11 Cara Mencegah Banjir

 27 May 2019  Khoirul Rizky F
11 Cara Mencegah Banjir

Image Source: news.detik.com

Indonesia, negara beriklim tropis dimana memiliki musim kemarau dan hujan. Jadi banjir kerap terjadi setiap tahunnya ketika hujan deras melanda, dimana air sungai mengeluap karena tidak mampu menampung air hujan lagi.

Nah, berbicara mengenai banjir, sebenarnya banyak hal yang bisa dibahas. Namun, pada kesempatan kali ini hanya akan membahas permasalahan mengenai bagaimana cara mencegah banjir bandang maupun banjir seperti pada umumnya.

Memanglah banjir menjadi hal yang sudah biasa buat masyarakat Indonesia. Hampir setiap tahun Indonesia selalu dilanda masalah banjir, dan sampai saat ini pun belum ada solusi yang dapat menanggulangi permasalahan ini.

Jadi yang hanya bisa kita lakukan adalah dengan mencegah terjadinya banjir. Lalu bagaimana cara mencegah banjir? Daripada penasaran, langsung saja silahkan anda simak sedikit informasi mengenai beberapa cara mencegah banjir dibawah ini.

Beberapa Cara Mencegah Banjir

11 Cara Mencegah Banjir

Image Source: independensi.com

1. Membuang sampah pada tempatnya

Meskipun cara ini tergolong berperan sedikit namun apabila dilakukan oleh banyak orang dan dilakukan secara konsisten maka akan mendatangkan perubahan yang begitu besar. Selain membuang sampah pada tempat, pengolahan sampah yang tepat juga diperlukan.

Perlu adanya pemilahan antara sampah organik dan non organik. Sampah organik dapat dimanfaatkan dengan merubahnya menjadi pupuk kompos, sementara sampah non organik bisa didaur ulang.

2. Membuat saluran air yang baik

Untuk mencegah terjadinya banjir ini diperlukan adanya sistem irigasi hingga pembuangan akhir yang jelas. Saluran air yang kita miliki jangan sampai berakhir pada sebuah sungai mati atau sungai yang tidak mengalir, karena pada akhirnya dapat meluber. Saluran air yang baik akan bermuara ke sungai besar yang pada akhirnya akan bermuaran di laut.

3. Rajin membersihkan saluran air

Cara mencegah terjadinya banjir, upaya yang bisa kita lakukan adalah rajin membersihkan saluran air. Saluran air yang kotor tidak akan mengalirkan air secara lancar, namun hal ini justru akan membendung air dan menjadikannya meluap ke daratan.

4. Menanam pohon di sekitar rumah

Banjir dapat dicegah salah satunya dengan cara menanam pepohonan di lingkungan sekitar. Pepohonan memiliki peranan yang sangat besar untuk mencegah timbulnya banjir.

Akar-akar pohon tersebut dapat menyerap dan menyimpan air serta mengunci di dalamnya. Dengan demikian ketika hujan lebat turun, air-air di permukaan tanah akan terserap ke dalam tanah dan menyimpannya sehingga tidak akan terjadi banjir.

5. Membangun bangunan atau konstruksi pencegah banjir

Upaya pencegahan banjir selanjutnya adalah dengan membangun bangunan atau konstruksi pencegah banjir. Salah satu bangunan tersebut bisa dalam bentuk bendungan. Bendungan mampu menampung air dalam jumlah yang sangat besar, sehingga bisa mencegah banjir.

Selain itu, keberadaan bendungan tidak hanya mampu mencegah terjadinya banjir. Namun, juga dapat digunakan untuk pengairan/ irigasi, tempat memancing, budidaya binatang ataupun tumbuhan air, serta pembangkit listrik.

6. Pendalaman sungai

Pendalaman sungai merupakan salah satu upaya untuk mencegah banjir. Karena tidak hanya permasalahan sampah, namun kebanyakan kasus banjir yang ada di Indonesia terjadi karena ceteknya sungai.

Ceteknya sungai ini dapat terjadi karena pengendapan dan juga pembuangan bahan-bahan buangan. Dengan ceteknya sungai ini, maka langkah yang paling tepat yaitu dengan melakukan pendalaman sungai.

Untuk pendalaman sungai ini bisa dilakukan dengan mengeruk lumpur dan juga kotoran yang terdapat di dasar sungai.

Apabila proses pendalaman ini dilakukan maka sungai tidak hanya mampu mengalirkan banyak debit air, namun juga menampung dan mengalirkan air hujan dalam jumlah banyak.

7. Membuat lubang biopori

Membuat lubang biopori merupakan salah satu upaya untuk mencegah terjadinya banjir. Lubang biopori bisa mengatasi banjir dengan cara meningkatkan daya resapan air, mengubah sampah organik menjadi kompos, dan juga mengurangi emisi gas rumah kaca. Jadi apabila kita membuat banyak lubang biopori, maka resiko kita terkena banjir akan semakin kecil.

8. Melestarikan hutan

Hutan merupakan paru- paru dunia. Dikatakan sebagai paru- paru dunia karena hutan terdiri atas banyak pohon. Selain bermanfaat untuk menghasilkan oksigen, pepohonan pada hutan juga sangat berfungsi untuk menyerap air dan juga menguncinya di dalam akar.

Hutan yang lebat dan memiliki banyak pohon serta subur akan sangat membantu untuk mencegah terjadinya banjir. Hutan bisa berfungsi sebagai bunga karang atau sponge dengan menyerap air hujan dan mengalir dengan perlahan- lahan ke anak sungai.

9. Membuat sumur resapan

Sumur resapan adalah salah satu upaya untuk mencegah terjadinya banjir. Sumur resapan ini akan sangat membantu menyerap air hujan ke dalam tanah dan kembali lagi ke siklus air yang semestinya. Sehingga tidak mengalami penggenangan di permukaan yang nantinya akan menyebabkan terjadinya banjir.

Pembuatan sumur resapan ini bisa dengan menggali tanah hingga tanah berpasir atau maksimal dua meter di bawah permukaan air tanah. Sumur resapan merupakan salah satu metode yang ampuh untuk mencegah terjadinya banjir.

Baca Juga:

10. Menggunakan paving stone untuk jalan

Upaya selanjutnya yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya banjir adalah pemasangan paving sebagai bahan pembuat jalan. Maksudnya kita tidak menggunakan aspal, namun paving.

Karena paving terdiri atas kotak-kotak dan antara satu paving dan paving lainnya terdapat celah yang dapat dilewati air untuk dapat meresap ke dalam tanah. Jadi ketika air meresap ke dalam tanah melalui celah-celah paving maka terjadinya banjir dapat dicegah.

11. Pengadaan green open space

Pengadaan green open space atau kawasan terbuka hijau juga bisa kita lakukan sebagai upaya pencegahan terhadap banjir. Sebenarnya hal ini mirip dengan pelestarian hutan dalam fungsinya, dimana pepohonan yang akan berperan utama.

Namun, peran dari green open space dengan hutan sendiri sangatlah berbeda. Green open space ini lebih berada di sekitar masyarakat dalam menjalani aktivitasnya sehari-hari. Contoh saja, dengan adanya green open space maka banyak masyarakat akan lebih senang menghabiskan waktu mereka di bawah pohon tanpa harus menjelajah hutan.

Demikian penjelasan diatas mengenai bagaimana cara mencegah banjir agar tidak terjadi. Semoga bermanfaat!