Ciri-ciri Jilbab Satin yang Berkualitas

 24 Dec 2018  duwi Pebrianti
Ciri-ciri Jilbab Satin yang Berkualitas

Satin via azzahidahcollections.com

Bagaimana cara memilih jilbab satin yang berkualitas? Apa saja macam-macam jilbab satin? Dan adakah kelebihan dan kekurangannya? Simak penjelasannya disini.

Ciri-ciri jilbab satin perlu diketahui agar bisa membedakannya, agar kita bisa membeli jilbab satin yang  berkualitas. Tips Mengenali Macam-macam Hijab Satin: Tampil cantik dan glamour dengan hijab satin. Lalu apa kekurangan dan kelebihan menggunakan hijab satin? Yuk simak penjelasannya dalam artikel ini.

Jilbab satin banyak disukai oleh para muslimah berhijab. Sebenarnya ada cukup banyak keunggulan hijab satin, apa saja itu? Dalam artikel ini akan kami bahas lebih lengkapnya. Bahan jilbab satin mengkilap dengan permukaan yang halus, jenis kain ini biasanya banyak peminatnya. Berikut beberapa kelebihan maupun kekurangan jilbab satin lengkap dengan macam-macam dan ciri-ciri jilbab satin yang berkualitas.

8 Ciri Ciri Jilbab Satin yang Berkualitas

1. Bahan Mengkilap

Bahan satin mempunyai ciri khas mengkilap permukaannya, sehingga terkesan mewah jika dipakai. Sepintas bahan jilbab ini mirip dengan sutra namun mempunyai serat yang sedikit berbeda. Sutra berasal dari bahan alami ulat sutra sedangkan satin dari rayon.

2. Warna dan Motif yang Beragam

Karena terbuat dari bahan sintetik, maka satin lebih mudah diberi warna dan motif yang beragam. Ini mempermudah Anda yang senang memadukan warna dan motif jilbab sesuai dengan pakaian yang dikenakan. Jika Anda ingin warna netral, satin juga memiliki warna netral yang beragam. Misalnya putih bersih, putih tulang, putih kekuningan, dan sebagainya.

3. Licin

Terlihat dari bahan yang mengkilap, bahan satin lembut dan licin jika disentuh. Agak menyluitkan jika ingin membentuk jilbab sesuai tutorial yang diikuti. Untuk menyiasatinya, menggunakan jilbab ini harus menggunakan ciput atau dalaman.  Hindari penggunaan ciput yang membentuk ciri ciri hijab punuk unta.

4. Harga Lebih Murah

Dengan kualitas bahan yang mirip dengan sutra, bahan satin mempunyai harga lebih murah dibandingkan sutra. Meskipun dibandingkan dengan jilbab rawis atau jilbab paris, harga jilbab segiempat dengan bahan satin tetap jauh lebih mahal.

5. Tidak Menerawang dan Tebal

Bahan satin lebih tebal dari bahan katun paris atau bahan katun biasa. Menggunakan jilbab dari bahan ini memberikan jaminan ciri ciri hijab syar’i karena tidak menerawang dan tidak perlu menggunakan rangkap dua. Selain tidak menerawang bahan ini mempunyai bentuk jatuh yang bagus jika dipakai. Tidak membentuk lekuk tuubh pemakainya. Beberapa orang menggunakan bahan ini sebagai rok selain sebagai bahan jilbab.

6. Bekesan Mewah

Menggunakan jilbab satin akan mengesankan mewah dan elegan karena tampilan mengkilapnya. Khususnya jika Anda mengenakan kain satin velvet yang mempunyai kualitas terbaik dibandingkan kain satin lain. Jilbab satin sangat cocok digunakan pada saat pesta, tutorial hijab untuk pesta pernikahan atau sebagai jilbab wisuda.

7. Tidak Panas

Tampilannya yang licin dan mengkilap tidak membuat jibab satin panas dipakai. Jilbab ini terasa nyaman dan dingin meski dalam kondisi panas terik. sangat cocok dengan udara Indonesia yang tropis. Menjadikannya cocok juga dipakai sebagai jilbab sehari-hari. Anda tinggal mengubah gaya pemakaian saja.

8. Jatuh

Ciri Ciri Jilbab Satin yang terakhir adalah jatuh bagus jika dikenakan. Hal ini yang membuat banyak muslimah senang memakainya. Meskipun licin dan mengkilap, menggunakan jilbab satin tidak akan terlihat kaku.

