Subhanallah Al Qur`an Terbesar Di Solo Pernah Di Tawar Senilai Rp.1,2 Milyar, Butuh 3 orang untuk membukanya

Penulis Penulis | Ditayangkan 11 Jun 2016
Subhanallah Al Qur'an Terbesar Di Solo Pernah Di Tawar Senilai  Rp.1,2 Milyar, Butuh 3 orang untuk membukanya

Sebuah Alquran berukuran besar yakni panjang 2 meter, lebar 1,2 meter serta tebal 20 sentimeter, disimpan di pondok pesantren (Ponpes) Ta'mirul Islam, Kampung Tegalsari RT 02 RW 01, Kelurahan Bumi, Laweyan, Solo. Tak hanya itu, Ponpes yang ada di Jalan KH Samanhudi No 33 ini juga menyimpan sebuah Alquran lainnya yang berukuran lebih kecil, yakni panjang 1 meter, lebar 65 sentimeter dan memiliki ketebalan 14 sentimeter.

Kitab suci umat Islam tersebut dibungkus kain mori pada bagian luarnya itu merupakan Alquran kuno. Alquran dengan sampul dari bahan kulit dicampur dengan kertas karton itu, disimpan rapi di rumah pengasuh Ponpes yang berada dalam satu kompleks. Kertas utama lembaran Alquran berbahan kertas karton. Untuk membawa atau memindahkan dan membuka Alquran itu dibutuhkan minimal 3 orang, karena ukurannya terlalu besar dibandingkan Alquran biasa.

Baca Juga : Bagaimana Jika Terlanjur Memiliki Tanda Hitam di "Jidat "

Sangat disayangkan, dalam Alquran itu tidak tercantum nama penulis dan tahun pembuatannya. Namun Alquran kuno itu diperkirakan sudah berusia ratusan tahun. Alquran tersebut murni dari tulisan tangan dan bukan hasil cetakan penertiban.

"Alquran di Ponpes kami itu usianya sangat tua, mungkin sudah ratusan tahun. Alquran itu merupakan warisan keluarga dan ditugasi untuk merawatnya," ujar Pimpinan Ponpes Ta'mirul Islam, Muhammad Ali Nahar Assyafi'i kepada wartawan, Sabtu (11/6).

Menurut lelaki yang akrab disapa Abah Ali, Alquran kuno tersebut ditulis tangan dengan menggunakan tinta berwarna hitam. Sedangkan batas penomoran ayat digunakan warna tinta kuning keemasan. Ayat Alquran sebanyak 30 juz itu ditulis oleh satu orang. Meskipun kertasnya sudah tampak kusam, namun masih bisa dibaca dengan baik.

Dia menambahkan, Alquran terbesar di Solo tersebut pernah ditawar oleh orang Malaysia senilai Rp 1,2 miliar pada 2014. Namun karena bersejarah dan merupakan warisan keluarga yang harus dijaga, dia tidak melepasnya. Abah Ali mengatakan saat ini di Kota Solo hanya ada satu kitab Alquran yang besarnya seukuran dengan miliknya, yakni yang disimpan di Masjid Fatimah, Jalan Dr Radjiman.

"Dulu belum ada percetakan sehingga umat Islam mendokumentasikan ayat Alquran dengan kertas besar dan ditulis tangan. Alquran ini merupakan bukti penyebaran Agama Islam di Laweyan Solo," pungkasnya.

viral minggu ini

BAGIKAN !

Jika kontent kami bermanfaat
share wa
share fb