10 Langkah Cerdas untuk Menghemat Gas di Rumah

Penulis Unknown | Ditayangkan 30 Nov 2017

Solusi baru buat emak-emak yang doyan masak.. Jadi betah di dapur

Gas di rumah cepat habis karena setiap hari dipakai untuk memasak. dan selalu dibuat repot dengan biaya pengeluaran dapur. 

Terutama gas. Tenang, ada cara sederhana agar gas di rumahmu bisa hemat. Dan meminimalisir biaya pengeluaran.

Mengutip info tips manfaat, Berikut beberapa langkah untuk menghemat gaas di rumah.

Baca juga : Panci di Rumah Bocor, Coba Cara Mudah Tambal Panci Bocor Cukup dengan Bungkus Penyedap Rasa

Cara Menghemat Gas di Rumah

1. Bersihkan kompor gas secara berkala

Saluran gas yang kotor mengakibatkan api yang dihasilkan tidak berwarna biru. 

Apabila api tidak biru, artinya panas yang dihasilkan tidak maksimal. 

Dengan panas yang tidak maksimal tentu saja waktu memasak bertambah lama. Dan, gas pun lebih banyak terpakai.

2. Gunakan selang gas yang baik

Gas bersifat menekan ke segala arah, itu sebabnya dibutuhkan selang yang baik, yang memiliki kemampuan menahan tekanan sebesar 500 psi.

Kemampuan menahan tekanan sebesar 500 psi ini sesuai dengan sifat menekan gas yang memang mencapai 500 psi. 

Jika selang yang kita gunakan tidak memiliki kemampuan menahan tekanan sebesar 500 psi, maka selang akan cepat kendor. 

Akibatnya gas dapat keluar melalui sela-sela selang dan gas jadi cepat habis.

3. Gunakan regulator standar

Saat ini umumnya regulator yang digunakan adalah regulator otomatis. 

Regulator otomatis memang lebih menguntungkan, sebab dapat mendeteksi jika sewaktu-waktu terjadi kebocoran gas. 

Nah, jika bepergian dalam waktu lama, sebaiknya regulator dicabut dari tabung gas, agar bisa dipastikan tidak ada gas yang keluar.

Baca jugaRumahnya Hampir Terbakar Karena Kulkasnya Meledak, Saat Dicek Ternyata 3 Benda ini Penyebabnya

4. Gunakan pengait regulator

Pengait ini ada yang berbahan plat besi dan plastik. 

Pengait yang berbahan plat besi lebih kuat, tapi tetap harus diperhatikan ketebalan plat yang digunakan. 

Plat yang cukup baik mempunyai ketebalan minimal 3 mm.

5. Gunakan perangkat masak berbahan stainless steel

Memang di pasaran banyak panci dan wajan yang berbahan aluminium yang harganya lebih murah. 

Juga yang berbahan enamel yang tampilannya lebih cantik. 

Tapi, sebenarnya kedua jenis logam tersebut bukan penghantar panas yang baik.

Penghantar panas terbaik adalah stainless steel. 

Dengan menggunakan perangkat masak berbahan stainless steel makanan akan lebih cepat matang.

Baca jugaTagihan Listrik Sering Jebolkan Dompetmu, Coba Cara Jitu ini Ampuh Turunkan Tagihan Listrik

6. Gunakan ukuran perangkat masak yang sesuai

Kalau porsi makanan yang akan dimasak kecil, jangan menggunakan panci atau wajan yang besar. 

Sebab, panci dan wajan yang besar membutuhkan waktu lebih lama untuk menjadi panas. 

Sehingga, penggunaan gas juga jadi lebih banyak.

7. Siasati dengan hal ini saat memasak daging

Bahan makanan paling boros menggunakan gas adalah daging, terutama yang bertulang seperti buntut atau iga. 

Jadi, jika kita hendak memasak daging, sebaiknya manfaatkan pressure cooker.

Sebagai perbandingan, memasak buntut atau iga sampai empuk tanpa menggunakan pressure cooker biasanya membutuhkan waktu hingga 2 jam. 

Sementara dengan menggunakan pressure cooker, 50 menit sudah empuk.

8. Ukuran api

Gunakan api dengan nyala yang tidak terlalu besar melebihi bagian atas dari penggorengan atau panci. Panas berlebih ini akan terbuang percuma.

9. Tutup panci

Ketika merebus usahakan untuk selalu menutup panci. 

Cara ini mampu mempercepat proses pematangan karena uap yang dihasilkan tidak terbuang percuma. 

Disamping nutrisi bahan pangan yang direbus tidak akan hilang.

10. Matikan sejenak

Ketika menumis sayur, matikan api pemasak ketika sayur masak setengah matang. 

Biarkan sayur tetap berada di dalam penggorengan atau panci karena proses pematangan masih akan terus berlanjut sebagai akibat panas yang tersisa dari peralatan masak.

viral minggu ini

BAGIKAN !

Jika kontent kami bermanfaat
share wa
share fb