13 Adab Sederhana Istri Pada Suami, Banyak Istri yang Belum Benar Melakukannya

Komentar

Foto via wajibbaca.com

Bagi istri, inilah adab terhadap suami yang harus diketahui

Dalam hidup berumah tangga, guna menciptakan keluarga SAMAWA yakni SAkinah, MAwadah dan WArahmah, seorang istri harus memperhatikan adab sebagai seorang istri kepada suami. Baik dari segi cara berbicara dan melayaninya. Lantas, bagaimana seharusnya adab seorang Istri kepada Suaminya?
Tugas Seorang istri adalah melayani suaminya sebaik mungkin. Dimana dalam melayani suami terdapat aturan-aturan yang Perlu anda ketahui.

Baca juga : Usia Tepat yang Baik Untuk Mengkhitan Anak Menurut Syariat dan Medis

Adab Istri Terhadap Suami

1. Selalu sediakan barang-barang kebutuhan di dalam saku baju dan celana suami yaitu sisir, celak, cermin kecil, minyak wangi dll. Tidak menjadi kesalahan seandainya si suami menolak segala persiapan tersebut tetapi setidaknya sediakanlah parfum.

2. Kadang-kadang si suami sengaja suka menggoda istrinya. Bila dia menyakiti hati istri harus banyak bersabar, jangan cepat merajuk. Merajuk adalah sifat orang yang tidak matang dan seperti perangai keanak-anakan.

Coba anda perhatikan perangai anak, mereka akan cepat menjerit bila ada sesuatu yang tidak kena apalagi kalau yang menegurnya itu ibunya sendiri.

3. Air minum suami harus selalu disiapkan jangan sampai dia minta biarpun sekadar air masak dingin. Sebaiknya sediakanlah minuman panas seperti kopi, teh atau susu. Kalau bisa sediakan makanan ringan seperti kue dan biscuit.

Hal ini juga dapat menghindari anak-anak dari membeli makanan ringan di toko yang tidak mengandung zat di samping tidak terjamin kebersihannya.

4. Bila kuku, kumis dan janggutnya panjang hendaklah segera dipotongkan (jika panjang janggutnya lebih dari segenggam).

5. Ketika Seorang suami marah hendaklah istri mendiamkan diri, jangan suka menjawab. Sikap suka menjawab, bertekak dan menegakkan kebenaran sendiri akan menambah kemarahan suami.

Jangan terkejut jika suami angkat kaki meninggalkan rumah berhari-hari atau tidak mau bertegur sapa dengan anda sebagai denda di atas kedegilan Anda sebagai istri.

Sebaliknya, kalau suami kembali ke rumah jangan disambung atau diulang-ulangi cerita lama. Sambutlah suami dengan senyuman kasih sayang dan bersegeralah meminta maaf. Jangan kita tunggu suami meminta maaf dengan isteri, jatuhlah martabat keegoannya selaku seorang pria.

Baca juga : Bukti Banyak Orang Tua yang Jadi Racun dan Perusak Mental Anaknya, Baca Faktanya

6. Jika dia berhajat sesuatu harus isteri cepat bertindak. Bangun cepat bila disuruh. Jangan menunda kemauannya supaya tidak memicu kemarahan atau rasa tersinggung dihatinya.

Janganlah seorang isteri bersikap acuh tak acuh, sebab hati seorang suami akan kecewa dan menandakan isteri sudah tidak taat padanya.

7. Sebaiknya Seorang istri memasak sesuai selera / kesukaan suami bukannya ikut selera istri. Kalau suami suka makan gulai kari atau masak lemak cili api, janganlah kita masak lauk asam pedas atau ikan goreng. Suami akan senang bila seleranya ditepati.

8. Hendaklah istri selalu menghormati dan memuliakan keluarga suami. Bersikap ramah-tamahlah dengan keluarganya dan bersabarlah di atas segala tindakan mereka meskipun kita kurang menyukai.

9. Bila bertepatan kehendak suami dan anak-anak, Usahakan yang didahulukan adalah kehendak suami, begitu juga dengan kehendak ibu ayah. Jika suami ingin diperlakukan harus ditaati meskipun istri berada di dalam keadaan letih. Melayani suami merupakan satu pahala besar.

10. Bila pakaian suami koyak atau tercabut benangnya harus segera dijahit. Jahitlah dengan sebaik mungkin sehingga pakaian itu terlihat rapi dan cantik.

Jangan dibuat sembarangan karena jahitan tersebut akan melambangkan pribadi istri apakah ikhlas atau terpaksa. Semua suami akan merasa bangga jika pakaiannya dijahit sendiri oleh jari-jemari halus istrinya, setidaknya dapat menampung ekonomi rumah tangga.

11. Bila menggunakan harta suami atau duit yang akan kita hadiahkan kepada orangtua maka mintalah izin darinya terlebih dahulu. Jangan diberikan dahulu kemudian baru diberitahu kepadanya.

Siapa tahu mungkin uang itu sangat diperlukan sedangkan istri impunitas telah menghadiahkan kepada orang lain, suami dapat pahala sedangkan istri tidak dapat apa-apa. Sebenarnya meminta izin itu adalah sebelum melakukan sesuatu tindakan bukannya setelah hal itu terjadi diberitahu.

Baca juga : Berapa Umur Anda? Sudah 50 Tahun? Bersiap-siaplah Bertemu Alllah

12. Ketika Seorang suami berbicara hendaklah sang istri diam mendengarnya dan jangan suka menyela atau memotong omongannya.

13. Selalu berada di dalam kondisi bersih dan rapi ketika suami berada di rumah. Istri harus berada di dalam kondisi berwangi-wangian supaya hatinya senang untuk bersenda gurau dengan istrinya.

Ketahuilah bahwa bersenda gurau antara suami istri juga merupakan salah satu ibadah yang diridhai oleh Allah swt.
Top