Penyebab dan Gejala Maag Akut yang Sangat Penting Dihindari

Komentar

Maag akut via gejalamaag.com

Anda sudah tau apa saja gejala maag akut? Atau Anda salah satu penderita maag akut? Mari simak penyebab, gejala dan cara meringankan maag akut, maag akut jika dibiarkan saja juga akan berbahaya.

Maag akut atau secara medis dikenal sebagai gastritis akut adalah munculnya peradangan secara cepat pada lapisan lambung. Saat mengalaminya, Anda akan merasakan sakit yang tidak baisa. Penyakit maag merupakan salah satu penyakit pada saluran pencernaan yang banyak diderita masyarakat, dan sering terdengar di telinga kita kata “maag” untuk lebih lengkapnya simak artikel ini.

Apakah maag akut yang tidak diatasi dapat berisiko tinggi? Apakah gejala maag akut masih bisa ditangani sendiri atau butuh penanganan dokter?

Jika Anda tidak pernah menderita maag sebelumnya namun mendadak merasakan gejalanya, mungkin Anda menderita maag akut. Sesuai namanya, maag ini sudah cukup parah menyerang Anda. Ada beberapa bahaya yang bisa terjadi akibat penyakit maag akut ini. Oleh karena itu, disini kami membahas penyebab dan gejala maag akut, agar Anda bisa mengetahui dan mengenalinya.


Maag via gamatalami.com

Penyebab Maag Akut

Maag akut atau gastritis akut terjadi karena adanya kerusakan pada lapisan lambung. Kerusakan menjadi lebih parah karena iritasi akibat asam lambung. Secara umum, maag akut bisa disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya:

1. Infeksi bakteri pylori

Bakteri H. pylori merupakan jenis bakteri yang dapat ditemukan pada saluran cerna, namun kerap menyerang dan menyebabkan gangguan berupa peradangan pada lapisan lambung.

2. Penggunaan obat antiinflamasi nonsteroid dan kortikosteroid

Obat obat antiinflamasi nonsteroid dan kortikosteroid seringkali menjadi penyebab utama terjadinya maag akut. Sebab obat-obatan ini memang memiliki efek samping utama yang menyerang saluran pencernaan.

3. Terlalu banyak mengonsumsi minuman beralkohol

Minuman beralkohol yang dikonsumsi secara berlebihan bisa menyebabkan iritasi pada lambung dan menyebabkan maag akut.

Selain karena tiga hal di atas, maag akut juga bisa dipengaruhi oleh beberapa kondisi lain yang jarang terjadi, seperti penyakit autoimun, infeksi virus, gagal ginjal, penyakit Crohn, atau sarcoidosis. Beban pikiran atau stres, juga dinilai dapat memicu timbulnya keluhan ini, akibat produksi asam lambung berlebih.

Gejala Maag Akut

Sebagian orang dapat mengalami maag akut tetapi tidak menyadarinya karena gejala yang timbul masih ringan. Tak jarang, gejala ini diabaikan dan tidak dianggap sebagai suatu masalah. Namun, sebagian lainnya dapat mengalami gejala-gejala maag akut yang terasa cukup mengganggu. Gejala-gejala maag akut umumnya berupa:
  1. Nyeri ulu hati
  2. Perut kembung atau terasa penuh, terutama setelah makan
  3. Mual
  4. Muntah
  5. Tidak nafsu makan
  6. Rasa panas seperti terbakar pada perut
  7. Muntah darah
  8. BAB hitam


Penyakit maag via obatalamimaag.org

Cara Meredakan Maag Akut

Jika Anda kerap mengalami maag akut, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk meredakan kondisi ini, antara lain:
  • Hindari makanan yang panas, pedas, dan asam.
  • Kurangi konsumsi makanan yang diolah dengan cara digoreng.
  • Batasi makanan yang tinggi lemak.
  • Hindari konsumsi alkohol.
  • Hindari minuman yang mengandung kafein.
  • Makan sedikit-sedikit tetapi sering.
  • Kurangi stres atau kelola stres dengan benar.
  • Berhenti merokok.

Ada beberapa jenis makanan untuk meredakan keluhan maag akut yang dapat Anda konsumsi, serta menjaga agar penyakit tersebut tidak sering kambuh. Makanan-makanan tersebut misalnya makanan rendah lemak (dada ayam dan ikan), makanan yang rendah asam (sayuran), makanan yang mengandung probiotik (yoghurt), serta makanan tinggi serat (oatmeal, brokoli, wortel, apel).

Maag akut bisa datang kapan saja. Namun, jika pola makan dan gaya hidup Anda teratur, maag akut bisa dihindari. Jika Anda mengalami maag akut secara berulang, segera periksakan diri ke dokter. Dokter akan melakukan wawancara mengenai keluhan yang dirasakan dan riwayat kesehatan Anda, kemudian melanjutkan dengan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang, seperti USG atau endoskopi. Dengan demikian, dokter dapat mengetahui kondisi lambung secara lebih jelas, dan dapat memberikan penanganan yang sesuai.

Demikian artikel dan informasi ini kami berikan, semoga bisa membantu dan bermanfaat bagi Anda serta dapat menambah wawasan Anda. Jangan lupa selalu jaga kesehatan tubuh Anda baik-baik, karena sehat itu mahal.
Top