Video : Adu Mulut Dengan Polisi Pengguna Motor Tidak Terima Ditilang Hanya Karena...

 31 May 2016  Penulis
Video : Adu Mulut Dengan Polisi Pengguna Motor Tidak Terima Ditilang Hanya Karena...

Lagi-lagi beredar video mengenai polisi yang menilang seorang pelanggar lalu lintas, video yang berdurasi kurang dari 3 menit ini memperlihatkan seorang polisi yang tidak di ketahui namanya sedang mencatat atas pelanggaran yang di lakukan pengguna motor.

dari video yang di unggah oleh team wajibbaca di ketahui seorang pelanggar lalu lintas ini di tilang akibat kaca spion yang terdapat pada motor hanya berjumlah satu. seperti yang tertulis di undang-undang untuk setiap peraturan bagi pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat berbunyi sebagai berikut  :

Pasal 285

(1) Setiap orang yang mengemudikan Sepeda Motor di Jalan  yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan  yang meliputi kaca spion, klakson, lampu utama, lampu  rem, lampu penunjuk arah, alat pemantul cahaya, alat  pengukur kecepatan, knalpot, dan kedalaman alur ban

sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (3) juncto  Pasal 48 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana  kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling  banyak Rp250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu  rupiah).

(2) Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor  beroda empat atau lebih di Jalan yang tidak memenuhi  persyaratan teknis yang meliputi kaca spion, klakson,  lampu utama, lampu  mundur, lampu tanda batas  dimensi badan kendaraan, lampu gandengan, lampu  rem, lampu penunjuk arah, alat pemantul cahaya, alat  pengukur kecepatan, kedalaman alur ban, kaca depan,

spakbor, bumper, penggandengan, penempelan, atau  penghapus kaca sebagaimana dimaksud  dalam Pasal 106  ayat (3) juncto Pasal 48 ayat (2) dipidana dengan pidana  kurungan paling lama 2  (dua) bulan atau denda paling  banyak Rp500.000,00 (lima ratus ribu rupiah).

namun entah apa yang menjadi penyebabnya pengguna motor ini ngotot kalau ia tidak bersalah dengan alasan surat-surat dan kelengkapan berkendara sudah ia bawah, hingga polisi yang terlihat marah menghempaskan handphone yang ia gunakan untuk merekam perilaku polisi.