3 Tips Bagi Orang Tua Agar Anak Tidak Kecanduan Internet

 26 Mar 2017  Cang Karna
3 Tips Bagi Orang Tua Agar Anak Tidak Kecanduan Internet

Internet memang memudahkan kita beraktivitas, berbagi informasi serta membantu menghubungkan antarmanusia di belahan bumi yang berbeda. Di sisi lain, internet juga menimbulkan sikap addict (kecanduan) pada indvidu yang tidak bisa mengelola waktu dan dirinya dengan baik.

Contoh, ada remaja yang menghabiskan waktu hanya untuk berkutat di jejaring sosial atau game online. Akibatnya waktu untuk belajar atau bercanda dengan keluarga hilang karena lebih menikmati “hidup” di dunia maya.

Jejaring sosial rentan dengan tindak kejahatan. Di media massa dipostkan, beberapa kasus remaja putri hilang karena menjalin hubungan khusus dengan teman di jejaring sosial yang belum pernah dikenal sebelumnya, na’udzubillahi mindzalik.

Penting untuk membimbing anak remaja Anda memahami dan bijak menggunakan internet. Jangan melarang, ajak dia berdiskusi agar dia memahami segala resiko bila kecanduan internet. Akan lebih baik ketika remaja sudah paham, sehingga dia bisa mengontrol dirinya sendiri. Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan orangtua untuk membantu menghindarkan anak remaja dari bahaya kecanduan internet.

BACA JUGA : Inilah Kedahsyatan Orang yang Membaca Istighfar 100 Kali Dalam Sehari

Beberapa cara yang bisa dilakukan:

1. Ajari mereka untuk membuat targetan waktu ketika membuka internet.

Berikan pemahaman bahwa dengan begini, mereka akan terlatih dengan manajemen waktu yang lebih efektif dan tidak menggunakan internet untuk hal-hal yang kurang bermanfaat.

2. Ajari mereka untuk menggunakan internet dan ponsel dengan lebih produktif.

Misal, gunakan jejaring sosial hanya untuk memberikan informasi atau menuliskan kata-kata positif yang dapat membangkitkan motivasi teman yang membacanya.

Berikan pengertian tentang jejaring sosial, dan tekankan untuk jangan pernah menerima ajakan orang yang baru kamu kenal di jejaring sosial untuk bertemu.

3. Asah kepekaannya dengan lingkungan sekitar.

Ajak ia berinteraksi dengan teman-temannya alih-alih sibuk bermain media sosial saja, dan dekatkan ia dengan kegiatan-kegiatan positif yang bermanfaat bagi orang lain.