah satunya adalah hutan menghasilkan hasil hutan yang sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia dan makhluk lainnya dimuka bumi ini.

Nah, berbicara mengenai hasil hutan, sebenarnya banyak hal yang bisa kita bahas. Namun, yang akan menjadi poin utama pembahasan pada kesempatan kali ini yaitu mengenai beberapa contoh hasil hutan dan pemanfaatannya.

Yang dimaksud dengan hasil hutan adalah semua jenis material yang diperoleh dari dalam hutan dan dipergunakan secara komersil atau untuk kepentingan ekonomi.

Secara umum hasil hutan ini dikelompokkan menjadi dua, yaitu Hasil Hutan Non-Kayu dan Hasil Hutan Kayu. Hasil hutan non-kayu, yaitu yang didapatkan dengan tanpa menebang pohon hutan. Sedangkan hasil hutan kayu, yaitu yang didapatkan dengan menebang pohon hutan.

Lalu apa saja contoh hasil dari hutan dan manfaatnya? Apa saja hasil hutan kayu dan nonkayu? Daripada penasaran, langsung saja yuk silahkan anda simak sedikit informasi mengenai beberapa contoh hasil hutan dan manfaatnya dibawah ini.

Baca Juga:

Hasil Hutan dan Manfaatnya

Berikut Ini Contoh Hasil Hutan Non-Kayu

19 Contoh Hasil Hutan dan Manfaatnya Baik Berupa Kayu Maupun Non-Kayu

Image Source: beritasatu.com

1. Rotan

Rotan ini banyak dihasilkannya dari hutan pulau Sumatera, pulau Kalimantan dan pulau Sulawesi. Jenis rotan sebenarnya ada banyak, seperti rotan sega, rotan sega semu dan rotan ayer. Adapun sebagian besarnya rotan ini dimanfaatkan dan digunakan untuk perabot rumah dan bahan barang-barang untuk kerajinan.

2. Damar

Damar adalah getah keras dari bermacam-macam pohon. Adapun fungsi dan kegunaan damar yaitu antara lain sebagai bahan untuk industri pembuatan sabun, cat, vernis dan industri farmasi lainnya.

3. Kapur barus

Kapur Barus  merupakan kristal-kristal kecil dalam lekah-lekah (retak-retak) pohon kapur atau kemper. Adapun kapur barus bermanfaat pada bidang farmasi dan sebagai bau-bauan.

4. Kemenyan

Kemenyan adalah hasil pohon kemenyan (Sytrax benzoin). Kemenyan terdiri dari kemenyan hitam dan putih. Biasanya kemenyan dimanfaatkan dan digunakan untuk upacara adat.

5. Gambir

Gambir berasal dari getah perasan daun gambir yang diolah hingga menjadi kristal-kristal keras. Gambir dipergunakan dan difungsikan untuk bahan-bahan penyamakan kulit.

6. Kopal

Kopal ini berasal dari pohon agathis yang digunakan untuk pabrik-pabrik vernis. Adapun hutan-hutan di Sulawesi merupakan hutan yang banyak menghasilkan kopal.

7. Gondorukem

Gondorukem disebut juga getah tanah, karena gondorukem berasal dari getah pohon yang telah memfosil di dalam tanah. Gondorukem banyak dihasilkan dari hutan daerah Priangan, Jawa Barat dan Wonogiri. Hasil hutan non-kayu jenis gondorukem ini sangat bermanfaat untuk bahan pelitur dan cat agar mengkilat.

8. Terpentin

Terpentin merupakan minyak hasil penyulingan getah dari kulit dan kayu pohon pinus. Fungsi dan manfaat terpentin yaitu sebagai bahan pengencer cat dan tinta. Dan daerah Sumatera Utara adalah daerah yang banyak sekali menghasilkan terpentin ini.

9. Bambu

Bambu ini banyak dihasilkan di hutan pulau Sumatera dan pulau Jawa. Fungsi dan kegunaan dari bahan jenis bambu yaitu antara lain sebagai bahan bangunan rumah dan bahan baku kerajinan.