Ciri-ciri Jilbab Satin yang Berkualitas

Jilbab satin via shopygallery.com

Macam-macam jilbab satin yang harus Anda ketauhi :

Satin Duchesse

Kain satin jenis satin duchesse biasa digunakan untuk pembuatan busana.  Satin ini sangat cantik jika disulap menjadi dress yang cenderung glamor seperti gaun pre wedding, gaun pengantin, dan dress-dress pesta lainnya. Karakter dari jenis bahan satin duchesse ini adalah kaku, agak berat, namun tetap mengkilap.

Satin Jacquard atau biasa disebut satin Faconne

Berbeda dengan satin duchesse yang agak kaku, satin jenis Jacquard atau satin Faconne ini lebih lembut, dan juga lebih lentur. Satin jenis ini juga merupakan satin yang berpola, bisa pola garis, paisley, atau pola floral. Satin Faconne cocok untuk tampilan hijab yang glamor dengan vintage look. Selain tidak terlalu licin, hijab dengan pengunaan hijab satin jenis ini memberikan tampilan  yang beda, berkelas dan elegan.

Contoh Satin Faconne dalam Hijab Beaded

Terlebih, jika satin Faconne yang digunakan sebagai hijab juga dihiasi dengan teknik beaded, ini akan memberikan efek feminin  yang cantik dan mengesankan.

Satin Delustered atau biasa disebut satin kulit sutra

Uniknya dari satin jenis ini adalah kedua sisinya bisa digunakan alias bolak-balik. Sesuai namanya, satin ini mempunyai karakteristik  yang ringan dan kilaunya lain dari kilauan satin pada umumnya.  Satin ini tergolong bahan satin paling mahal karena teksturnya yang  sehalus sutra.

Satin Silk

Karakteristik utamanya adalah mempunyai permukaan luar yang glowing, dengan bagian dalam  yang matte.  Satin silk juga mempunyai beragam merk dan jenis. Adapun dua jenis satin silk yang popular dikalangan hijaber yaitu satin velvet dan satin roberto cavali.

Satin Damask

Jenis satin ini memiliki pola yang rumit dan biasanya dengan desain floral. Selain itu, satin damask juga bisa memiliki pola yang timbul, biasanya menyerupai beludru.

Lalu apa kekurangan dan kelebihan menggunakan hijab satin?

Kekurangan (-) dan antisipasinya

  • Satin membutuhkan perhatian lebih dalam perawatan. Karena tekstur kainnya yang rentan. Dalam menggunakan jarum pentul atau peniti misalnya, jika terlalu berlebihan akan memberikan bekas pada hijab satin. Karena itu sebaiknya kurangi atau hindari penggunaan jarum pentul ataupun pin yang tumpul saat mengkreasikan hijab dengan bahan satin.
  • Masih seputar perawatan, karena rawan gores, saat mencuci atau menyetrika hijab yang berbahab satin, kita harus ekstra hati-hati. Ketika mencuci, sebaiknya gunakan deterjen khusus untuk kain lembut dan air dingin. Kucek secara perlahan beberapa kali, lalu segera jemur kain tanpa diperas terlebih dahulu. Hindari penggunaan sikat cuci. Jika tidak berhati-hati dalam mencuci, maka tekstur kain satin akan rusak sehingga membuat hijab satin tidak awet dan tidak nyaman saat dikenakan.
  • Kain satin cenderung licin sehingga bagi hijaber pemula –kebanyakan- merasa kesulitan untuk membuat kreasi hijab satin yang simple dengan hasil akhir yang cantik maksimal. Karena itu sebelum menggunakan bahan satin sebagai hijab, cari referensi style hijab dengan penggunaan kain satin yang dilengkapi dengan tutorialnya. Hal ini akan sangat membantu kita untuk menentukan style hijab satin seperti apa yang cocok dan sesuai dengan karakter dan kemampuan kita dalam mengkreasikannya.

Gaya hijab satin casual

  • Kain satin tidak seadem kain viscose dan kurang menyerap keringat saat dikenakan sebagai hijab. Karena itu style hijab yang paling cocok saat menggunakan bahan satin yaitu jenis style sleek seperti turban ataupun semi turban.

Kelebihan (+)

  • Penggunaan hijab dengan bahan satin memberikan kesan anggun, classy dan elegan. Tanpa penggunaan aksesoris, kain satin sudah memberikan efek yang glamor dan mewah sehingga mempermudah hijaber untuk tampil wah dengan pemakaian hijab satin.
Demikian penjelasan mengenai ciri-ciri, macam-macam beserta kelebihan dan kelemahan jilbab satin yang harus Anda ketahui. Semoga bermanfaat.