Waspada, Konsumsi Makanan ini Jadi Pemicu Terbesar Terjadinya Darah Rendah

Penulis Anisa Nurfadila | Ditayangkan 07 Sep 2018


Waspada, Konsumsi Makanan ini Jadi Pemicu Terbesar Terjadinya Darah Rendahdarah rendah via hellosehat.com

Siapa bilang darah rendah itu baik ? Padahal darah rendah dapat mengakibatkan kerusakan organ vital. 

Untuk itu, kita harus menghindari beberapa makanan yang menyebabkan darah rendah. Berikut ulasannya.

Hipotensi adalah keadaan ketika tekanan darah di dalam arteri lebih rendah dibandingkan normal dan biasa disebut dengan tekanan darah rendah.

Penyebab tekanan darah rendah yang banyak ditemukan, di antaranya dehidrasi, perdarahan, dan peradangan berat. 

Ketika tekanan darah rendah, suplai darah tidak mencukupi ke berbagai bagian tubuh seperti jantung dan otak.  

Tekanan darah rendah dapat menyebabkan Anda mengalami pusing, bahkan pingsan. 

Ketahui selengkapnya tentang darah rendah berikut ini!

Baca JugaCiri-ciri Kurang Darah Serta Gejala Pasti Jika Menderita Hipotensi

Apakah Darah Rendah Berbahaya ?

Darah rendah atau tekanan darah rendah (hipotensi) adalah tekanan darah yang terlalu rendah hingga menimbulkan gejala penyakit karena aliran darah yang terlalu lambat.

Jika aliran darah terlalu lambat untuk mengantarkan oksigen dan nutrisi ke organ vital seperti otak, jantung, dan ginjal, organ tersebut tidak akan berfungsi secara normal dan mungkin juga akan mengalami kerusakan, baik yang bersifat sementara maupun permanen.

Akibat tekanan darah, orang yang mengalaminya memiliki risiko yang lebih kecil untuk mengalami stroke, penyakit ginjal dan jantung.

Tekanan darah rendah baik bagi kesehatan. Namun bahaya darah rendah akut dapat menimbulkan gejala dan merusak organ tubuh.

Itulah penjelasan tentang bahaya nya darah rendah. Untuk mengetahui darah rendah penyebab dan gejalanya simak penjelasan berikut ini.

Dr Gunjan Kapoor, Direktur Interventional Cardiology Jaypee Hospital, Noida menjelaskan tentang kondisi umum yang mungkin berakibat pada tekanan darah rendah

1. Dehidrasi

Apabila Anda mengalami dehidrasi dan merasa seperti mau pingsan, itu mungkin karena tingkat tekanan darah Anda menurun. 

Dalam beberapa kasus, dehidrasi berat akibat diare dan muntah disertai dengan kekurangan gizi menyebabkan hipotensi.

2. Kehamilan

Beberapa wanita hamil mengalami tekanan darah rendah selama beberapa minggu pertama kehamilannya. 

Penyebabnya, kadar hormon progesteron yang tinggi dalam darah, yang melebarkan pembuluh darah sehingga menimbulkan hipotensi.

3. Masalah hormonal

Orang yang menderita komplikasi hormonal seperti tiroid yang kurang aktif (hipotiroidisme), tiroid hiperaktif (hipertiroidisme) dan kadar gula darah rendah (hipoglikemia atau diabetes) mengalami tekanan darah rendah.

4. Obat-obatan

Obat yang menyebabkan hipotensi termasuk obat penghilang rasa sakit, antidepresan, dan obat-obatan yang digunakan untuk mengobati penyakit jantung dan gangguan kecemasan.

5. Penyakit tertentu

Kondisi klinis yang menurunkan tekanan darah Anda termasuk gagal jantung, anemia (karena kekurangan vitamin B12), detak jantung abnormal, gangguan hati dan anafilaksis. 

Dalam beberapa kasus, infeksi darah yang parah (seperti sepsis) dan pelebaran pembuluh darah dapat menyebabkan hipotensi.

6. Kondisi lain

Penurunan tekanan darah tiba-tiba bisa akibat sengatan panas dan perubahan suhu tubuh (suhu tubuh rendah atau tinggi). 

