Astagfirullah! Begini Keadaan Jenazah Orang yang Tak Mau Shalat Semasa Hidupnya

Penulis Dzikir Pikir | Ditayangkan 19 Nov 2016

Astagfirullah! Begini Keadaan Jenazah Orang yang Tak Mau Shalat Semasa Hidupnya
Ilustrasi pemakaman jenazah

Begitu banyak ancaman, siksaan, kehinaan yang Allah berikan bagi orang-orang yang tidak mau bersujud kepada Allah dan termasuk orang-orang yang lalai dalam sholatnya.

Firman Allah dalam Q.S Al-Ma’un ayat: 4-5 yang artinya

“Maka celakalah bagi orang-orang yang shalat, (yaitu) orang-orang yang lalai terhadap shalatnya“.

Suatu kisah nyata yang ditulis oleh saat Saad Saefullah, dikutip dari islampos.

Saat perang teluk berlangsung, aku sedang berada di Mesir dan sebelum perang meletus, aku sudah terbiasa menguburkan mayat di Kuwait yang aku ketahui dari masyarakat setempat. Salah seorang familiku menghubungiku meminta agar menguburkan ibu mereka yang meninggal.

Kami buka lubang masuknya dan kami turunkan dari pundak kami. Namun tiba-tiba jenazahnya terlepas dan terjatuh ke dalam dan tidak sempat kami tangkap kembali hingga aku mendengar dari gemeretak tulangnya yang patah ketika jenazah itu jatuh. Aku melihat ke dalam ternyata kain kafannya sedikit terbuka sehingga terlihat auratnya. Aku segera melompat ke jenazah dan menutup aurat tersebut.

Baca Juga : Pejabat ini Adzan Merdu Saat Pidato, Anggota Rapat Non Muslim Kocar Kacir Keluar

Lalu dengan susah payah aku menyeretnya ke arah kiblat dan aku buka kafan di bagian mukanya. Aku melihat pemandangan yang aneh. Matanya terbelalak dan berwarna hitam. Aku menjadi takut dan segera memanjat ke atas dengan tidak menoleh ke belakang lagi.

Setelah sampai di apartemen, aku menghubungi salah seorang anak perempuan jenazah. Ia bersumpah agar aku menceritakan apa yang terjadi saat memasukkan jenazah ke dalam kuburan. Aku berusaha untuk mengelak, namun ia terus mendesakku hingga akhirnya terpaksa harus memberitahukannya.

Ia berkata, “Ya Syaikh (panggilan yang sering diucapkan kepada seorang ustadz-red), ketika anda melihat kami bergegas keluar dikarenakan kami melihat wajah ibu kami menghitam, karena ibu kami tidak pernah sekalipun melaksanakan shalat dan meninggal dalam keadaan berdandan.”

Kisah nyata ini menegaskan bahwa Allah SWT menghendaki agar sebagian hamba-Nya melihat bekas Su-ul khatimah hamba-Nya yang durhaka agar menjadi pelajaran bagi yang masih hidup. 
Sesungguhnya yang demikian itu merupakan pelajaran bagi orang-orang yang berakal.

Jika kita tidak melaksanakan kewajiban yang diberikan oleh Allah kepada kita, berarti kita masih mengingkari nikmat-nikmat yang telah dilimpahkan mulai dari nafas dan kesehatan ini serta segala bentuk kesempurnaan kita sebagai manusia.
SHARE ARTIKEL