Kuasa Allah! 3 Kejadian Jenazah yang Tetap Utuh Setelah Dikubur

 12 Dec 2018  Alif Hamdan
Kuasa Allah! 3 Kejadian Jenazah yang Tetap Utuh Setelah Dikubur

Jasad yang masih utuh (sumber via okezone)

MasyaAllah...

Jasad-jasad ini sudah dikubur bertahun-tahun tapi masih utuh

Bukan hanya sekali kejadian seperti ini, namun sudah terjadi berkali-kali. Apa pesan dibalik kejadian ini?

Fenomena jasad yang tetap utuh setelah dikubur masih menjadi pertanyaan banyak orang. Entah itu disebabkan secara ilmiah maupun dari kuasa allah.

Berikut wajibbaca.com liput 3 kejadian jenazah yang tetap utuh setelah dikubur.

1. 3 jasad sekeluarga di ciamis masih utuh saat digali

Kuasa Allah! 3 Kejadian Jenazah yang Tetap Utuh Setelah Dikubur

Salah satu jasad yang utuh satu keluarga

Tiga jasad dengan kain kafan yang ditemukan masih utuh dan tak mengeluarkan bau busuk membuat heboh warga Ciamis, Jawa Barat. Beragam cerita pun menyertai fenomena tersebut.

Kondisi tiga jasad utuh ini diketahui saat pihak keluarga berniat memindahkannya karena lahan akan dibangun proyek perumahan, Selasa (18/9/2018). Selama ini lahan itu dijadikan makam keluarga.

Jasad itu atas nama Jalaludin yang sudah dikubur selama 35 tahun, Sasmita yang meninggal 14 tahun silam, dan Kaimita Nurkamila yang meninggal pada 2013 lalu.

Pihak keluarga, Adang Suherlan, mengenang sosok ayah dan kakeknya sebagai orang yang baik dan saleh. Mereka juga disebut sebagai figur yang bertangggungjawab kepada keluarga.

Adang pun tak kuasa menahan rasa haru saat melihat kondisi jenazah itu masih utuh. Dia berharap amal ibadah keluarganya diterima oleh Allah SWT.

"Pas lihat saya hampir pingsan dan menangis, serasa tidak percaya. Sangat terharu melihatnya, mudah-mudahan amal ibadah dari ayah, kakek dan keponakan saya benar diterima oleh Allah," kata Adang di kediamannya, Desa Handapherang, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Selasa (18/9/2018).

2. 32 tahun dikubur, jasad Syamsuddin masih utuh dan baunya wangi

Kuasa Allah! 3 Kejadian Jenazah yang Tetap Utuh Setelah Dikubur

Pembongkaran makam di TPU Grogol, Limo, Depok

Seorang penggali kubur medadak kaget saat membongkar makam di TPU Grogol, Jalan Pulo Mangga, Limo Depok, pasalnya setelah menggali sebuah makam bernama Samsudin, penggali kubur menemukan jasad laki-laki yang meninggal tahun 1986 masih utuh terbungkus kain kafan.

Ketua Koordinator Pekerjaan Pemindahan Makam, Nian Darmawan, di TPU Grogol, Jl Pulo Mangga, Limo, Depok mengatakan, Jasad Samsudin masih utuh selama 32 tahun saat dikeluarkan dari makam untuk dipindahkan karena ada relokasi pembangunan tol.

"Tadi penggali kubur kaget ada Jenazah utuh setelah dibongkar setelah diliat namanya Samsudin yang meninggal tahun 1986," ucap Nian Darmawan, di TPU Grogol, Jalan Pulo Mangga, Limo, Depok.

Nian menuturkan, dirinya mengaku kenal dengan Samsudin lantaraan rumahnya berdekatan. Dia bercerita, meninggalnya Samsudin karena kecelakaan yang dialami di tahun 1986 silam.

"Saat itu dia sedang kerja dan ketika mau pulang Samsudin mengalami kecelakaan sampai meninggal," imbunya.

Menurutnya, Samsudin merupakan seorang yang baik dan bermasyarakat di lingkungan rumahnya. 

Saat meninggal 32 tahun silam, Nian mengungkapkan sang istri tengah mengandung enam bulan anak pertama.

"Samsudin dulu meninggal karena kecelakaan dia juga sudah memiliki seorang istri," pungkasnya.