10. Sutra alam

Jenis usaha per-sutraan alam menghasilkan kukonj (kepompong) yaitu sebuah bahan baku dasar dari benang sutra. Benang sutra bernilai ekonomi tinggi. Kebanyakan sutra alam ini dihasilkan dari hutan-hutan di daerah provinsi Sumatera Barat, Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Sulawesi Selatan. Fungsi dan kegunaan dari bahan jenis sutra yaitu sebagai bahan dasar pembuatan sarung sutra, pakaian, kain dan lain sebagainya.

11. Minyak kayu putih

Minyak kayu putih berasal dari daun pohon Eucalyptus. Pohon jenis ini tersebar di seluruh Indonesia. Daerah penghasil minyak kayu putih yaitu seperti Kayeli (Pulau Buru) dan Seram Barat (Maluku). Pada umumnya, minyak kayu putih digunakan sebagai obat luar berbagai penyakit, diantaranya seperti pelemas otot, kejang, mulas perut dan sakit kepala.

12. Madu

Madu merupakan hasil usaha untuk meningkatkan hasil hutan non-kayu. Usaha ini dilakukan di berbagai daerah di seluruh Indonesia yang mana mendapatkan jenis bahan ini melalui perantara seperti hewan lebah. Mulai dari lebah dari alam maupun lebah yang dipelihara atau diternak.

Berikut Ini Contoh Hasil Hutan Kayu

19 Contoh Hasil Hutan dan Manfaatnya Baik Berupa Kayu Maupun Non-Kayu

Image Source: inilahtasik.com

1. Agathis

Agathis disebut juga dengan damar putih merupakan kayu yang berlemak, memiliki sifat berat, bulat dan dari luar berwarna keabu-abuan dengan sedikit merah. Kayu ini biasanyaa dimanfaatkan dan difungsikan untuk membuat tangkai pisau dan keris. Daerah-daerah penghasil kayu agathis yaitu seperti hutan di daerah Maluku, Sumatera, Bangka, Kalimantan, Sulawesi dan Papua.

2. Bakau

Hutan bakau banyak terdapat di daerah Pantai Timur Sumatera, Pantai Barat dan Pantai Timur Kalimantan, serta Pantai Selatan Papua. Fungsi dan manfaat kayu bakau yaitu sebagai bahan bangunan, kayu bakar, arang dan bahan kertas komputer.

3. Kruing

Hutan di daerah pulau Sumatera dan pulau Kalimantan banyak menghasilkan kayu jenis ini. Jenis-jenis kruing adalah antara lain seperti kruing minyak, batu, bunga dan kruing bulu. Adapun kruing bunga ini bermanfaat untuk bangunan rumah, bantalan rel kereta api dan papan geladak.

4. Ulin

Kayu ulin disebut juga kayu besi, karena kayu ulin adalah jenis kayu yang memiliki bobot paling berat, paling keras dan paling awet. Kayu ulin digunakan untuk bangunan pelabuhan, bantalan rel kereta api, dek jembatan, tuang pancang, bangunan pintu air dan sirap (atap bangunan). Adapun daerah penghasil kayu ulin ini yaitu seperti hutan Sumatera (terutama Sumatera Selatan) dan Kalimantan.

5. Jati

Kayu jati tergolong kayu yang berkualitas baik, sehingga kayu jati sering dimanfaatkan untuk bahan bangunan, bantalan rel kereta api dan bahan pembuat kapal. Dan sekarang ini banyak juga digunakan sebagai bahan dasar pembuatan lemari, kursi, pintu dan lain-lainnya. Adapun daerah penghasil kayu jati adalah antara lain seperti hutan Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara dan Sulawesi Tenggara.

6. Ramin

Kayu raminn ini banyak sekali dihasilkan dari hutan rawa gambut di daerah Pantai Timur Sumatera, Pantai Barat Sumatera, Pantai Selatan dan Pantai Timur Kalimantan.

7. Meranti

Terdapat jenis meranti merah dan meranti putih. Kayu meranti biasanya dimanfaatkan untuk papan lantai dan papan pati emas. Adapun daerah penghasil meranti yaitu antara lain seperti hutan di Sumatera dan Kalimantan.

Demikian penjelasan diatas mengenai beberapa macam hasil hutan dan manfaatnya. Semoga bermanfaat!