Pria Anti-Islam Ini Sangat Ngotot Siarkan Kartun Nabi Muhammad di TV

Penulis Unknown | Ditayangkan 05 Jun 2015



Seorang pria yang merupakan politisi dan juga dikenal sebagai sosok Konservatif Belanda, Geert Wilders berencana untuk menyiarkan gambar kartun Nabi Muhammad di salah satu stasiun televisi Dutch Television. Untuk menyiarkan kartun tersebut, ia menggunakan jam siaran yang telah disediakan khusus bagi partai politik.
Pria Anti-Islam Ini Sangat Ngotot Siarkan Kartun Nabi Muhammad di TV

Pria yang juga seorang pengacara Anti-Islam ini sempat mengklaim rencananya membuat pameran kartun Nabi Muhammad telah mendapat dukungan dari Parlemen Belanda. Namun nyatanya, belakangan sidang Parlemen menyatakan menolak ide tersebut dan menyatakan sebagai bukan bagian dari representasi politik Belanda.

Meski ditolak, tak membuat Wilders lantas mengurungkan niatnya itu. Ia tetap ngotot akan melakukan apa yang menjadi keinginannya tersebut. Ia akan membuat siaran tersebut beberapa minggu ke depan, setelah dia tidak lagi menjadi anggota parlemen.

Pengelola lembaga penyiaran Dutch Television tidak sanggup menolak rencana Wilders. Ini lantaran jam siaran yang tersedia sudah menjadi hak milik masing-masing partai politik.

Pernyataan ini dikeluarkan Wilders beberapa minggu setelah insiden penyerangan kontes kartun Nabi Muhammad di Garland, Texas. Saat kontes berlangsung, Wilders sempat berada di sana sebagai kandidat penerima penghargaan.

Insiden terjadi beberapa saat usai Wilders meninggalkan lokasi. Dua pelaku dilumpuhkan oleh kepolisian setempat.
Pria Anti-Islam Ini Sangat Ngotot Siarkan Kartun Nabi Muhammad di TV

Wilders merupakan politisi yang hidup di bawah pengawasan pihak keamanan selama 24 jam penuh sejak 2004. Ini lantaran dia kerap mendapat ancaman pembunuhan karena kerap berpidato menebarkan kebencian.

Wilders juga sempat ditahan akibat pidato-pidatonya dan dibebaskan pada 2011. Bukannya kapok dan berhenti, tetapi dia masih terus mendapat gugatan karena memimpin unjuk rasa dengan meneriakkan kebencian terhadap Islam.

"Jika kita katakan 'Ini menyinggung, maka mari tidak kita lakukan', kemudian kita mengirim isyarat kepada orang-orang yang ingin masuk ke acara di Texas... bahwa kita diintimidasi, yang membuat kita ketakutan," ujar Wilders.

Atas aksinya itu, Wilders memicu kemarahan Muslim dunia. Ia menyinggung perasaan umat Islam karena membuat film pendek yang menunjukkan ayat-ayat Alquran untuk menggambarkan kejahatan dan terorisme.


SHARE ARTIKEL