Ayah dan Ibu, Bagaimana Kabar Kalian Hari ini? Inilah Caraku Membuat Kalian Bahagia Meski Tak Seberapa


Ayah dan ibu, aku tahu kalian berdua telah lama merawatku. Mulai dari aku belum mengerti tentang hitam dan putih di dunia ini, sampai hari ini aku mengerti bahwa kalian berdua telah membesarkanku di dunia yang keras ini. Ayah dan Ibu, bagaimana kabar kalian hari ini? Aku ingin kalian baik-baik saja. Ini adalah catatan kecil dari anakmu ini, yang ingin sekali melihat kalian bahagia.

Baca juga : Sudah Benarkah Cara Kita Memperlakukan Ibu Selama Ini? Inilah Kekeliruan yang Sering Dilakukan oleh Anak

Ayah dan ibu, entah apa yang bisa membuat kalian berdua bahagia. Seisi dunia inipun jika aku sanggup memilikinya pasti akan sangat kurang jika diberikan kepada kalian. Akan tetapi saat aku bertanya apa yang ingin kalian minta. Ayah dan ibu hanya ingin sesuatu hal yang sederhana. Yakni melihat anakmu ini bahagia.

Ingin sekali rasanya membuat kalian bangga, saat aku mendapatkan ranking dikelas, atau yang saat ini aku lakukan yakni meniti masa depan agar bisa mendapat pekerjaan yang mapan. Namun kalian selalu berpesan bahwa tak apa jika kamu tak bisa berprestasi, bukan untuk menjadi yang pertama, tapi lakukan yang terbaik. Maka kamu akan selalu jadi anak yang baik hanya untuk kami.


Saat aku hendak pergi keluar, entah ingin bersekolah ataupun hanya untuk berjalan-jalan. Berpamitan kepada kalian berdua sangat sering aku lewatkan. Mencium tangan kalian berdua juga jarang aku lakukan. Padahal jika aku mau melakukan itu, maka restu ayah dan ibu akan mengalir di setiap langkah perjalananku. Sampai nanti aku kembali pulang, senyum kalian berdua akan menjadi penghilang lelahku.


Ayah dan ibu, bagaimana kabar kalian hari ini? Apakah ada yang bisa aku bantu? Meskipun hanya sederhana dan mungkin kalian merasa sama saja jika tak dibantu. Akan tetapi senyum kalian dan kehangatan ayah dan ibu membuatku selalu ingin menjadi anak yang bisa diandalkan. Karena aku tahu, kalian berdua yang telah bekerja keras sekian lama, mau tak mau untuk membesarkanku agar menjadi orang yang punya kehidupan lebih baik nantinya.


Saat datang rasa malasku, kalian-lah yang mengingatkanku akan pentingnya menuntut ilmu dan beribadah selalu. Sebagai panutan yang mengalahkan semua ensiklopedia yang ada. Kalian selalu memberi teladan bahwa hidup ini sebuah perjuangan serta pembuktian. Akankah kamu bisa berada di tangga teratas kehidupan dan rajin menyembah-Nya, ataukah kamu akan terpuruk dan meninggalkan semua kebaikan dari-Nya.


Mungkin ayah dan ibu menginginkan sesuatu yang belum bisa kalian dapatkan. Apakah kalian tahu jika anakmu ini juga ingin mewujudkannya? Tapi untuk saat ini, hanya kata maaf yang bisa aku katakan. Meskipun nantinya aku hanya memberikan sebuah hadiah kecil dan tak seberapa. Aku harap kalian mau menerimanya dan suka dengan apa yang aku hadiahkan.

Baca juga : Pernah Terlintas Pertanyaan Ini Dalam Benakmu? Jangan Risau, Itu Tandanya Kamu Sudah Mulai Beranjak Dewasa 


Diluar sana banyak anak-anak yang mempunyai ini dan itu, bisa pergi ke mana saja, atau dituruti semua keinginannya. Namun anakmu ini akan selalu berusaha berpuas diri dan bersyukur. Aku tak akan meminta apapun dari kalian. Ayah dan ibu yang telah menjalani pahit asamnya kehidupan untuk membesarkanku. Karena itulah aku sangat berterima kasih untuk itu semua. Namun jika diperbolehkan, bolehkah aku meminta satu hal dari kalian? Bisahkan kalian selamanya berada disisiku? Menemaniku hingga suatu saat nanti aku bisa membahagiakan kalian. Ya, benar-benar membahagiakan kalian.


loading...
Top