8 Hikmah Perilaku Jujur Menurut Islam, Biasakan Jujur Mulai Sekarang

 14 Feb 2019  Wahyu Fajar
8 Hikmah Perilaku Jujur Menurut Islam, Biasakan Jujur Mulai Sekarang

Image Source: Slideshare.net

Jujur dalam arti luas berarti kesesuaian antara perkataan, hati dan perilaku yang kita lakukan. Jika terdapat ketidaksesuaian antara ketiga tersebut, maka itu yang disebut dengan bohong. Bohong merupakan kebalikan dari kata jujur. Jujur dalam bahasa arab dikenal dengan istilah shidqu atau shiddiq yang berarti berkata benar atau nyata.

Jujur merupakan salah satu sifat mulia Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam yang merupakan sosok mulia dan teladan sempurna bagi seluruh umat manusia. Nabi Muhammad SAW sudah dikenal sebagai pribadi yang jujur dan amanah bahkan sejak beliau belum diangkat menjadi Nabi. Apa sajakah hikmah perilaku jujur dalam kehidupan sehari-hari?

Ada banyak aspek atau bentuk kejujuran dalam kehidupan sehari hari. Sejak kecil setiap orang tua selayaknya sudah mengajarkan untuk senantiasa berbuat jujur dan tidak berbohong. Sejak dalam bangku sekolah, ibu dan bapak guru juga telah mengajarkan pada setiap siswa untuk senantiasa jujur dalam pembelajaran atau ketika ujian tidak mencontek, tidak membagi jawaban pada siswa lain, dan mengakui kekurangan diri sendiri atau kemampuan teman lain.

Dalam islam, jujur memiliki keutamaan tersendiri dan menjadikan orang yang memiliki sifat tersebut mendapatkan pahala dan rahmat dari Allah SWT. Apa saja hikmah perilaku jujur yang akan dirasakan umat manusia?

Keutamaan jujur menurut islam

1. Jalan menuju surga

Apa hikmah dari sikap jujur? Jujur membawa manfaat bukan hanya di dunia, tetapi juga menjadi jalan yang mengantarkan seseorang menuju ke surga. Hal ini sebagaimana disebutkan oleh Rasulullah SAW dalam sebuah hadist:

"Sesungguhnya kejujuran akan menunjukkan kepada kebaikan, dan kebaikan itu akan mengantarkan ke surga. Seseorang yang berbuat jujur oleh Allah akan dicatat sebagai orang yang jujur. Dan sesungguhnya bohong itu akan menunjukkan kepada kedzaliman, dan kedzaliman itu akan mengantarkan ke arah neraka". (HR Bukhari muslim)
Orang yang jujur akan dicintai oleh Allah SWT. Jujur membutuhkan keteguhan hati, terkadang terasa berat, pahit, dan mengundang resiko. Tetapi segala sesuatu yang diniatkan karena Allah tentu akan mendapat jaminan balasan  yang terindah dari Allah pula yaitu berupa surga.

2. Mendapat derajat yang tinggi

Jujur merupakan salah sifat mulia yang mendapat derajat tinggi di sisi Allah, dengan menjadi orang yang jujur akan mendapat kemuliaan dan derajat tinggi dari Allah seperti dalam firman Allah berikut.

قَالَ ٱللَّهُ هَٰذَا يَوْمُ يَنفَعُ ٱلصَّٰدِقِينَ صِدْقُهُمْ لَهُمْ جَنَّٰتٌ تَجْرِى مِن تَحْتِهَا ٱلْأَنْهَٰرُ خَٰلِدِينَ فِيهَآ أَبَدًا رَّضِىَ ٱللَّهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا۟ عَنْهُ ذَٰلِكَ ٱلْفَوْزُ ٱلْعَظِيمُ
Allah berfirman: "Ini adalah suatu hari yang bermanfaat bagi orang-orang yang benar kebenaran mereka. Bagi mereka surga yang dibawahnya mengalir sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya, Allah ridha terhadap-Nya. Itulah keberuntungan yang paling besar".
Kejujuran menjadi sebuah kebenaran yang kukuh dan berhubungan langsung dengan Allah SWT. Kejujuran meliputi perkataan dan perbuatan yang dilaksanakan demi untuk mentaati perintah Allah SWT, hikmah perilaku jujur diantaranya adalah berupa derajat yang tinggi tersebut akan diperoleh dalam kehidupan di dunia dan akhirat.

3. Mendatangkan pahala dan ampunan dosa

Setiap perintah dari Allah selalu memiliki kebaikan di dalamnya, termasuk perintah untuk berbuat dan berkata jujur yang menjadi salah satu amalan mulia, tentunya memiliki pahalan yang besar juga di sisi Allah seperti dalam firman Allah berikut.

