Reporter Ini Nekat Siaran Langsung Di Dalam Liang Lahat, Akibatnya Ini Yang Terjadi…

Penulis Dzikir Pikir | Ditayangkan 12 Jul 2016
Reporter Ini Nekat Siaran Langsung Di Dalam Liang Lahat, Akibatnya Ini Yang Terjadi…
Reporter Express News Siaran Langsung Dari Liang Lahat (Times Of India)
Suatu proses pemakamam yang sakral dinodai oleh salah satu media. Media tersebut mengijinkan reporternya untuk siaran langsung dari liang lahat pada suatu proses pemakaman. Proses siaran langsung proses pemakaman seorang tokoh masyarakat memanglah sudah biasa untuk kita sama-sama saksikan secara langsung ataupun melalui televisi. Tetapi reporter ini siaran langsung dari dalam liang lahat.

Itulah yang dilakukan seorang reporter televisi Pakistan, Express News, pada saat pemakaman filantropis, Abdul Sattar Edhi. Reporter televisi asal Pakistan tersebut melakukan sebuah laporan langsung dari liang lahat sebelum jasad Sattar dimaskukkan kedalam nya.

Foto reporter tersebut tersebar luas di dunia maya. Dengan cepat menjadi viral dan jadi trending topik perbincangan para user media sosial, khusus nya di negaranya (Pakistan).

Stasiun televisi Express News boleh boleh saja bangga dengan kesempatan yang diberikan untuk melakukan liputan langsung. Tetapi ternyata liputan ini mendapat berbagai hujatan dari banyak kalangan.

Banyak yang mempertanyakan etika liputan berita tersebut. Siaran langsung tersebut dinilai tidak pantas untuk dilakukan, sebagian besar lagi menyebutnya sebagai aksi memalukan.

“Reporter berada di kuburan Edhie sebelum dia. Bisakah si idiot ini dilempar ke rumah sakit jiwa,” demikian tulis Nadeem Farooq Paracha melalui akun Twitter @NadeemfParacha.

Setelah mendapat berbagai hujatan dan juga menjadi viral di dunia maya, akhirnya Express News meminta maaf. Direktur Eksekutif News media, Fahd Husein, mengakui satu dari empat reporternya memang melakukan siaran langsung di dalam liang lahat Sattar Edhi.

Baca Juga : Astagfirullah, Video Hot Prilly Latuconsina Tidur Sama Cowok Sambil Minum Beredar…

“Tayangan itu melanggar etika sosial dan jurnalistik dan seharusnya tidak disiarkan langsung. Kami melakukan tindakan sebagai tanggung jawab atas kejadian itu,” tulis Husain melalui akun Twitter @Fahdhusain.

Sattar Edhi adalah seorang tokoh masyarakat Pakistan yang mendirikan lembaga amal paling besar di negeri itu, Edhi Foundation. Telah banyak membantu orang yang mengalami kesusahan.

Edhi Foundation ini tak hanya memberikan bantuan di Negeri itu saja (Pakistan). Melainkan juga ke berbagai negara, mulai dari Bangladesh, Afganistan, Iran, Sri Lanka, Kroasia, Indonesia, dan bahkan Amerika Serikat saat negeri paman sam di landa oleh badai Katrina beberapa waktu yang lalu. Dan Sattar Edhi meninggal pada Jumat pekan lalu.
Sungguh tak terpuji ya tindakanya.
SHARE ARTIKEL