Disangka Kacang Kedelai Penumbuh Jerawat, Ini Jawaban Para Medis

Komentar

kacang kedelai via manjadda.com

Apakah kacang kedelai menyebabkan jerawat? Berikut ini akan dibahas selengkapnya. Plus kami beri tambahan olahan apa saja yang dapat dihasilkan dari kacang kedelai.

Kedelai adalah jenis kacang-kacangan yang banyak terdapat di Asia Timur. Mereka diklasifikasikan sebagai biji minyak. Kedelai dianggap sebagai protein lengkap karena adanya jumlah asam amino esensial. Manfaat kedelai ditemukan pada negara-negara seperti China dan Jepang, di mana masyarakatnya lebih kecil terkena penyakit jantung, osteoporosis, kanker payudara dan kelenjar prostat.

Yuk membahas selengkapnya tentang kacang kedelai mulai dari apa saja manfaat kacang kedelai, kacang kedelai efek samping nya bagaimana, sampai olahan kacang kedelai akan kami bahas. Simak terus yukk!

Apa Saja Manfaat Kacang Kedelai ?

Berikut sejumlah manfaat kesehatan yang dapat Anda peroleh dari kedelai :

1. Antioksidan 
Kedelai mengandung senyawa yang disebut isoflavon, di mana bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan. Senyawa ini bertanggung jawab untuk memperbaiki sel dan mencegah kerusakan sel yang disebabkan oleh polusi, sinar matahari dan proses tubuh yang normal.

2. Mengurangi resiko penyakit jantung 
Protein dan isoflavon hadir dalam kedelai, membantu dalam mengurangi kolesterol LDL (kolesterol "jahat") serta penurunan kemungkinan pembekuan darah. Hal ini pada gilirannya, mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke.

3. Mencegah kanker 
Isoflavon bertindak sebagai agen antikanker yang melawan sel-sel kanker. Melindungi tubuh dari kanker hormon seperti itu dari rahim, payudara dan prostat.

4. Membalikkan efek endometriosis 
Kedelai membantu dalam menunda aksi estrogen alami tubuh, yang bertanggung jawab untuk mengurangi atau mencegah rasa sakit selama periode menstruasi (perdarahan berat) dan gejala lainnya pada wanita.

5. Mencegah osteoporosis 
Isoflavon yang hadir dalam makanan kedelai berfungsi untuk memperlambat kehilangan tulang dan menghambat kerusakan tulang yang pada gilirannya mencegah osteoporosis.

6. Mengatasi gejala menopause 
Penelitian telah menemukan bahwa isoflavon kedelai dapat mengurangi  rasa panas pada badan (hot flushes) pada wanita menopause.

7. Memberi efek baik untuk diabetes dan sakit ginjal 
Protein dan serat yang larut dalam kedelai, mengatur kadar glukosa darah dan filtrasi ginjal, dengan demikian mengendalikan diabetes dan penyakit ginjal.

8. Menjaga berat badan 
Kandungan serat yang tinggi pada kedelai sebagai alat untuk manajemen (mengatur) berat badan.

Itulah apa sja manfaat kacang kedelai yang ternyata begitu baik untuk tubuh. Namun, mengkonsumsi kacang kedelai juga memiliki efek samping. Berikut ini kacang kedelai efek samping yang perlu anda ketahui agar tidak mengkonsumsi kacang kedelai berlebihan.

Kacang Kedelai Efek Samping

Berikut ini adalah kacang kedelai efek saming yang wajib anda keahui agar selalu menjaga asupan makan kacang kedelai.

Kedelai mentah mengandung zat yang disebut goitrogens, yang dapat mengganggu aktivitas kelenjar tiroid. Kacang kedelai juga mengandung oksalat, sehingga seseorang yang memiliki masalah dengan oksalat harus menghindari konsumsi kacang kedelai secara berlebihan, karena dapat mempengaruhi pembentukan batu ginjal.

