Bertemu Ditengah Jalan, Penjual Mainan Ini Berikan Pelajaran Tak Terlupakan Pada Wanita Cantik

Penulis Penulis | Ditayangkan 23 Mar 2017

Bertemu Ditengah Jalan, Penjual Mainan Ini Berikan Pelajaran Tak Terlupakan Pada Wanita Cantik

Pelajaran hidup tentu tidak hanya didapatkan saat bersekolah maupun di sebuah perusahaan.

apapun dan siapapun bisa menjadi pengalaman hidup berharga seseorang, bahkan seorang pedagang mainan pun.

Seperti yang dirasakan oleh seorang wanita cantik berikut ini.

Kisahnya berawal saat dirinya sedang melintas di jalan.

Saat itu ia melihat sesosok pria paruh baya sedang terengah-engah sambil duduk di tepian jalan.

Kemudian Bunda Rafa menghampiri pria paruh baya yang sedang kelelahan di sisi jalan itu.

Saat ditemui, ia pun terkejut mengetahui keadaan pria paruh baya yang memasang wajah kelelahan itu.

BACA JUGA: Memberi Nafkah Istri Dan Memberikan Uang Belanja Itu 2 Hal Yang Berbeda Loh Akhi

Rupanya pria paruh aya yang mengenakan topi itu sedang mengalami keram kaki akibat berjalan kaki cukup jauh.

Pria paruh baya yang diketahui bernama Herman itu berjalan kaki menarik gerobak yang didalamnya terisi mainan dagangannya.

Dengan mengenakan sandal capit yang sudah tidak lagi bagus itu Herman masih bersemangat utuk mencari nafkah yang halal dilansir dari tribunnews.com.

Meski keadaanya tidak begitu lagi kuat namun ia masih berupaya mencari nafkah dan tidak mengemis.

Apa yang dilakukan oleh Herman itu pun memberikan pelajaran bagi Bunda Rafa.

Kisah pertemuan dengan Herman itu pun diposting pada 5 Februari 2017 oleh akun facebook Bunda Rafa.

"Dia telah menyadarkan saya apa arti hidup, Dia telah menyadarkan kan saya penting nya selalu bersukur dengan apapun keadaan kita, sosok bapak yg tidak akan pernah saya lupakanMudah-mudahan saya bisa bertemu lagi" kutipan dari postingan Bunda Rafa.Bukan hanya itu, akun facebook Bunda Rafa pun menceritakan kisah pria paruh baya tersebut saat mencari nafkah dibawah panasnya terik matahari.berikut kutipan postingan yang dibagikan oleh pemilik akun Bunda Rafa.'Ketika saya merasa masih kurangDiluar sana ada orang yang lebih kekurangan,Ini adalah sosok pak herman yg saya jumpai hari iniTergeleletak di tengah jalan sambil menahan rasa sakit kakinya karena kramMeskipun kekurangan tp dia tetap berusaha mencari berkah yg halal tampa harus minta dikasihani orang lain apalagi harus mengemisSepanjang jalan menarik gerobakHanya berjalan kaki beralaskan sandal yg sudah rusakSambil menahan panas terik matahariTanpa mengeluh akan kelelahanyaSampai ahirnya terjatuh ditepi jalan karena lelah nyaMeneteskan air mata menahan rasa sakitnyaDia telah menyadarkan saya apa arti hidupDia telah menyadarkan kan saya penting nya selalu bersukur dengan apapun keadaan kitaSosok bapak yg tidak akan pernah saya lupakan".

SHARE ARTIKEL