Begitu juga kehilangan darah akibat pendarahan yang berlebihan juga menurunkan tingkat tekanan darah Anda.

Setelah mengetahui apa saja penyebab dari darah rendah, yuk ketahui  apa saja gejala tekanan darah rendah secara umum yang sering menyerang beberapa orang.

Gejala Darah Rendah 

Apa saja gejala tekanan darah rendah ? Kira-kira apa saja gejala tekanan darah rendah yang sering terjadi pada beberapa orang ? Simak penjelasan berikut ini. 

Tekanan darah rendah terkadang diartikan sebagai tanda tidak cukupnya darah yang mengalir pada otak dan organ vital lainnya, sehingga dapat menyebabkan beberapa gejala seperti:

  • Kepala pusing atau badan terasa ringan.
  • Pingsan.
  • Penglihatan kabur.
  • Detak jantung lebih cepat dari normalnya dan iramanya menjadi tidak teratur.
  • Merasa kebingungan.
  • Mual atau merasa tidak enak badan.
  • Lemah.
  • Merasa kedinginan.
  • Kulit pucat (pucat karena sakit).
  • Merasa haus atau dehidrasi (dehidrasi juga bisa menjadi penyebab tekanan darah menurun).
  • Susah fokus atau berkonsentrasi.

Cara Mengatasi Darah Rendah

Setelah mengathui apa saja gejala darah rendah yang sering terjadi pada beberapa orang, anda harus mengetahui cara untuk mengatasi darah rendah. 

Berikut ini gejala darah rendah dan cara mengatasinya dengan mudah dan tanpa obat-obatan.

1. Lakukan diet seimbang

Mereka yang menjalani diet rendah kalori lebih rentan terhadap tekanan darah rendah. 

Demikian juga mereka yang berat tubuhnya kurang karena sistem nadi mereka yang labil. Tekanan nadi tidak cukup untuk memasok seluruh organ dengan oksigen dan nutrisi.

2. Banyak minum 

Salah satu cara untuk mempertahankan tekanan darah normal adalah dengan memperbanyak cairan, hingga tubuh terhindar dari dehidrasi.

3. Hindari kondisi kepanasan

Udara panas bisa menyebabkan mereka yang menderita hypotension mengalami pusing.

4. Hindari alkohol

Mengonsumsi minuman beralkohol bisa menurunkan tekanan darah dan dehidrasi.

5. Aktif bergerak

Saat baru bangun tidur, sebaiknya jangan langsung bangun, terlebih dahulu lekukan gerakan-gerakan ringan. 

Hal ini membuat aliran darah yang macet mengalir lagi.

6. Istirahat setiap kali merasa lelah

Harap diingat, mereka yang mengalami tekanan darah rendah, kapasitas aliran darah yang mengalir ke seluruh organ jumlahnya lebih sedikit. 

Itulah mengapa mereka lebih butuh istirahat, terutama ketika kelelahan.

7. Mandi dengan suhu hangat dan dingin secara bergantian

Saat mandi, memainkan suhu air hangat dan dingin berganti-ganti dapat menimbulkan energi.

8. Tingkatkan asupan sodium

Garam dapat meningkatkan volume darah dan menaikan tekanan darah.

9. Lakukan peregangan 

Lakukan latihan yang bisa memberi efek melancarkan peredaran darah ke seluruh tubuh. Misalnya, dengan latihan gerakan yoga.

10. Jangan sepelekan sarapan

Mereka yang terbiasa sarapan pagi, cenderung untuk tidak terserang kelelahan di siang hari.

Itulah darah rendah dan cara mengatasinya tanpa obat--obatan. 

Buah yang Baik Untuk Penderita Darah Rendah 

Selain mengikuti cara diatas anda dapat menkonsumsi buah-buahan berikut ini. 

Tahu kah anda buah apa saja untuk darah rendah yang baik dikonsumsi ? 

Inilah macam-macam buah yang baik dikonsumsi bagi penderita darah rendah.

