Pengen rumah tangga langgeng dan harmonis?
Berikut doa mustajab yang bisa diamalkan di tiap kegiatan suami ataupun istri...!
Siapa sih yang nggak mau membangun rumah tangga yang harmonis, selalu bahagia dan langgeng.
Pasti semua pasangan suami istri menginginkannya.
Kuncinya adalah usaha dan selalu usaha untuk bisa mewujudkan rumah tangga yang bahagia dan langgeng.
Tapi usaha saja juga tak cukup untuk bisa mencapainya. Juga perlu berdoa dan berserah diri kepada Allah.
Untuk itu selain usaha, anda perlu doa-doa mustajab ini untuk keharmonisan rumah tangga.
“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikan istri dan juga kebaikan tabiatnya, dan aku memohon perlindungan kepada-Mu dari keburukannya serta keburukan tabiatnya.”
Baca Juga : Rumah Tangga Bukan Hanya Sekedar Hidup Bersama, ini Baru yang Dinamakan Hidup Sebenarnya
Doa ini dibaca pada malam pertama sebelum melakukan hubungan suami istri.
Dibaca seraya menyentuh atau mencium ubun-ubun sang istri.
Hal ini Insya Allah selain menambah rahmat Allah.
Tentu juga menjadikan kedekatan hati antara suami dan istri yang sehingga menjadikan hubungan mereka kian romantis dan harmonis.
“Dengan menyebut nama Allah, ya Allah hindarkanlah kami dari gangguan setan dan hindarkan pula anak yang Engkau anugerahkan kepada kamu dari gangguan setan.” (Muttafaq ‘alaih).
Dengan membaca doa tersebut, pasangan suami istri berarti telah memulai hubungan biologis mereka dengan dilandasi keimanan dan ketakwaan kepada Allah swt.
Dengan dasar keimanan dan ketakwaan inilah Allah akan memberi pertolongan kepada keduanya.
Yakni menjauhkan buah hatinya dari godaan setan.
“Ya Allah, sesungguhnya aku menamai anak yang masih ada dalam perutku/perut istriku dengan nama Muhammad. Maka, jadikanlah berupa anak lelaki dengan mendapat kebenaran (Nabi) yang mempunyai nama mulia ini, yaitu junjungan kita Muhammad saw..”
Baca Juga : Istri Minta Tapi Suami "Loyo", Amalkan Doa Singkat ini Dijamin Tahan 1 Jam Lebih
“Wahai Tuhanku, sesungguhnya aku menazarkan kepada Engkau anak yang berada dalam kandunganku menjadi hamba yang shalih dan berkhidmad (di Baitul Maqdis). Karena itu, terimalah (nadzar) itu dariku. Sesungguhnya Engkau-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (Q.s. Ali Imran [3]: 35)
“Ya Allah, sesungguhnya aku akan memberikan nama anak yang masih ada dalam kandunganku/kandungan istriku dengan nama … maka jadikanlah ia (berupa) anak perempuan yang shalihah.
Dalam kitab Al-Kalimuth Thayyib disebutkan bahwa ketika Fatimah, putri Rasulullah, telah dekat masa kelahiran anaknya.
Rasulullah memerintahkan Ummu Salamah dan Zainab binti Jahsy agar mendatangi Fatimah untuk membacakan ayat Kursi di dekatnya bersama rangkaian ayat berikut:
Ayat Kursi (Q.s. Al-Baqarah [2] : 255)
“Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. tiada yang dapat memberi syafa'at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha besar.”
Surat Al-A’raf [7] :54
“Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas 'Arsy. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat, dan (diciptakan-Nya pula) matahari, bulan dan bintang-bintang (masing-masing) tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah, menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah. Maha suci Allah, Tuhan semesta alam.”
Surat Yunus [10] : 3
“Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas 'Arsy untuk mengatur segala urusan. tiada seorangpun yang akan memberi syafa'at kecuali sesudah ada izin-Nya. (Dzat) yang demikian Itulah Allah, Tuhan kamu, Maka sembahlah Dia. Maka Apakah kamu tidak mengambil pelajaran?”
Surat Al-Falaq
“Katakanlah: Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh, dari kejahatan makhluk-Nya, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul, dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki.”
Surat An-Nâs
“Katakanlah: Aku berlindung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia. raja manusia. sembahan manusia. dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia.”
Baca Juga : Amalkan Doa Mustajab ini, InsyaAllah Dalam 1 Tahun Cepat Memiliki Rumah
Semua orang termasuk orang tua pasti ingin anaknya terlindungi segala hal.
Apalagi jika anaknya berada jauh diantara kedua orang tuanya.
“Dan sesungguhnya aku memohon perlindungan untuknya serta anak-anak keturunannya kepada (pemeliharaan) Engkau dari setan yang terkutuk.”
