Penyebab Komedo Berlebih dan Cara Cepat Menghilangkannya

Penulis Isfatu Fadhilatul | Ditayangkan 03 Jan 2020

Penyebab Komedo Berlebih dan Cara Cepat Menghilangkannya

Ilustrasi penyebab komedo - Image from apkpure.com

Penyebab Komedo Berlebih dan Cara Cepat Menghilangkannya Ketahui penyebab komedo berikut ini, agar pencegahan bisa dilakukan.

Komedo yang menumpuk memang bikin kepercayaan diri menurun, tak jarang kita lebih memilih menggunakan masker untuk menutupinya. Lalu apa sih penyebab komedo dan bagaimana cara mengatasinya? Baca penjelasannya berikut ini.

Baca Juga :
1. Penyebab dan Pengobatan Jerawat Batu Dengan Bahan Alami
2. 10 Masker Untuk Menghilangkan Bekas Jerawat dengan Cepat
3. Cara Alami Menghilangkan Karang Gigi Secara Cepat

Apa Itu Komedo?

Komedo adalah benjolan kecil yang muncul di pori-pori kulit, dan merupakan asal mula tumbuhnya jerawat. 

Komedo biasanya muncul di area kulit wajah, namun tidak menutup kemungkinan akan muncul di bagian tubuh lainnya, misalnya seperti di bahu, dada, punggung, ataupun lengan.

Komedo tidak menyebabkan rasa sakit, kecuali apabila komedo mengalami infeksi. Infeksi itulah yang dapat menyebabkan kulit menjadi kemerahan, bengkak, dan kemudian menjadi jerawat.

Komedo terbentuk akibat tersumbatnya pori-pori kulit oleh sel kulit mati dan minyak (sebum). Umumnya, terdapat dua jenis komedo, yang pertama yaitu apabila permukaannya tertutup lapisan kulit, maka komedo tersebut dinamakan komedo putih, karena warnanya yang menyerupai warna kulit atau berwarna putih.

Berbeda dengan komedo putih yang tertutup, jenis komedo yang kedua yaitu komedo hitam mempunyai permukaan yang terbuka, yang memungkinkan untuk teroksidasi atau terpapar oleh udara sehingga akan berubah warna menjadi coklat atau kehitaman.

Penyebab Komedo

Penyebab Komedo Berlebih dan Cara Cepat Menghilangkannya

Ilustrasi penyebab komedo - Image from image.winudf.com

Apa sih yang menjadi penyebab komedo hitam dan putih di wajah itu? Nah, umumnya penyebab komedo putih adalah kotoran yang terjebak di pori-pori kulit. Kondisi ini kebanyakan terjadi pada Anda yang jarang membersihkan muka, terlebih ketika Anda selesai menggunakan makeup.

Selain itu, folikel rambut di kulit yang tersumbat oleh sebum serta sel kulit mati juga merupakan penyebab komedo di wajah yang paling sering terjadi.

Pada setiap folikel, umumnya terdapat satu rambut dan kelenjar sebaceous yang menghasilkan minyak atau sebum. Minyak ini berfungsi untuk membantu menjaga kulit agar tetap lembab dan lembut.

Namun produksi minyak yang berkumpul dan juga sel kulit mati yang menumpuk di permukaan kulit ini lama-lama dapat menyumbat pori. Kondisi ini membuat tonjolan muncul di permukaan kulit yang kemudian disebut dengan komedo.

Bisa dibilang, hal-hal kecil yang tidak kita sadari merupakan penyebab komedo di wajah, oleh karena itu kita harus senantiasa menjaga kebersihan wajah, misalnya seperti rutin mencuci muka dua kali sehari, melakukan double cleansing, dan yang tidak kalah penting adalah menggunakan makeup yang sesuai dengan jenis kulit.

Pasalnya, penggunaan kosmetik yang dapat menutupi pori-pori kulit juga merupakan penyebab komedo berlebih. Selain itu, terdapat pula beberapa hal lainnya yang menjadi penyebab komedo hitam di wajah, antara lain :

  • Kulit banyak mengeluarkan keringat
  • Terdapat iritasi di folikel rambut, misalnya akibat bercukur.
  • Stres yang berlebihan.
  • Faktor usia.
  • Faktor gen keturunan.
  • Menumpuknya bakteri Propionibacterium acnes pada kulit.
  • Perubahan hormonal yang menyebabkan peningkatan produksi sebum atau keringat selama masa remaja, selama menstruasi, atau ketika mengkonsumsi pil KB.
  • Mengkonsumsi obat-obatan tertentu, misalnya seperti kortikosteroid, lithium, dan androgen.

