Sering Dialami, Bagaimana Hukum Menepuk Pundak Saat Shalat?

 15 Mar 2017  Unknown
Sering Dialami, Bagaimana Hukum Menepuk Pundak Saat Shalat?

Persoalan menepuk bahu sering kita alami, baik ketika kita shalat di masjid kampung sendiri atau pun saat di masjid kampung orang atau saat bertamu. Namun, biasanya juga dilakukan oleh seseorang yang baru datang dan melihat ada yang tengah shalat sendirian kemudian bermaksud ingin bermakmum kepadanya.

Dari Ibnu Abbas ra, beliau mengatakan,

Pada suatu malam, saya menginap di rumah bibiku Maimunah, di Saya shalat bersama Rasulullah Saw. suatu malam. Setelah larut malam, Nabi Saw bangun dan berwudhu dari air yang terdapat dalam bejana yang menggantung, lalu beliau shalat. Akupun berwudhu seperti wudhu beliau, dan langsung menuju beliau dan aku berdiri di sebelah kiri beliau. Lalu beliau memindahkanku ke sebelah kanan beliau. (HR. Bukhari 138).

Baca juga : Cari Sayur Liar, Nenek Asal Malang Ini Tak Pernah Lupa untuk Bersedekah!

Tidak jarang kita jumpai seorang makmum masbuk yang menepuk pundak atau punggung orang lain yang akan dijadikan sebagai imamnya.

Lalu bagaimana hukumnya saat ada orang yang menepuk pundak orang lain tersebut?

Hukum memukulnya ditafshil sebagai berikut :

1. Mubah (boleh), kalau hanya menyentuh semata.

2. Haram, kalau mengakibatkan imam sangat terkejut.

3. Makruh, kalau mengakibatkan imam terkejut sedikit atau membuat persepsi dari orang lain bahwa menyentuh tersebut hukumnya sunah atau wajib.

4. Sunah, kalau tidak sampai menyebabkan imam terkejut atau bahkan dapat mengingatkan imam agar dia niat menjadi imam.

Sering Dialami, Bagaimana Hukum Menepuk Pundak Saat Shalat?

Baca juga : Sudah Dewasa Tapi Belum Aqiqah, Apakah Boleh? Ini Hukumnya dalam Islam!

Jelasnya dapat ditarik kesimpulan bahwa menyentuh untuk menjadi makmum atau sekedar mengingatkan untuk menjadi imam, boleh saja asal tak membuat seseorang yang disentuh tersebut terkejut hingga membuat orang tersebut menjadi tak fokus dan lupa urutan sholat. Sentuh dengan perlahan, atau bisa juga untuk mengusahakan supaya tepat waktu. (Dilansir dari laman planet merdeka)

KOMENTAR