6 Hal Ini yang Membuat Orang Banyak Sedekah, Istiqomah Beribadah Namun Sia-sia Tidak Ada Pahalanya

Seringkali, ketika kita melakukan amal kebaikan, kita mengharapkan pahala dari Allah SWT. Namun, tahukah Anda, ada beberapa hal yang menyebabkan kebaikan yang Anda lakukan dapat hilang dan tidak diterima? Jika dipikir ulang, tentu hal ini akan membuat Anda merasa sedih. Pasalnya, upaya yang Anda lakukan menjadi sia-sia.



Lantas, apa saja sih yang membuat amalan kebaikan seseorang tidak mendapat pahala? Nah, Anda bisa menghindari beberapa perilaku seperti:

1. Syirik kepada Allah SWT


Syirik adalah menyembah selain Allah SWT dan beribadah kepada selain Allah SWT. Tidak diragukan lagi bahwa syirik akan menghapuskan seluruh amal shalih, sebagaimana dalam firman-Nya:

“Dan sesungguhnya telah diwahyukan kepadamu dan kepada (nabi-nabi) yang sebelummu, ‘Jika kamu mempersekutukan (Allah), niscaya akan hapuslah amalmu dan tentulah kamu termasuk orang-orang yang merugi’,” (QS. Az-Zumar: 65).

2. Riya’


Riya’ adalah memperlihatkan amal yang dilakukan kepada orang lain dengan harapan mendapatkan pujian. Di era sosial media sekarang ini, jebakan riya’ sangat banyak. Orang bisa memposting amal ibadahnya di sosial media sehingga menghapus pahala amal ibadahnya sendiri.

Riya’ membatalkan dan menghapuskan amalan seorang hamba. Dalam sebuah hadits qudsi, (Allah berfirman):
“Aku paling kaya, tidak butuh tandingan dan sekutu. Barangsiapa beramal menyekutukan-Ku kepada yang lain, maka Aku tinggalkan amalannya dan tandingannya,” (HR. Muslim).

BACA JUGA: Untuk Apa Sih Kita Disuruh Membaca Al Qur'an ?

3. Melakukan Apa yang Diharamkan Allah SWT


“Sungguh akan datang sekelompok kaum dari umatku pada hari kiamat dengan membawa kebaikan yang banyak semisal gunung yang amat besar. Allah menjadikan kebaikan mereka bagaikan debu yang bertebaran.” Tsauban radhiyallahu ‘anhu bertanya: “Terangkanlah sifat mereka kepada kami wahai Rasulullah, agar kami tidak seperti mereka.” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: “Mereka masih saudara kalian, dari jenis kalian, dan mereka mengambil bagian mereka di waktu malam sebagaimana kalian juga, hanya saja mereka apabila menyendiri menerjang keharaman Allah.” (Diriwayatkan oleh Ibnu Majah)

4. Menyebut-nyebut sedekah


“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan si penerima), seperti orang yang menafkahkan hartanya karena riya’ kepada manusia dan dia tidak beriman kepada Allah dan hari kemudian. Maka perumpamaan orang seperti itu bagaikan batu licin yang di atasnya ada tanah, kemudian batu itu ditimpa hujan lebat, lalu menjadilah dia bersih (tidak bertanah). Mereka tidak menguasai sesuatu pun dari apa yang mereka usahakan; dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir.”(Al-Baqarah: 264).

5. Akhlak yang buruk


Hati-hati dalam bersikap kepada orang lain, karena sikap buruk yang menyebabkan orang lain sakit hati akan membuat amal kita hangus. Dari Abu Hurairah, dikatakan kepada Rasulullah: “Dan sesungguhnya akhlak yang buruk merusak amal shalih sebagaimana cuka yang merusak madu.”(HR. Ath-Thabrani)

6. Dengki


Dengki adalah salah satu penyakit hati. Ciri dengki atau hasad adalah perasaan tidak suka ketika orang lain mendapatkan kebaikan dan berusaha dengan segala cara agar kebaikan tersebut berpindah kepadanya. Dengki ini bisa menyebabkan semua kebaikan yang dilakukan sia-sia dan tidak mendapat pahala sedikit pun. Sebagaimana disampaikan oleh Rasulullah SAW, “Hindarilah oleh kalian hasad, karena hasad bisa memakan kebaikan sebagaimana api melalap kayu bakar,” (HR Abu Dawud).
loading...
Top