“Heboh” Soal Ujian Murid 6 Tahun Yang Bikin Pusing? Apa Jawaban Anda?

Penulis Dzikir Pikir | Ditayangkan 15 Jul 2016
“Heboh” Soal Ujian Murid 6 Tahun Yang Bikin Pusing? Apa Jawaban Anda?
Soal ujian yang punya jawaban lebih dari 1
Sebenarnya sudah sering kita mendapat berita tentang soal ujian murid SD yang biasanya bikin geleng-geleng kepala karena, 1. Kocaknya para murid ini dalam menjawab pada soal esai, 2. Karena pertanyaan yang mempunyai lebih dari satu jawaban pada soal pilihan ganda. Kali ini ada sebuah soal ujian yang dirancang untuk murid tahun Kedua (sekitar usia 6 tahun) membuat para orangtua bingung kepala.

Dalam soal tentang ejaan, tanda baca dan tata bahasa itu, murid-murid hanya perlu memberi centang pada jawaban yang benar.

Namun ketika membaca salah satu soal dan pilihan yang harus dicentang, murid-murid, bahkan para orang tua sekalipun, akan bingung menjawabnya.

Soalnya seperti ini:

Centang kata yang tepat untuk melengkapi kalimat di bawah ini.

Kami akan pergi ke bioskop _____ taman hari ini?

Pilihan jawaban dari soal tersebut terdiri dari 'atau', 'tapi' dan 'dan'. Mungkin kita bisa menyingkirkan kata 'tapi', karena jika dimasukkan, arti kalimatnya menjadi janggal.

Namun jika kita masukkan 'dan' atau 'atau' maka kalimat itu akan terdengar masuk akal. Yang menjadi masalah di sini adalah, beberapa murid yang menjawab 'dan' tetap disalahkan.

Baca Juga :

Salah satu orang tua murid yang protes adalah Fiona Pullen yang mengungkapkan kekesalannya di Twitter.

"Lagi-lagi ujian yang tak masuk akal. Putriku di kelas Tahun Kedua disalahkan karena menjawab 'dan'. Sekolah ini dibayar mahal untuk mengadakan ujian ini. Seharusnya kalian memeriksa soal-soal secara lebih teliti. Aku tidak menyalahkan para guru - putriku hanya mengikuti skema soal."

Pullen kemudian bertanya kepada Sekretaris Pendidikan Inggris, Nicky Morgan, dengan mengirim tweet kepadanya.

"Bisakah Anda tunjukkan mengapa jawaban 'dan' salah?"

Sampai saat ini Morgan belum memberikan jawaban kepada Pullen. Namun seorang netizen mencoba meredam ketegangan dengan membuat lelucon tentang jawaban 'dan' yang dianggap salah.

"@fiona752 @MichaelRosenYes Tapi pergi ke bioskop 'dan' ke taman dalam satu hari membuat putri Anda tidak punya waktu untuk belajar ujian ini," tulis @acolourfulgirl.

Sementara kampanye Let Our Kids Be Kids menyuarakan keprihatinan terhadap sistem pendidikan yang lebih mementingkan hasil ujian dan rangking, daripada sistem pembelajaran yang menyenangkan bagi pelajar.

Bila anda akan menjawab apa? Jangan tapi yaa! Memang soal tersebut memungkinkan bila dijawab dengan kata penghubung ‘dan’ ataupun ‘atau’.
SHARE ARTIKEL