1. Semangka

Waspada, Konsumsi Makanan ini Jadi Pemicu Terbesar Terjadinya Darah Rendahsemangka via resep.live

Semangka merupakan salah satu buah dengan kandungan air tertinggi. Kandungan air yang banyak ini dapat membantu tubuh dalam meningkatkan tekanan darah.

2. Buah bit


Waspada, Konsumsi Makanan ini Jadi Pemicu Terbesar Terjadinya Darah Rendahbuah bit via hellosehat.com

Buah bit dapat digunakan sebagai penambah darah, selain itu buah bit juga dapat membantu Anda dalam mengontrol tekanan darah.

3. Lemon


Waspada, Konsumsi Makanan ini Jadi Pemicu Terbesar Terjadinya Darah Rendahlemon via melissas.com

Lemon kaya akan vitamin C dan antioksidan, yang dapat membantu mengatur sirkulasi darah dan menjaga tekanan darah.

Makanan Apa Saja yang Membuat Darah Rendah ?

Kondisi darah rendah disebabkan oleh faktor bawaan lahir sehingga memang akan sulit untuk meningkatkan tekanan darah. 

Tapi, ada pula makanan penyebab darah rendah sehingga Anda perlu menghindarinya jika tekanan darah telah pada kadar normal atau rendah. 

Tahukah anda makanan apa saja yang membuat darah rendah

semakin menurun ? Inilah makanan yang harus dihindari bagi penderita darah rendah.

1. Mentimun


Waspada, Konsumsi Makanan ini Jadi Pemicu Terbesar Terjadinya Darah Rendahmentimun via hellosehat.com

Mentimun merupakan makanan yang bisa memicu tekanan darah menurun sehingga menjadi rendah.

Tentunya mentimun adalah pantangan bagi yang bertekanan darah rendah karena hanya baik untuk yang berdarah tinggi.

2. Mie Instan


Waspada, Konsumsi Makanan ini Jadi Pemicu Terbesar Terjadinya Darah Rendahmie instan via malangtoday.net

Hendaknya Anda mengendalikan konsumsi mie instan sebab selain tak baik untuk lambung, sifat penekan rasa lapar bisa mengakibatkan tekanan darah menjadi makin rendah.

3. Ikan Salmon


Waspada, Konsumsi Makanan ini Jadi Pemicu Terbesar Terjadinya Darah Rendahsalmon via nutririouslife.com

Untuk mengobati darah tinggi, ikan salmon memang efektif dan itu artinya ikan ini adalah penyebab darah rendah.

4. Oatmeal


Waspada, Konsumsi Makanan ini Jadi Pemicu Terbesar Terjadinya Darah Rendahoatmeal via dennys.com

Hati-hatilah bagi yang tekanan darahnya sudah tergolong normal atau rendah karena mengonsumsi oatmeal terlalu sering bisa menurunkan tekanannya lebih lagi.

5. Pisang


Waspada, Konsumsi Makanan ini Jadi Pemicu Terbesar Terjadinya Darah Rendahpisang via wanipira.com

Pisang dapat menyebabkan darah rendah kalau dikonsumsi terlalu banyak dikarenakan ada kandungan kalium tinggi di dalamnya.

Selain 5 makanan diatas ada banyak lagi makanan yang menyebabkan darah rendah, Seperti:

  • Air kelapa muda.
  • Minuman beralkohol.
  • Belimbing.
  • Tomat.
  • Blewah.
  • Melon.
  • Labu Parang.
  • Kiwi.
  • Kedelai.
  • Bayam.
  • Bawang Putih.
  • Seledri.
  • Buncis.
  • Mengkudu.
  • Jeruk.
  • Minyak zaitun.
  • Roti gandum.
  • Alpukat.
  • Kentang.
  • Susu skim yang bebas lemak.
  • Yogurt.
  • Coklat.
  • Makanan pahit.

Itulah makanan apa saja yang membuat darah rendah yang sebaiknya Anda hindari atau batasi konsumsinya apabila tekanan darah tak ada masalah atau justru sudah terlampau rendah.

Nah, itulah bahasan mengenai gejala darah rendah ,penyebab darah rendah, hingga pantangannya. Jangan lupa menerapkan cara mengatasinya di kehidupan sehari-hari Anda, ya!

SHARE ARTIKEL