Heboh! Warga Pangandaran Tangkap Hewan Diduga Babi Ngepet, Kakinya Berbentuk Kaki Manusia

 30 Dec 2018  Cheryl mikayla
Heboh! Warga Pangandaran Tangkap Hewan Diduga Babi Ngepet, Kakinya Berbentuk Kaki Manusia

Punya Kaki Seperti Manusia Bagong Ini Diyakini Warga Pangandaran sebagai Babi Ngepet (foto: rancahpos.com)

Entah percaya atau tidak...

Namun fenomena babi ngepet atau babi jadi-jadian masih saja menggemparkan masyarakat.

Baru-baru ini warga Jawa Barat berhasil menangkap hewan yang diduga babi ngepet, keanehan-keanehan ini ditemukan pada hewan tersebut...

Warga di perkampungan Kabupaten Pangandaran, Provinsi Jawa Barat digegerkan dengan adanya dugaan babi jadi-jadian diamankan di Dusun Wangkalronyok, Desa Bangunkarya, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran.

Babi jadi-jadian tersebut sempat meresahkan warga dan berhasil ditangkap di Blok Ciear, Desa Jadimulya, Kecamatan Langkaplancar oleh pawang babi bernama Aki Omay, warga Dusun Wangkalronyok, Desa Bangunkarya, Kecamatan Langkaplancar.

Kaki mirip manusia dan makan nasi

Salah satu warga Dusun Tenjosari, Desa Selasari, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Yati (39) mengatakan, kini babi jadi-jadian tersebut jadi tontonan warga yang hanya ingin mengetahui keanehan yang terdapat pada babi.

Semula warga di Blok Ciear, Desa Jadimulya sering digegerkan dengan adanya babi yang masuk ke perkampungan, namun sulit untuk ditangkap,” kata Yati.

Biasanya babi hidup di hutan dan tidak mau masuk ke perkampungan. Namun babi tersebut sering menghampiri rumah warga dan sering tidur diteras rumah.

Bahkan, warga sempat diresahkan karena sejak adanya babi tersebut banyak ternak ayam milik warga yang hilang,” tambahnya.

Anehnya, babi itu jika dikasih makan ubi-ubian tidak mau, namun saat dikasih nasi langsung dimakan.

Babi tersebut juga memiliki keanehan pada bentuk kaki, berbeda dengan babi lainnya. Babi ini berbentuk kaki manusia,” papar Yati.

Bahkan, jika babi itu dikasih nasihat oleh orang yang menonton mengeluarkan air mata seperti yang sedih.

Informasinya ada salah seorang yang menelefon ke warga Kecamatan Langkaplancar dari Kabupaten Ciamis, jika menemukan babi agar diamankan dan jangan disiksa,” jelas Yati.

Dari informasi tersebut warga meyakinkan bahwa babi yang kini diamankan merupakan babi jadi-jadian alias babi ngepet.

Kata Kepala Desa

Dilansir dari Okezone.com, Kepala Desa setempat Yaya Suryana membenarkan adanya penemuan babi yang diduga babi jadi-jadian.

"Kami sudah amanatkan kepada warga agar tidak melakukan aksi kekerasan kepada babi itu," kata Yaya Sabtu (29/12/2018).

Yaya menambahkan, dirinya juga membenarkan beredarnya informasi ada seseorang yang menghubungi warga di Kecamatan Langkaplancar melalui telefon untuk mengamankan babi yang tidak lazim dengan babi lainnya.

"Katanya yang nelefon itu dari Kabupaten Ciamis, dia mengaku dalam telefon kehilangan anaknya," tambah Yaya.

Yaya menjelaskan, babi yang diamankan warganya memang memiliki ciri berbeda dari bulu, perilaku, pola makan dan bentuk kaki.

"Babi ini makannya waper Tanggo, roti, apel dan nasi, kalau dikasih makanan binatang tidak mau," jelasnya.

Yaya mengaku, jika warga sudah tidak sanggup lagi memberi makanan babi, pemerintah desa siap untuk memberi makanan dan akan dibuat kandang yang layak.

"Kemarin pernah mau di adu kan dengan anjing, anehnya anjing tidak menyerang karena mungkin anjingnya tidak melihat wujud babi," terang Yaya.

Yaya baru akan memberikan babi tersebut jika sudah ada orang yang menjemput babi dimaksud.

Nah bagaimana menurut Anda?