إِنَّ الْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْقَانِتِينَ وَالْقَانِتَاتِ وَالصَّادِقِينَ وَالصَّادِقَاتِ وَالصَّابِرِينَ وَالصَّابِرَاتِ وَالْخَاشِعِينَ وَالْخَاشِعَاتِ وَالْمُتَصَدِّقِينَ وَالْمُتَصَدِّقَاتِ وَالصَّائِمِينَ وَالصَّائِمَاتِ وَالْحَافِظِينَ فُرُوجَهُمْ وَالْحَافِظَاتِ وَالذَّاكِرِينَ اللَّهَ كَثِيرًا وَالذَّاكِرَاتِ أَعَدَّ اللَّهُ لَهُمْ مَغْفِرَةً وَأَجْرًا عَظِيمًا
Artinya:

Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuan yang mukmin, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatannya, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyu’, laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar. (Qs. Al-Ahzab ayat 35)

4. Mendapat pertolongan dan doa dikabulkan

Apa hikmah dari perilaku jujur? Orang yang jujur akan senantiasa mendapat kenikmatan dari Allah, diantaranya mendapat pertolongan dan doa-doa nya dikabulkan. Orang jujur akan disayang oleh Allah, tentunya dalam kehidupan orang tersebut akan senantiasa mendapat pertolongan serta dikabulkan segala hajat nya. Seperti firman Allah berikut.

"Barang siapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Allah akan mengadakan baginya jalan keluar dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka sangkanya. Dan barang siapa bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya". (QS Ath Thalaq ayat 2-4)

5. Terhindar dari sifat munafik

Dalam khutbah atau ceramah keagamaan kita sering mendengar mengenai tiga ciri ciri orang munafik yaitu :

"Jika berbicara ia dusta, jika berjanji ia mengingkari, jika diberi amanah ia berkhianat". (HR Al Bukhari)
Dari hadist tersebut manusia diingatkan untuk senantiasa berhati hati dalam berbuat dan bersikap, untuk senantiasa jujur dalam perbuatan dan tutur kata agar tidak termasuk golongan orang yang munafik. Seorang mukmin bisa saja memiliki sifat bakhil atau sifat penakut, namun tidak mungkin berbohong, seorang mukmin akan senantiasa jujur dan terhindar dari sifat munafik seperti dalam kisah berikut yang diriwayatkan oleh Malik dari Sofwan bin Sulaim dalam kitab Al Muwatha :

"Ditanyakan kepada Rasulullah SAW : Apakah seorang mukmin bisa menjadi penakut? Beliau menjawab ya. Lalu beliau ditanya lagi, apakah seorang mukmin isa menjadi bakhil? Beliau menjawab ya. Lalu ditanyakan lagi apakah seorang mukmin bisa menjadi pembohong? Beliau menjawab tidak!"

6. Mendapatkan ketenangan

Sebutkan hikmah perilaku jujur dalam kehidupan! Orang yang selalu jujur akan memiliki hati yang tenang, dia selalu merasa nyaman dengan perbuatan dan kalimat jujur yang dilakukannya. Apapun urusan yang dilakukan dia tetap mendapatkan kedamaian dalam hati nya karena segala sesuatu telah dilakukannya dengan benar dan tidak merugikan orang lain. Rasulullah SAW bersabda.

"Tinggalkanlah apa apa yang meragukanmu dengan mengerjakan apa apa yang tidak meragukanmu, sesungguhnya kejujuran adalah ketenangan dan sesungguhnya kedustaan akan mengantarkan kepada keraguan atau kebingungan".(HR At Tirmidzi no 2518)

Baca Juga: 

7. Disukai semua orang

Umumnya setiap orang akan merasa bahagia dan senang berada di dekat orang yang jujur. Dalam hubungan apapun, kejujuran merupakan awal dari kepercayaan, dan kepercayaan adalah awal dari  sebuah hubungan, baik itu pasangan suami istri, persahabatan, ataupun rekan bisnis. Hikmah perilaku jujur dalam kehidupan sehari-hari yaitu akan disukai orang orang di sekelilingnya karena tidak berkata dusta dan dapat dipercaya sehingga merasa damai berada di dekatnya.

Dalam islam, diperintahkan berlaku jujur untuk menyampaikan kebenaran sesuai adanya, tidak diperbolehkan berdusta sekalipun hal tersebut terasa pahit, seperti hadist yang disampaikan oleh Rasulullah berikut : "Katakanlah yang benar walau itu pahit". (HR Ahmad)

8. Memiliki banyak teman

Jujur dalam lingkungan pekerjaan pun pastinya akan menjadi nilai positif tersendiri baik di mata rekan kerja, atasan atau pemilik perusahaan. Beberapa hikmah dari perilaku jujur yaitu akan memiliki banyak teman dan saudara karena dengan kejujurannya dia memiliki kedamaian dalam dirinya dan memberi kedamaian pada orang orang di sekitarnya. hukum silaturahmi menurut islam berkaitan erat dengan interaksi baik di lingkungan masyarakat.

Demikian Beberapa hikmah dari perilaku jujur  yang dapat kita ambil untuk dijadikan sebagai pedoman hidup kita. Semoga bermanfaat.

KOMENTAR