Rabbi habli minash-shalihin
Artinya : "Wahai tuhanku, berilah aku (keturunan) yang shalih"
Baca Juga : Bacaan Doa Niat Puasa Senin Kamis Lengkap Arab, Latin Beserta Artinya
“Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.”
“Ya Allah, wahai Yang Maha Menghilangkan duka, Yang Melepaskan derita, Yang Pengasih dan Penyayang di dunia dan akhirat, sayangi … binti … dengan kasih sayang yang tidak membutuhkan lagi kasih sayang dari seluruh makhluk-Mu, dengannya Kau hilangkan dukanya, Kau lepaskan deritanya, Kau mudahkan dalam melahirkan. Telah ditetapkan di antara mereka kebenaran sementara mereka tidak dizalimi.
Baca Juga : Bila Istri Marah dan Terlanjur Sakit Hati, Suami Harus Mengerti Beberapa Hal ini Agar Tak Bertengkar
Ibnu Abbas r.a. meriwayatkan, suatu ketika Nabi Isa a.s. berjalan melewati seekor lembu yang sedang kesulitan melahirkan anaknya karena melintang di dalam perutnya.
Lembu itu kemudian berkata, “Wahai kalimah Allah, berdoalah kepada Allah untukku agar melepaskanku dari kesulitan yang sedang aku alami ini!” Nabi Isa kemudian berkata, “
Ucapkanlah :
Yaa khaaliqan-nafsi minan-nafsi wa yaa mukhallishan-nafsi minan-nafsi wa yaa mukhrijan-nafsi minan-nafsi khallishhaa.
Wahai Pencipta jiwa yang berasal dari jiwa, wahai Dzat Yang Melepaskan jiwa dari jiwa, wahai Dzat Yang Mengeluarkan jiwa dari jiwa, selamatkanlah ia.
”Dalam riwayatnya, Ibnu Abbas mengatakan bahwa induk lembu itu segera melahirkan anaknya dan seketika itu pula ia berdiri menciumi anaknya yang baru saja dilahirkannya.
Imam Ibnul Qayyim dalam kitab Zaadul Ma’aad (IV/358) berkata, “Jika seorang wanita mengalami kesulitan melahirkan anaknya, tulislah doa ini untuknya.”
Ummu Abdillah Naurah, penulis buku Al-Ifaadah fii maa Jaa’a fii Wirdil Wilaadah.
Mengatakan bahwa seorang wanita hamil baik juga memanjatkan doa ini sebanyak tiga kali.
“Hannah melahirkan Maryam, Maryam melahirkan Isa, dan bumi ini telah memanggilmu wahai anak (dalam kandungan), keluarlah dengan kekuasaan (Allah) Dzat Yang Maha Merajai dan Yang Disembah.”
Baca Juga : Istri Keras Kepala dan Nggak Mau Nurut itu Obatnya Cuma 7 Hal Berikut ini
“Aku memohonkan perlindungan untukmu dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna, dari kejahatan setiap setan dan binatang-binatang berbisa dan dari setiap mata yang dengki.”
Bukan hanya diadzankan tetapi ada doa sesudah anak yang baru diadzankan berikut doanya:
U’îdzuhu bil-wâhidish-shamadi min kulli syarri dzî hasadin.
“Ya Allah Yang Maha Esa, tempat semua orang meminta, aku mohon perlindungan-Mu (untuk anakku) dari segala kejahatan orang yang dengki.”
Baca Juga : Suami Jangan Marah Kalau Punya Istri Boros, Lihat Bukti Luar Biasa ini Saat Suami Menuruti Kehendak Istri
“Wahai Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang yang tetap mendirikan shalat. Wahai Tuhan kami, kabulkanlah doaku. Wahai Tuhan kami, berilah ampun kepadaku dan kepada ibu bapaku dan sekalian orang-orang mukmin pada hari terjadinya hisab (hari kiamat).”
Doa di atas adalah doa Nabi Ibrahim a.s. ketika beliau dikaruniai dua orang anak, yakni Ismail dan Ishaq.
Doa tersebut dapat diamalkan supaya putra putri yang akan kita lahirkan menjadi anak yang shalih/shalihah dan ahli ibadah sebagaimana putra-putra Ibrahim.
“Ya Tuhan kami, jadikanlah kami berdua orang yang tunduk patuh kepada Engkau dan (jadikanlah) di antara anak cucu kami umat yang tunduk patuh kepada Engkau dan tunjukkanlah kepada kami cara-cara dan tempat-tempat ibadah haji kami, dan terimalah taubat kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang.”
Baca Juga : Bukan Cuma Romantis-Romantisan, Tapi ini Manfaat Besar Mencium Istri Sebelum Kerja
“Wahai Tuhan kami, sesungguhnya aku telah menempatkan sebagian keturunan di lembah yang tidak mempunyai tanaman-tanaman di dekat rumah Engkau (Baitullah) yang dihormati, ya Tuhan kami (yang demikian itu) agar mereka mendirikan shalat, maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan beri rezeki lah mereka dari buah-buahan.