Inilah Cara Orang Tua di China Ajarkan Anak Untuk Jadi Kaya Raya

Penulis Unknown | Ditayangkan 03 Jun 2015



Menurut anda para orang tua, pendidikan apa sih yang paling penting bagi sang buah hati? Apakah pendidikan formal? Pendidikan agama? Atau pendidikan kehidupan yang mempelajari nilai-nilai sosial? Pernah tidak mendengar ada ‘pendidikan kekayaan’ untuk anak-anak?
Inilah Cara Orang Tua di China Ajarkan Anak Untuk Jadi Kaya Raya

Mungkin hal itu terdengar aneh di telinga kita. Namun, bagi orang tua di China, ada metode tersendiri dalam memotivasi anaknya untuk menjadi orang kaya saat mereka dewasa kelak.

Para orang tua di China menunjukkan anak-anak mereka dengan ornament kekayaan untuk mendorong mereka agar memiliki keinginan untuk sukses. Lebih dari 300 orang tua membawa anak mereka mengunjungi sebuah villa liburan mewah di selatan kota Qingyuan dengan harapan akan dapat menginspirasi anak-anak untuk mencari kekayaan ketika mereka tumbuh dewasa.

Hal ini terjadi pada Senin, 1 Juni 2015 kemarin. Karena, pada tanggal tersebut, masyarakat China merayakannya sebagai hari anak. Pada umumnya, para orang tua mengajak anaknya berkunjung ke museum atau taman bermain. Tetapi, bagi sebagian orang tua yang lain, mereka memutuskan hari itu lebih baik dihabiskan untuk ‘pendidikan kekayaan’ bagi anak mereka.

Seperti yang dilakukan oleh seorang pengusaha yang membawa anaknya merayakan hari anak dengan mengunjungi sebuah Pad mahal senilai US$ 645.000 atau sekitar Rp. 8,4 miliar. Di dalamnya juga dilengkapi dengan kolam renang. Ia mengatakan bahwa kekayaan merupakan status sosial yang paling tinggi di China dan ia menginginkan anaknya suapaya memahami hal itu sejak usia dini.

Menurutnya, seberapa besar uang yang dihasilkan oleh seorang pria akan mencerminkan nilai dan derajatnya di mata masyarakat, dan ia ingin anaknya tahu pentingnya kekayaan sejak usia dini.

Kejadian seperti ini telah mengundang reaksi yang beragam dari masyarakat China terutama di kalangan netizen.

Dalam situs media sosial China, Weibo, seorang pengguna mengutuk hal itu sebagai tanda ‘masyarakat sakit dengan nilai-nilai yang menyimpang’, pengguna lain juga menulis, ‘ketika anda tumbuh, saya harap anda tahu bahwa uang tidak membawa kebahagiaan.’

Satu orang bahkan lebih filosofis dan mengatakan, "Kekayaan bukanlah uang - kekayaan adalah orang yang memiliki pemikiran, pikiran, keterampilan, emosi dan cinta."

Bagaimana komentar sobat wajibbaca mengenai hal ini? Kalau menurut saya pribadi sih, hal seperti ini tidak perlu dilakukan. Karena derajat manusia itu pada dasarnya adalah sama, baik kaya maupun miskin. Selain itu, melakukan hal ini justru akan menciptakan kesenjangan sosial yang semakin tinggi dan membuat jurang pemisah antara si kaya dan si miskin.


SHARE ARTIKEL