Gara-gara Ada Razia, Seorang Anak Tega Tinggalkan Ibunya yang Sakit di Jalan. Miris!

Penulis Unknown | Ditayangkan 25 Jan 2017

Dalam kondisi sakit, seorang ibu bernama Julaekhah (59) ditinggalkan anaknya di pinggir jalan dekat kantor BPD Pekalongan, Jawa tengah, Senin (23/1). Hal tersebut dilakukan anaknya karena waktu itu polres Pekalongan sedang melakukan operasi kendaraan.

Gara-gara Ada Razia, Seorang Anak Tega Tinggalkan Ibunya yang Sakit di Jalan. Miris!

BACA JUGA: Alasan Dibangunnya "Kebun Binatang Manusia" di China Ini Ternyata Memiliki Maksud yang Mendalam

Dikutip dari tribunnews, melihat sang ibu berjalan sendiri, polisi kemudian menghampiri dan menanyai Julaekhah. Ibu tersebut mengaku akan ke dokter praktik di daerah Kraton, Kota Pekalongan.

Kasat Lantas Polres Pekalongan Kota AKP Sugianto kemudian menggandeng Julekhah masuk ke dalam halaman kantor BPD. "Mau ke dokter praktik, tapi ada cegatan (razia). Saya diturunkan anak saya di pinggir jalan, lalu anak saya pergi. Saya cari-cari tidak ketemu," kata Julekhah.

Anak Julekhah yang mengendarai sepeda motor diduga menurunkannya di jalan karena takut ada razia polisi. Ia tidak melengkapi surat surat berkendara.

Mendengar cerita Julekhah, Sugianto memerintahkan dua anak buahnya untuk mencari anak Julekhah. Karena anak tersebut tak ditemukan, Sugianto memerintahkan anggotanya mengantar Julekhah ke dokter hingga ke rumahnya di daerah Tirto, Kabupaten Pekalongan.

"Anggota kami perintahkan untuk antar ke dokter berobat hingga antar ke rumahnya," kata Kepala Polres Pekalongan Kota AKBP Enrico Silalahi yang saat itu memimpin razia.

Enrico mengatakan, razia ini merupakan kegiatan rutin yang ditingkatkan. Selain menjaring pelanggar lalu lintas, razia ini juga untuk mempersempit ruang narapidana LP Nusakambangan yang melarikan diri.

Duh.. jangan sampai kita melakukan ini kepada orang tua ya, apalagi ibu. Hukuman Allah lebih kejam daripada hukuman polisi.

SHARE ARTIKEL