Kemudian bagi wanita yang pernah mengalami tumor payudara, harus membatasi asupan kedelai agar tidak lebih dari empat porsi per minggu. Walaupun belum ada penelitian yang akurat untuk memberikan petunjuk tentang konsumsi makanan yang kaya kedelai terhadap wanita, namun wanita yang mengalami reseptor estrogen atau tumor payudara positif harus membatasi asupan kedelai dan harus menghindari suplemen kedelai isoflavon.

Nah itulah kacang kedelai efek samping yang telah anda ketahui. Selanjutnya kita akan membahas mitos kacang-kacangan ynag menyebabkan jerawat. Apakah kacang kedelai menyebabkan jerawat bagi wajah? Ini jawabannya.

Apakah kacang kedelai menyebabkan jerawat ?

Apakah kacang kedelau menyebabkan jerawat pada wajah ? Banyak sekali asumsi-asumsi yang sering membuat orang bingung apakah hal tersebut benar atau tidak, termasuk mengenai apakah kacang kedelai menyebabkan jerawat.

Sebagai salah satu dari jenis-jenis kacang, kacang kedelai pastinya tidak dapat terhindar dari anggapan kacang penyebab jerawat. Walaupun sebenarnya kacang kedelai justru dianjurkan untuk dikonsumsi karena memiliki beberapa kandungan yang baik bagi kulit.

Jika dilihat dari beberapa kandungan dalam kacang kedelai yang sebenarnya baik bagi kondisi kulit hingga dapat mengatasi dan mencegah masalah jerawat, maka dapat disimpulkan bahwa kacang kedelai tidak menyebabkan jerawat.

Jadi anda juga tidak perlu bingung lagi apakah kacang kedelai menyebabkan jerawat, karena kandungan-kandungan baik didalam kacang kedelai sudah dapat menjawab pertanyaan tersebut bahwa kacang kedelai tidak menyebabkan jerawat.

Namun, Jika anda merasa mengonsumsi kacang kedelai dan kemudian jerawat tumbuh di wajah anda, mungkin kondisi tersebut disebabkan karena anda terlalu sering dan berlebihan dalam mengonsumsi kacang kedelai. Selain itu, mungkin juga disebabkan karena proses pengolahan yang salah.

Salah satu proses pengolahan kacang kedelai yang salah dan dapat memicu munculnya jerawat adalah dengan cara digoreng. Ketika kacang kedelai sudah menjadi tempe dan digoreng, maka kandungan didalamnya pasti akan berubah.

Itulah beberapa penjelasan atau ulasan mengenai apakah kacang kedelai menyebabkan jerawat atau tidak.

Selanjutnya kita akan membahas olahan apa saja ynag dihasilkan dari kacang kedelai yang baik dikonsumsi ? Berikut ini apa saja ynag dihasilkan dari kacang kedelai yang baik dikonsumis.

Baca Juga : Benar-Benar Luar Biasa, Ini 10 Manfaat Minyak Zaitun Untuk Kesehatan

Apa Saja yang Dihasilkan dari Kacang Kedelai ?

Berikut beberapa bahan makanan dari kedelai yang digunakan dalam masakan.

1. Tahu

tahu via ublik.id

Makanan yang mengandung protein dan serat ini diperoleh dari sari kedelai yang digumpalkan dan dipres hingga padat dan dibentuk menjadi kotak.

2. Tempe

tempe via palembang.tribunnews.com

Makanan asli berasal dari Indonesia yang dibuat dari kacang kedelai yang telah direbus dan difermentasikan dengan ragi tempe dan dibungkus dengan daun pisang atau plastik hingga menghasilkan kapang rhizopus (jamur tempe) yang berwarna putih.

3. Kecap

kecap via sindonews.com

Salah satu bumbu yang terbuat dari kacang kedelai adalah kecap. Kecap merupakan cairan berwarna hitam yang dibuat dari kedelai hitam.

4. Tauco

tauco via resepkoki.id

Merupakan jenis bumbu yang dihasilkan dari kedelai yang difermentasi dengan ragi tempe, terigu dan air garam serta dijemur selama seminggu di bawah terik matahari.