Faktor yang Meningkatkan Resiko Terkena Komedo

Komedo bisa terjadi pada siapa saja, namun beberapa faktor berikut membuat seseorang rentan mengalami komedo, antara lain :

  • Jumlah bakteri pada permukaan kulit yang semakin meningkat.
  • Mengalami iritasi pori-pori kulit, misalnya karena kebiasaan mencuci wajah dengan cara yang terlalu kasar, dan juga efek samping peeling atau perawatan sinar laser.
  • Kulit terlalu lembab, misalnya akibat penggunaan pelembab di permukaan kulit atau karena udara yang terlalu lembab.
  • Pori-pori kulit tertutup oleh kosmetik dan makeup.
  • Wajah terkena bahan kimia pada produk kosmetik, misalnya seperti isopropyl myristate atau propylene glycol.
  • Mengkonsumsi makanan atau minuman dengan kandungan gula dan lemak yang berlebih.
  • Kebiasaan merokok.
  • Mengkonsumsi minuman beralkohol.
  • Memiliki gangguan kesehatan misalnya seperti stres, sindrom ovarium polikistik (PCOS), dan sindrom pra menstruasi (PMS).
  • Melakukan banyak kegiatan yang membuat folikel rambut terbuka.
  • Tidak menjaga kebersihan wajah.
  • Melakukan eksfoliasi secara berlebihan guna menghilangkan komedo yang justru malah memperburuknya.

Apakah Komedo Berbahaya?

Sebenarnya komedo bukanlah masalah kesehatan serius yang perlu dikhawatirkan dan mendapatkan penanganan dari dokter. Namun, kita tidak bisa mengelak bahwa masalah kulit yang satu ini sangat mengganggu penampilan. Oleh karena itu, banyak orang merasa tidak pede ketika memiliki banyak bintik hitam di wajahnya.

Apabila kemunculan komedo hitam membuat Anda merasa malu dan mengakibatkan stres, kunjungi dokter guna meminta rekomendasi perawatan. Selain itu, apabila masalah kulit ini mulai berkembang menjadi jerawat yang meradang ataupun menjadi bau, segera konsultasikan ke dokter guna mengetahui penyebab komedo bau dan meradang tersebut.

Perawatan Komedo

Untuk menghilangkan komedo dan mencegahnya datang lagi, Anda bisa melakukan perawatan mandiri di rumah, seperti :

  • Tidak memencet komedo.
  • Melakukan double cleansing.
  • Selalu merawat wajah dengan cuci muka dua kali sehari. 
  • Memakai skin care yang sesuai dengan masalah kulit. 
  • Memakai masker wajah yang sesuai.
  • Menghindari stres.

Selain itu, Anda juga bisa melakukan perawatan medis seperti mengkonsumsi obat-obatan. Biasanya dokter akan meresepkan obat-obatan yang mengandung vitamin A guna membantu mencegah sumbatan pada folikel rambut.

Selain itu, obat tersebut juga bisa digunakan untuk mempercepat pergantian sel kulit sehingga tidak menyebabkan kandungan di dalamnya tersumbat di pori-pori wajah.

Adapun obat yang biasa diresepkan untuk menangani komedo membandel antara lain tretinoin, tazarotene, dan adapalene.

Namun apabila Anda memiliki banyak sekali komedo hingga membuat permukaan kulit tidak rata, maka tandanya Anda mengalami kondisi yang disebut dengan comedonal acne. Untuk menghilangkan comedonal acne, biasanya dokter akan meresepkan obat antara lain :

  • Asam salisilat.
  • Benzoil peroksida.
  • Retinoid topikal.
  • Asam alfa hidroksi, termasuk asam glikolat, asam laktat, dan asam mandelat.

Anda juga bisa melakukan prosedur tanpa obat-obatan, salah satunya yaitu dengan mengangkat komedo secara manual menggunakan alat khusus yang disebut dengan round loop extractor.

Prosedur ini biasanya dilakukan oleh profesional terlatih guna mengeluarkan sumbatan pada pori-pori wajah yang telah menghitam. Apabila dilakukan oleh ahlinya, prosedur ini akan cukup efektif untuk mengangkat komedo hitam yang telah lama bersarang di wajah.

Nah, sudah tahu kan, apa saja penyebab komedo di wajah? Jangan lupa, selalu terapkan pola hidup sehat, dan menjaga kebersihan kulit wajah agar komedo tidak hinggap lagi. Semoga bermanfaat.

SHARE ARTIKEL