HOT NEWS !! Sempat bikin geger dunia maya, ternyata kasus ini Hoax dan Memojokkan polisi Begini Kejadian Sebenarnya

 19 May 2016  Penulis
HOT NEWS !! Sempat bikin geger dunia maya, ternyata kasus ini Hoax dan Memojokkan polisi Begini Kejadian Sebenarnya

Sempat bikin geger dunia maya, ternyata kasus ini Hoax dan memojokkan polisi... berikut kejadian yang sebenarnya. Seorang pengendara motor bernama Wisnuhandy Widyoastono meminta maaf atas dugaan pemukulan yang kabarnya dilakukan tiga oknum anggota polisi lalu lintas dari Polres Tangerang.

Pria yang sudah mem-posting insiden yang dialaminya di Perempatan Duren, Kampung Sawah, Ciputat, Tangerang Selatan akhirnya mau menemui tiga aparat kepolisian itu dengan bantuan pihak ketiga.

"Ada pihak ketiga yang mempertemukan Kasat Lantas, ketiga anggota yang dimaksud dan yang bersangkutan. Sudah clear, yang bersangkutan sudah minta maaf," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Awi Setiyono kepada wartawan,

Meski peristiwa yang dituliskan Wisnu di laman Facebook-nya tak sesuai dengan kenyataan. Namun, Awi mengaku pihaknya enggan membawa masalah tersebut ke ranah pidana.

BACA JUGA :

  1. HEADLINE NEWS "Rilis 3 Wajah Pelaku Pembunuhan Sadis Dengan Gagang Cangkul"
  2. NGAKAK !!! Ini Dia Penjual Hijab di Tanah Abang yang Bikin Heboh Masyarakat Jakarta
  3. Jangan Tertiipu Dengan Wajahnya yang Imut dan Chubby, Ternyata Profesinya Adalah Sebagai...

"Sementara tidak melaporkan dia. Polantas juga tidak akan membawa masalah ini ke ranah UU ITE," ujar Awi. Awi membeberkan kejadian yang sebenarnya, di mana tiga Polantas tengah melakukan pengaturan sebab lalu lintas di sekitar lokasi macet total.

Kemudian, motor yang dikendarai Wisnu menyerobot kendaraan lain. Polisi pun menghentikan pria tersebut sekaligus menanyakan surat-surat. Namun, ia justru malah bertindak kasar dan memarahi tiga polisi tersebut.

"Bahwasanya yang bersangkutan ini saat terjadi kemacetan dia menyerobot kendaraan lain. Makanya polisi memberhentikan yang bersangkutan kemudian dipinggirkan. Lalu, ia malah mengucapkan kata-kata kotor ke polisi mengaku-ngaku sebagai keluarga polisi bahkan mengaku sebagai media. Ya anggota juga kan manusia biasa. Dia sudah berdiri lama di situ," ujar Awi.

Dengan adanya kasus ini, sebagai pengguna Sosmed kita harus lebih hati-hati sebelum melempar hujatan.