Tetap Waspada ya Bunda! Mainan Slime, Kulit Anak Ini Melepuh dan Mengelupas

 14 Mar 2017  Penulis
Tetap Waspada ya Bunda! Mainan Slime, Kulit Anak Ini Melepuh dan Mengelupas

Kamu termasuk orang tua yang mengikuti perkemabngan mainan anak, tentu kamu tidak asing lagi dengan mainan yang sedang tren ini 'Slime'.

Mainan yang berbentuk polimer padan namun sangat elastis dan bisa berubah-ubah bentuknya ini cukup sederhana, tapi bisa membantu melatih skill motorik anak.

Tapi kamu juga harus hati-hati bunda, karena tak semua bahan Slime itu aman untuk anak-anak. Seperti yang dialami anak perempuan Deejay Jemmett berikut ini. Karena asyik mainan slime unicorn atau slime dengan warna pelangi, ia harus dilarikan ke rumah sakit karena tangannya melepuh dan mengelupas, seperti yang dilansir dari vemale.com

Tetap Waspada ya Bunda! Mainan Slime, Kulit Anak Ini Melepuh dan Mengelupas

Gadis usia 10 tahun ini bahkan dianjurkan untuk melakukan operasi oleh dokter. Ibu Deejay, Rebekha D’Stephano mengatakan dalam Manchester Evening News bahwa tangan anaknya jadi gatal-gatal dan panas, kemudian merah-merah dan melepuh seperti terbakar setelah main slime. Diketahui, ternyata mainan slime mengandung bahan kimia boraks, yang biasa digunakan mengawetkan mayat.

Tetap Waspada ya Bunda! Mainan Slime, Kulit Anak Ini Melepuh dan Mengelupas

Secara kesehatan, boraks memang jadi bahan kimia yang berbahaya. Bahan kimia yang biasa dijadikan bahan pembersih ini bisa menimbulkan iritasi, mengganggu kesuburan tubuh wanita dan bahkan bisa menyebabkan penyakit serius jika masuk ke tubuh atau kontak berlebihan.

BACA JUGA: Kasihan Gadis Ini Sudah Berusia 20 Tahun Tapi Kalau Tidur Harus Ditimang, Saat Bayi Pernah Alami Ini

Rebekha D’Stephano kini mencoba mengingatkan para ibu dan orangtua lain sehingga kejadian yang dialami anaknya tidak terjadi pada anak lainnya. Kejadian ini bisa jadi pelajaran berharga sekaligus peringatan buat para orangtua ya untuk lebih hati-hati memilih mainan untuk anak.

Jangan hanya karena sedang tren dan harganya murah, kamu jadi mengorbankan keselamatan dan kesehatan anak ya bunda.

KOMENTAR