Baca Juga :

3. 19 tahun dikubur jasad triyani tetap utuh

Kuasa Allah! 3 Kejadian Jenazah yang Tetap Utuh Setelah Dikubur

Jenazah triyani yang masih utuh

Warga Ciomas Bogor dihebohkan dengan utuhnya Triyani binti Kartomulyo, seorang wanita ahli shadaqah yang sudah 19 tahun dikubur. Jasad dan kain kafannya masih utuh tanpa menyebarkan bau busuk, padahal papan kayu penutup makam sudah hancur menjadi tanah.

Keajaiban itu terungkap saat penggalian makam almarhumah di TPU Kampung Bubulak RT 1/Rw 09, Desa Laladon, Kecamatan Ciomas Kabupaten Bogor, pada Kamis pagi (14/2/2013).

Pembongkaran makam Triyani itu dilakukan anak-anak almarhumah untuk memindahkan jasad almarhumah ke Purwodadi, Jawa Tengah, disandingkan di samping makam suami almarhumah.

“Kami akan bawa jenazah ibu ke Jawa Tengah untuk dimakamkan dekat makam bapak,” kata Nanang Triyadi, anak sulung almarhumah.

Pemindahan itu sendiri dilatari oleh keadaan kompleks makam Triyani yang makin rusak tergerus air sungai Ciapus. Sebelumnya, beberapa makam sudah hanyut dan rusak.

“Rencananya memang mau dipindahkan daripada makamnya rusak,” kata Nanang Arianto (49), anak sulung almarhumah.

“Kalau airnya meluap, bisa-bisa jenazahnya hanyut. Makanya sebelum makam ibu saya ikut ambrol, kita sepakat pindahin ke Purwodadi,” tambahnya.

...Ibu dermawan dan suka membagikan dagangannya kepada orang-orang yang membutuhkan. Pengemis dan gelandangan, sering dikasih makan kalau lewat depan warung...

Usai digali, jenazah Triyani disemayamkan di rumah Teguh, anak keduanya, di Perum Taman Pagelaran, Jl. Cemara Blok D 3 no 29, Kelurahan Padasuka Ciomas Bogor. Spontan, rumah Teguh pun kebanjiran tamu yang ingin berkunjung dan melihat keajaiban itu dari dekat.

Di rumah ini, jenazah yang meninggal pada 20 Juni 1994 ini dibaringkan di atas tikar plastik. Tampak kain kafannya masih utuh membungkus jasad almarhumah, meski warnanya telah memudar dan bercampur tanah. Yang membuat warga takjub, pada jasad almarhumah masih menempel daging dan kulit, walau terlihat mengecil. Warga semakin heran, karena jasad ini tidak mengeluarkan bau menyengat.

Pendapat menurut ilmiah

Diberitakan detikHealth, kejadian ini kerap kali dikaitkan dengan hal spiritual, namun secara ilmiah ada juga sebab material yang bisa menjelaskannya.

Dilansir dari Live Science, kejadian ini dikaitkan dengan adiposera, yaitu senyawa organik yang terbentuk melalui reaksi hidrolisis oleh bakteri anaerob pada jaringan adiposa (jaringan lemak) di dalam tubuh.

Dengan senyawa ini, lemak di jaringan lunak berubah menjadi zat seperti sabun keras sebuah proses yang disebut saponifikasi. Zat ini bertindak sebagai pengawet dan memperlambat dekomposisi (proses penguraian) normal.

Mengapa ada jenazah yang bisa awet karena adiposera dan ada yang tidak dipengaruhi oleh beberapa faktor. Adiposera sendiri secara optimal terbentuk bila jenazah berada pada lingkungan dengan kelembaban yang tinggi dan minim oksigen.

Pendapat menurut ulama

Imam Bukhori pernah berkata, beberapa jenazah yang masih utuh ada yang tergolong pada beberapa kriteria, di antaranya jenazah para Nabi dan utusan Allah SWT, jenazah ahli jihad fisabilillah, jenazah alim ulama yang menegakkan kalimat Allah SWT dan jenazah syuhada yang senantiasa memperjuangkan Islam.

Selain itu jenazah penghafal Alquran dan beramal dengan Alquran, jenazah pemimpin yang adil dalam menegakkan syariat Allah SWT, jenazah tukang adzan yang tidak meminta imbalan, jenazah wanita yang meninggal ketika melahirkan anak serta senantiasa taat pada perintah Allah SWT.

Kita ambil hikmah dari fenomena ini dan menjadi jalan bagi kita agar lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Wallahu A'lam.