5. Susu Kedelai

susu kedelai via palembang.tribunnews.com

Walau disebut susu, kenyataannya minuman ini adalah sari kedelai. Susu kedelai diperoleh dengan cara menghaluskan kedelai bersama air, disaring, kemudian dimasak untuk mematikan bakteri yang mungkin terkandung di dalamnya.

Itulah apa saja yang dihasilkan dari kacang kedelai yang telah diolah sedemikian rupa. Jika anda ignin mengolah kacang kedelai, anda harus mengetahui ciri kacang kedelai yang baik itu seperti apa. Berikut ini kami memiliki ulasan ciri kacang kedelai yang baik untuk diolah. Simak ya!

Ciri Kacang Kedelai yang Baik

Seperti apa ciri kacang kedelai yang baik untuk diolah? Berikut ini ciri-cirinya.

1. Kuning merata agak kecoklatan
Kedelai yang digunakan untuk pembuatan tempe adalah yang warnanya kuning merata agak kecoklatan. Kedelai hitam biasanya dijadikan bahan baku pembuatan kecap.

2. Bulat
Ciri kacang kedelai yang baik selanjutnya adalah bentuknya yang bulat. Untuk kedelai dengan bentuk agak pipih biasanya jarang digunakan karena agak sulit untuk lunak dan tidak mudah berkembang jadi biasanya yang digunakan untuk membuat tempe yang bentuknya bulat.

3. Kering
Kedelai yang basah bila dicuci dan di rendam akan mudah busuk yang yang berimbas pasa rasa tempe yang kurang lezat. Untuk itu pastikan kedelai yang akan digunakan telah benar-benar bersih dan kering.

4. Cukup Tua
Ciri kacang kedelai yang baik adalah kedelai yang cukup tua saat dipanen. Biasanya ditandai dengan kulit yang mulus, tidak berkeriput, padat. Sedangkan yang muda kulit tidak rata, bergelombang atau agak keriput dan tidak padat. Nilai gizi yang terkandung dalam kedelai muda tidak sama dengan nilai gizi kedelai yang telah cukup umur.

5. Padat
Salah satu ciri kacang kedelai yang baik adalah padat. Setelah merebus kedelai, biasanya kedelai yang terapung akan dibuang karena kurang baik untuk digunakan sebagai tempe. Itulah kacang kedelai yang tidak padat atau kopong kacang kedelai kurang berkualitas.

Itulah beberapa hal menjadi ciri kacang kedelai yang baik untuk diolah. Ketika membeli kacang kedelai anda harus cermat dalam memilih. Setelah anda membeli kacang kedelai hal yang perlu anda perhatikan adalah ketahanan kacang tersebut. Berkut ini kamu akan membahas berapa lama kacang hijau bertahan di suhu ruangan, dikulkas, mauoun di freezer.

Baca Juga : Manfaat Tomat, Selain Enak Dimakan Ternyata Bagus Untuk Perawatan Wajah

Berapa Lama Kacang Hijau Bertahan ?

Menyimpan di Suhu Ruang
Simpan kacang hijau di kontainer yang kedap udara. Tempatkan wadah di tempat yang gelap dan sejuk, seperti dapur. Dengan cara ini, kacang Anda akan tetap segar selama 2-4 bulan.

Menyimpan di Suhu Kulkas
Tempatkan kontainer kacang di kulkas bersuhu 40 derajat Fahrenheit (4 derajat Celsius) atau lebih rendah. Saat kacang disimpan dengan cara ini, kebanyakan kacang bisa bertahan selama setahun. Namun demikian, beberapa jenis kacang dapat menjadi tengik dalam jangka waktu yang lebih cepat.

Menyimpan di Freezer
Tinggalkan kacang dalam pembeku pada suhu 0 derajat Fahrenheit (-18 derajat Celsius) atau lebih rendah. Kacang yang disimpan dengan metode ini bisa tetap segar selama satu hingga dua tahun, dan beberapa jenis kacang bisa bertahan lebih lama.

Itulah penjelasan tentang kacang kedelai serta penyimpanan kacang hijau. semoga informasi diatas dapat bermanfaat.
Top