Sangat Mubadzir Sebanyak 600 KG Makanan Terbuang Sia-sia Setelah Hanya di Buat Ajang Pencarian Rekor

Sebuah pusat perbelanjaan di Kuching, Malaysia meminta maaf karena telah membuang 600 kilogram laksa yang dimasak untuk memecahkan rekor nasional makanan jalanan di negeri itu.



Para pengguna media sosial mengecam keputusan panitia untuk membuang sup khas Malaysia yang setara dengan 1.500 mangkuk itu.

Seperti yang dilansir dari kompas.com Pihak Plaza Merdeka beralasan, langkah mereka didasarkan pada pertimbangan keamanan.

Namun mereka mengakui bahwa pemborosan itu  merupakan hal yang sangat disesalkan dan tidak berdasarkan pertimbangan matang.

Masakan pemecah rekor itu disiapkan oleh 15 juru masak dan membutuhkan waktu 18 jam untuk menyiapkannya.

Cheah Kheng Mun, manajer pusat belanja itu mengatakan kepada wartawan, mereka tak bisa begitu saja "membagi-bagikan" laksa itu, karena mereka diminta untuk menjaga kuah laksa pada suhu tertentu.

Menurut dia pula, mangkuk raksasa laksa itu sudah mulai menimbulkan bau. Namun, akun Facebook mereka kemudian dibanjiri pernyataan kemarahan.

Antara lain Justin Lim, yang menulis: "Kepada penyelenggara yang membuang begitu saja beratus kilo daging, udang, sayur dan telur, sila mengugel 'kelaparan' dan sesudahnya silakan hidup dalam rasa malu sepanjang sisa hidup Anda."

Shar Izat Kasumajaya menulis: "Yang dipikirkan penyelenggara adalah sekedar memecahkan rekor. Padahal ada ratusan ribu orang hidup di bawah garis kemiskinan. Membuang begitu saja sekitar 1.500 mangkuk makanan adalah salah. Memalukan. Itu sebuah tindakan salah."

Pusat perbelanjaan itu kemudian menyampaikan permintaan maaf.

"Kami sangat berterima kasih kepada masyarakat yang menekankan masalah disia-siakannya makanan. Kami tak mencoba mencari dalih untuk soal ini. Kami meminta maaf untuk pertimbangan kami yang keliru itu," tulis mereka.
Top