HEBOH !! Tangan Tidak DiBorgol Dan Asik Selfie, Terdakwa Kasus Pelecehan Seksual

 24 May 2016  Penulis
HEBOH !! Tangan Tidak DiBorgol Dan Asik Selfie, Terdakwa Kasus Pelecehan Seksual

Saipul Jamil, terdakwa pelecehan seksual anak di bawah umur, diperlakukan berbeda saat menjalani persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara. Berbeda dengan tahanan lainnya, penyanyi dangdut itu tidak dibogorgol saat turun dari mobil tahanan menuju ke sel sementara di pengadilan. Saipul tampak bebas melenggang ke pengadilan bagaikan selebriti. Bukan hanya itu, ia juga bebas foto-foto selfie dengan pendukung dan kuasa hukumnya di ruang persidangan. Kuasa hukum Saipul, Kasman Sangaji, mengatakan bahwa pihaknya sudah memohon kepada majelis hakim agar Saipul diberikan kelonggaran untuk tidak diborgol seperti tahanan lainnya. Menurut Kasman, Saipul yang sering disorot media itu membutuhkan ruang gerak yang cukup untuk menjawab setiap pertanyaan, yang diajukan media

Baca Juga : NAAS ! Banyak Orang "Menangisinya", Lihat Apa yang terjadi Pada Truk Ini, TRAGIS !!!

Pelecehan hukum

Aksi Saipul ini dikritik pemerhati anak. Ketua Komnas Perlindungan Anak (PA) Arist Merdeka Sirait menilai, aksi Saipul tersebut melecehkan persidangan dan hukum. Saipul dinilai tak pantas mendapat perlakuan istimewa. Ia harus diperlakukan sama seperti tahanan lain. “Pelecehan terhadap persidangan dan hukum yang terjadi dan itu dibiarkan jaksa dan penegak hukum lainnya,” kata  Arist saat dihubungi Kompas.com di Jakarta, Senin (23/5/2016).

Baca Juga : Beredar Foto Cantik Eno Parinah, Sebelum Kejadian Tragis Menimpannya .. MIRIS !!

Sama seperti Arist, Komisi Kejaksaan Ferdinand T Andi Lolo meminta Saipul tetap diborgol. Tak peduli latar belakang Saipul, menurut dia, peraturan harus tetap dilakukan. “Kan ada aturan dan peraturan di pengadilan, semua harus diperlakukan sama dan kalau standar keamanan diborgol, ya diborgol,” kata Ferdinand. Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Utara Agung Dipo tak serius menanggapi perlakuan berbeda terhadap Saipul. “Tanya hakim,” kata Agung singkat.