Ringan Di Ucapkan, Nilainya Bagaikan Harta Karun Di Surga, Kenapa Tidak Banyak Orang Yang Mengamalkan ?

Penulis Penulis | Ditayangkan 23 Jul 2017

Ringan Di Ucapkan, Nilainya Bagaikan Harta Karun Di Surga, Kenapa Tidak Banyak Orang Yang Mengamalkan ?

Amalan yang sederhana ini ternyata banyak yang tidak mengetahui jika balasan yang allah berikan sungguh sangat luar biasa

"Maukah aku tunjukkan salah satu harta karun surga?"

Dari Abu Musa Al-Asy’ari sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari dan Imam Abu Dawud, Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bertanya, “Maukah aku tunjukkan salah satu harta karun surga?”

“Apa itu, wahai Utusan Allah Ta’ala?” tanya para sahabat.

“(Ialah kalimat) لاحول ولاقوة الا بالله (tiada daya dan kekuatan, kecuali atas izin Allah semata).” jawab Nabi.

Dalam riwayat lain oleh Imam An-Nasa’i, sahabat mulia Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu ditanya oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, “Maukah engkau kutunjukkan salah satu pintu surga?”

Abu Hurairah yang diridhai menjawab, “Apa itu, wahai Nabi Allah?”

Jawab manusia paling mulia itu, “(Ialah kalimat) لاحول ولاقوة الا بالله (tiada daya dan kekuatan, kecuali atas izin Allah Ta’ala semata).”

Riwayat lain oleh Imam Abu Dawud Rahimahullahu Ta’ala, Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bertutur, “Salah satu harta karun surga adalah kalimat لاحول ولاقوة الا بالله (tiada daya dan kekuatan, kecuali atas izin Allah Ta’ala semata).”

Kalimat yang disebut Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam sebagai harta karun dan salah satu pintu surga ini tidak asing di telinga kaum Muslimin. Kalimatnya ringan di lisan, mudah dihafal, dan juga diamalkan sebagai dzikir sehari-hari.

Dalam riwayat yang lain disebutkan, kalimat ini merupakan obat dari ratusan jenis penyakit. Siapa yang mengamalkannya dengan sepenuh keyakinan akan berhak mendapatkan keajaiban langsung dari Allah Ta’ala.

Kalimat agung ini termasuk dzikir secara umum yang harus terus diperbanyak di setiap waktu; pagi, siang, petang, dan malam.

Kalimat ini juga harus terus dihayati maknanya dan ditanamkan di hati, dilafalkan di lisan, dan berupaya diamalkan dalam keseharian. Kalimat ini mengandung makna bahwa semua jenis ketaatan yang dilakukan oleh seorang hamba hanya bisa terlaksana karena pertolongan dari Allah Ta’ala.

Sebaliknya, tiada satu pun orang yang terbebas dan gagal melakukan maksiat dan terhalang dari berbagai keburukan, kecuali karena mendapatkan pertolongan dari Allah Ta’ala.

BACA Kebiasaan Kurang Baik yang Dilakukan Ketika Hendak Shalat Tahajud

Terus meneruslah mengamalkan dzikir dengan kalimat ini. Dalam berdiri, duduk, dan berbaring. Sebab ketika sudah menjadi kebiasaan yang dihayati, keajaiban dari Allah Ta’ala akan dihamparkan tanpa batas.

لاحول ولاقوة الا بالله

Laa haula wa laa quwwata illa billah.
SHARE ARTIKEL