Miris! Di Kebun Binatang Bandung, Beruang Madu Kurus ini Memohon-mohon untuk Dilempari Makanan Oleh Pengunjung

Penulis Cang Karna | Ditayangkan 19 Jan 2017

Miris! Di Kebun Binatang Bandung, Beruang Madu Kurus ini Memohon-mohon untuk Dilempari Makanan Oleh Pengunjung

Baru-baru ini Kebun Binatang Bandung menjadi barang perbinccangan media asing. Adalah media Dailymail pada Selasa 17 Januari 2017, yang memberitakan soal rekaman beruang madu di Kebun Binatang Bandung tengah memohon-mohon meminta makanan kepada pengunjung.

Dalam video yang diunggah tersebut, beruang madu tersebut nampak kurus kering. Tak cuma itu, sejumlah luka tampak terlihat di tubuhnya.

Dalam video berdurasi 1 menit tersebut, terlihat sejumlah pengunjung melemparkan kue, permen dan biskuit ke kandang.

Saat ini sudah muncul sebuah petisi online yang meminta Wali Kota Ridwan Kamil untuk menutup kebun binatang tersebut untuk selamanya.

BACA JUGA : Diberi Paha Ayam, Anjing Ini Tiba-tiba Lari. Saat Diikuti, Yang Terjadi Benar-benar Mengharukan

Scorpion, kelompok pemantau perdagangan satwa liar, mengirim tim investigasi ke lokasi. Alhasil mereka merekam beruang kelaparan yang berdiri dan memohon untuk diberi makanan.

Dikutip dari Merdeka, Direktur Scorpion, Gunung Gea mengungkapkan "Ketika tim saya mengunjungi kebun binatang pekan lalu tidak ada rumput atau pohon hidup di lantai kandang mereka".

"Kami melihat beruang itu makan kotoran sendiri tapi ketika kami menghubungi petugas kebun binatang mereka mengatakan kepada kami beruang itu sedang diobati dan kami tidak diperbolehkan untuk melihatnya". tambahnya

Aktivis hewan Tori Hollingsworth begitu marah dengan video beruang madu kelaparan tersebut. Dia memutuskan untuk membuat sebuah petisi yang hingga kini sudah ada 12.000 tanda tangan buat menuntut kebun binatang itu ditutup.

"Video ini menunjukkan bagaimana beruang madu segera pergi setelah potongan-potongan kecil makanan yang dilemparkan ke arah mereka. Mereka berdiri di atas dua kaki mereka dan memohon untuk lebih di saat yang benar-benar memilukan," katanya.

"Makhluk cantik seharusnya tidak diperbolehkan untuk menghabiskan satu hari lagi di fasilitas ini mengerikan di mana mereka dipaksa untuk hidup di antara dinding beton, dengan tidak ada tempat tinggal yang layak dan benar-benar tidak ada makanan dan air," tutupnya.

simak videonya berikut:

SHARE ARTIKEL