Kisah Tragis Dibalik Sosok Sinchan yang Nakal dan Ceria

Penulis Unknown | Ditayangkan 15 Jun 2015



Siapa yang tidak mengenal film animasi dari Jepang yang juga sangat populer di Indonesia berjudul Crayon Sinchan. Film animasi ini selalu menemani hari minggu pagi kita dengan cerita-cerita lucunya. Sosok Sinchan sangat populer dengan kenakalan dan tingkahnya yang kocak, dan juga menjengkelkan. Namun, tak bisa dipungkiri jika sosok Sinchan adalah sosok yang lucu dan selalu ceria yang bisa membuat penonton selalu merasa terhibur.
Kisah Tragis Dibalik Sosok Sinchan yang Nakal dan Ceria

Sinchan dikenal sebagai seorang anak laki-laki yang masih duduk di bangku taman kanak-kanak kelas bunga Matahari. Ia selalu membuat ulah karena kenakalannya dan tak jarang membuat orang-orang di sekitarnya menjadi repot, termasuk orang tua, guru-guru di sekolahnya, dan juga teman bermainnya.

Selain nakal, Sinchan juga seorang anak yang gemar sekali merayu gadis-gadis cantik yang usianya lebih tua darinya. Tak pelak jika Sinchan menjadi anak yang sangat genit yang secara logika hal ini tidak mungkin terjadi pada anak seumurannya yang bisa melakukan hal-hal tersebut, seperti misalnya dalam hal merayu wanita.

Film animasi yang sebenarnya dikhususkan anak-anak ini dianggap memiliki nilai-nilai negatif di dalamnya. Tak heran jika banyak orang tua yang melarang anak-anaknya menyaksikan acara kartun ini.

Sepintas Sinchan juga mengajarkan anak-anak untuk selalu hidup ceria, bergembira, dan selalu bisa bangkit dari kesedihan yang ada di kehidupan mereka. Namun, ternyata dibalik sosok Sinchan yang ceria yang selalu kita lihat dalam Crayon Sinchan ternyata memiliki kisah yang tragis di dalamnya. Bagaimana kisahnya?

Crayon Sinchan pernah menjadi topik hangat di Jepang yang menjadi perbincangan banyak otaku dan netizen. Mengenai anime ini yaitu berasal dari sebuah urban Legend. Crayon Sinchan ternyata merupakan sebuah imajinasi yang berasal dari ibunya sendiri, Misae Nohara. Rumor ini ternyata didasarkan dari Sinchan yang berusaha menolong adiknya yang bernama Himawari yang pada saat itu akan mengalami sebuah kecelakaan tertabrak mobil. Sinchan tidak berhasil menolong Himawari, melainkan keduanya meninggal secara bersama-sama dalam kecelakaan tersebut.

Ibu Sinchan yang mengetahui hal yang menimpa kedua anaknya itu merasa begitu terpukul dan sangat sedih hingga membuat dirinya mengalami depresi berat dan menulis sebuah kisah bahwa keduanya masih hidup hingga sekarang dengan sebuah crayon milik Sinchan di dalam buku diarinya. Tentu saja kisah tragis tersebut menjadi sebuah goresan luka yang mendalam mengingat Sinchan merupakan sosok yang selalu ceria ternyata memiliki kisah yang tragis dan mengharukan dibaliknya.


SHARE ARTIKEL