Video Ustadz Abdul Somad Mengenai Ucapan Natal, Begini Hukumnya

 25 Dec 2018  Penulis
Video Ustadz Abdul Somad Mengenai Ucapan Natal, Begini Hukumnya

Sumber gambar channel Mentari Senja Tv

Jika seorang muslim mengucapkan selamat natal, maka ia sudah mengakui tiga hal yang menjadi kepercayaan umat kristen.

Berikut tiga hal yang dijelakan ustadz abdul somad dalam videonya.

Banyak sekali ulama-ulama yang menanggapi masalah ucapan natal ini melalui sebuah video yang di unggah di youtube maupun di sosial media.

Tidak terkecuali Ustadz Abdul Somad, didalam video ceramahnya yang di unggah di youtube dengan channel Mustami' Media memberikan pengertian mengenai hukum ucapan natal bagi seorang muslim.

Dibagian awal video tersebut, ustadz abdul somad menerangkan jika seorang muslim yang mengucapkan selamat natal berarti ia sudah mengakui tiga hal yang menjadi kepercayaan umat kristiani.

Berikut tiga hal tersebut:

  1. Mengakui Isa adalah anak Tuhan.
  2. Mengakui Isa lahir pada tanggal 25 Desember.
  3. Mengakui Isa mati disalib.
"Ketiga-tiganya ini dibantah oleh Alquran," terang Ustaz Abdul Somad.

"Kafirlah orang-orang yang mengatakan Isa trinitas dan anak Tuhan. Tentang Isa lahir 25 Desember juga dibantah," lanjutnya.

Pada saat Isa kekurangan makanan, kata Ustaz Abdul Somad, Allah memerintahkan untuk mengguncang pohon kurma. Kurma-kurma mengkal pun berjatuhan.

"Kurma mengkal ada di musim panas bulan Juli hingga Agustus," kata Ustaz Abdul Somad.

Ustaz Abdul Somad menjelaskan, Isa lahir saat kambing-kambing sedang digembalakan di padang rumput.

Baca juga:

  1. Hukum Ucapan Selamat Natal Untuk Seorang Muslim, Seperti Ini Pendapat Quraish Shihab

"Sedangkan di bulan 12 rumput tidak tumbuh karena tertutup salju," ujarnya.

"Maka 25 Desember bukan kelahiran Isa tapi Hari Raya merayakan Dewa Mitra atau Dewa Matahari yang diambil oleh Kaisar Konstantin dari Konstantinopel," lanjutnya.

Begitu pula soal Isa yang mati disalib. Ustaz Abdul Somad mengatakan, sosok yang disalib adalah orang yang dibuat menyerupai Isa.

Ustaz kondang ini menambahkan, meski mengucapkan selamat Hari natal tidak diperbolehkan, namun bukan berarti membatasi hubungan dengan umat Kristiani.

"Saya punya kawan Kristen, dalam hubungan baik, dalam masalah ngasih makanan, masalah beri pakaian, oke," terangnya dikutip dari kaltim.tribunnews.com.

"Tapi kalau sudah terkait dengan akidah, 'wa lā ana 'ābidum mā 'abattum wa lā antum 'ābidụna mā a'bud lakum dīnukum wa liya dīn' (dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah, dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah apa yang aku sembah, Untukmu agamamu, dan untukku agamaku)," kata Ustaz Abdul Somad.

Simak videonya:

Terkait beberapa pendapat ulama yang memperbolehkan dan melarang mengenai ucapan natal kepada umat kristiani, perlu kita ambil hikmah terkait masalah ini.

Yang terbaik bagi kita tetaplah menjaga kerukunan dan tidak saling melukai antar umat beragama dan tetap menjunjung toleransi, sebab suatu perbedaan adalah hal yang wajar.