Berapa Banyak Mi Instan yang Bisa Kita Konsumsi? Ini Jawabannya!

Penulis Unknown | Ditayangkan 05 Apr 2017

Berapa Banyak Mi Instan yang Bisa Kita Konsumsi? Ini Jawabannya!

Siapa yang tak tahu dengan olahan makanan satu ini? Dengan rasa dan varian yang bermacam-macam, kemudian cara membuat yang cukup mudah bahkan bagi orang yang tak pernah mengerti tentang bahan makanan sekalipun. Benar sekali, ialah mi instan yang sudah pasti menjadi primadona tersendiri untuk orang yang terjebak dalam lapar dan butuh sesuatu untuk dimakan segera.

Baca juga : Tidur, Rambutmu Masih Basah? Haduh Sekarang Jangan Lagi Deh!

Memang, mi instan merupakan salah satu makanan favorit masyarakat Indonesia. Saat lapar melanda dan enggan repot memasak, mi instan kerap menjadi andalan. Mudah dimasak dan rasanya yang relatif enak cukup membuat makanan ini menjadi pilihan banyak orang. Namun, mi instan tetap lah makanan cepat saji yang sebaiknya tidak dimakan terlalu sering.

Lantas seberapa sering kita boleh makan mi instan? Profesor Teknologi Pangan dari Institut Pertanian Bogor, Purwiyatno Hariyadi mengatakan, mi instan termasuk ke dalam daftar makanan pokok yang mengandung nilai gizi seperti karbohidrat.

"Sama seperti nasi, mi instan merupakan sumber karbohidrat. Sehingga bisa menjadi sumber gizi. Namun sama dengan produk apa pun, makan terus menerus juga tidak baik. Nasi setiap hari saja tidak disarankan. Makan lah bervariasi dan tidak berlebihan," ucap Purwiyatno kepada Liputan6.com, di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Purwiyatno menuturkan, makanan memang perlu dimakan secara bervariasi supaya tidak bosan. Dan dari segi gizi, makanan dapat saling melengkapi. Kekurangan dari satu makanan ditutupi oleh makanan yang lain, itu lah variasi. Dari sisi nilai gizi yang dikonsumsi itu menunya, bukan jenis makanannya. Mi instan juga bisa menjadi sumber makanan yang baik.

Berapa Banyak Mi Instan yang Bisa Kita Konsumsi? Ini Jawabannya!

Baca juga : Kulit Kakimu Pecah-Pecah, Hilangkan dengan Garam dan Gula! Nggak Percaya?

Maka, menurut Purwiyatno, mi instan pun dapat dimasukkan ke dalam menu sehari-hari. Asalkan dimakan bervariasi dengan makanan lainnya. Misalnya, untuk sumber karbohidrat, hari ini makan mi, besok makan nasi, besok lagi makan kentang. Namun, tidak lupa ditambah juga sumber gizi lainnya seperti lauk pauk untuk protein, sayur dan buah untuk vitamin, dan mineral.

Bagaimana menurutmu? Hayo yang ngaku penggemar mi pasti sudah mulai lapar sepertinya. Haha.
SHARE ARTIKEL