Berikut Tata Cara dan Doa Ziarah Kubur Lengkap

Komentar

Image Source: republika.co.id

Doa Ziarah Kubur - Ziarah kubur berarti menengok kubur. Berziarah ke makam orang tua berarti menengok makam orang tua, ziarah ke makan para wali berarti menengok makam tempat dikuburkannya para wali dan seterusnya.

Ziarah kubur berarti mendoakan orang yang dikubur atau yang dimakamkan dengan mengirimkan doa untuknya dengan pahala dari bacaan ayat Al-Quran dan bacaan lainnya. Oleh karena itu dalam syariat Agama Islam ziarah kubur merupakan salah satu amal perbuatan yang baik.

Lalu apa doa ziarah kubur? Apakah doa ziarah kubur? Doa apa saja saat ziarah kubur? Yuk simak dibawah ini.

Keutamaan Ziarah Kubur

Pertama

Keutamaan yang pertama ini manfaatnya kembali pada orang yang melakukan ziarah kubur. Bentuknya berupa ingatan bahwa semua orang akan mengalami kematian dan kehidupan di dunia yang fana dan bekal yang akan mereka terima adalah amal shaleh yang telah mereka kerjakan.

Keutamaan ini sering Rasulullah tekankan dalam hadis yang diriwayatkan oleh Ali bin Abi Thalib sebagai berikut:
"Dulu aku melarang kalian untuk ziarah kubur. Sekarang lakukanlah ziarah kubur, karena ziarah kubur mengingatkan kalian akan akhirat." (HR. Ahmad 1236 dan dishahihkan oleh Syuaib al-Arnauth).

Dalam hadist lain, sebagai berikut:
"Lakukanlah ziarah kubur, karena ziarah kubur akan mengingatkan kalian tentang kematian." (HR. Ibn Hibban 3169 dan sanadnya dinilai shahih oleh Syuaib al-Arnauth).

Kedua

Keutamaan yang kedua ini manfaatnya akan diterima oleh jenazah yang diziarahi yang berbentuk salam dari pengunjung dan doa kebaikan untuk jenazah serta semua penghuni makam lainnya. Karena orang yang mati sudah tidak dapat menambah amal kebaikan dan mereka sangat membutuhkan doa orang-orang yang masih hidup.

Tata Cara Ziarah Kubur

1. Berwudhu

Sebelum pergi ziarah kubur, hendaknya berwudhu terlebih dahulu.

2. Mengucapkan salam

ASSALAMU ’ALAIKUM AHLAD-DIYAAR MINAL MU’MINIINA WAL MUSLIMIIN. YARHAMULLOOHUL MUSTAQDIMIINA MINNAA WAL MUSTA’KHIRIIN. WA INNA INSYAA ALLOOHU BIKUM LA-LAAHIQUUN. WA AS ALULLOOHA LANAA WALAKUMUL ‘AAFIYAH.

Artinya: "Semoga keselamatan tercurah kepada kalian, wahai penghuni kubur, dari (golongan) orang-orang beriman dan orang-orang Islam, semoga Allah merahmati orang-orang yang mendahului kami dan orang-orang yang datang belakangan. Kami insya Allah akan menyusul kalian, saya meminta keselamatan untuk kami dan kalian."

3. Membaca surat-surat yang terdapat dalam Al-Quran

  • Surat Al-Qadar (7 kali)
  • Surat Al-Fatihah (3 kali)
  • Surat Al-Falaq (3 kali)
  • Surat An-Nas (3 kali)
  • Surat Al-Ikhlash (3 kali)
  • Ayat Kursi (3 kali)

"Barangsiapa yang membaca surat Al-Qadar (7 kali) di kuburan seorang mukmin, Allah mengutus malaikat padanya untuk beribadah di dekat kuburannya, dan mencatat bagi si mayit pahala dari ibadah yang dilakukan oleh malaikat itu sehingga Allah memasukkan ia ke surga. Dan dalam membaca surat Al-Qadar disertai surat Al-Falaq, An-Nas, Al-Ikhlash dan Ayat kursi, masing-masing (3 kali)."

4. Membaca doa ini sebanyak 3 kali

ALLÂHUMMA INNÎ AS-ALUKA BIHAQQI MUHAMMADIN WA ÂLI MUHAMMAD AN LÂ TU’ADZDZIBA HÂDZAL MAYYIT.

Artinya: “Ya Allah, aku memohon pada-Mu dengan hak Muhammad dan keluarga Muhammad janganlah azab penghuni kubur ini.”

“Tidak ada seorang pun yang membaca doa tersebut (3 kali) di kuburan seorang mayit, kecuali Allah menjauhkan darinya azab hari kiamat.” (Rasulullah SAW)

5. Meletakkan tangan di atas makam sambil membaca doa ini

ALLÂHUMARHAM GHURBATAHU, WA SHIL WAHDATAHU, WA ANIS WAHSYATAHU, WA AMIN RAW‘ATAHU, WA ASKIN ILAYHI MIN RAHMATIKA YASTAGHNÎ BIHÂ ‘AN RAHMATIN MIN SIWÂKA, WA ALHIQHU BIMAN KÂMA YATAWALLÂHU.

Artinya : “Ya Allah, kasihi keterasingannya, sambungkan kesendiriannya, hiburlah kesepiannya, tenteramkan kekhawatirannya, tenangkan ia dengan rahmat-Mu yang dengannya tidak membutuhkan kasih sayang dari selain-Mu, dan susulkan ia kepada orang yang ia cintai.”

“Jika kamu hendak berziarah ke kuburan orang-orang mukmin, maka hendaknya hari Kamis, jika tidak, maka waktu tertentu yang kamu kehendaki, menghadap ke kiblat sambil meletakkan tangan pada kuburannya dan membaca doa tersebut.” (Ibnu Thawus)

Berikut penjelasan diatas tata cara dan doa ziarah kubur. Semoga bermanfaat!
Top