Fenomena Kompres Madu Sebagai Obat Alami Hilangkan Batuk Berdahak Benarkah Efektif?

Komentar


Apakah benar-benar efektif?

Yang akhir-akhir ini sedang beredar obat alami penghilang batuk berdahak pada anak, meski banyak obat yang ampuh menyembuhkan batuk pada anak, namun tak sedikit juga orang tua yang mencari obat alami untuk menyembuhkan batu, seperti fenomena kopres madu yang akhir-akhir ini digandrungi orangtua karena dianggap efektif, namun bagaimana penjelasan menurut dokter bernarkah efektif?

Sedih rasanya saat melihat anak batuk, apalagi jika batuknya berdahak dan anak kesulitan mengeluarkannya.

Meski ada banyak obat yang dijual bebas yang diklaim mampu redakan batuk, banyak orangtua yang mencari obat alami batuk berdahak.

Baca juga : Musim Hujan Marak Demam, dan Radang Tenggorokan, Atasi dengan Cara Sederhana ini

Para ahli medis mengatakan bahwa obat yang dijual bebas sebenarnya tidak sepenuhnya menyembuhkan dan dapat menimbulkan risiko efek samping terutama pada anak.

Salah satu obat alami batuk berdahak adalah kompres madu yang akhir-akhir ini mulai populer karena ampuh untuk anak.

Fenomena kompres madu sebagai obat alami batuk berdahak

Madu telah diketahui manfaatnya bagi kesehatan terutama untuk mengatasai batuk karena sifat anti bakteri yang tinggi.

Jadi tidak mengherankan bila madu disebut-sebut sebagai obat yang mujarab menyembuhkan batuk berdahak hingga akhirnya populer di internet.

Kompres madu ini mudah dibuat sendiri di rumah dan efektif menghilangkan batuk berdahak dalam satu malam.

Kompres ini bekerja sangat baik pada anak-anak karena dipercaya memiliki zat anti-inflamasi dan bersifat menghangatkan.

Baca juga : Down Syndrome Banyak Menghantui Ibu Hamil, Deteksi Sejak Bayi Dalam Kandungan

Begini cara membuatnya…

Bahan dan alat :

Madu, tepung, minyak sayur, kain kasa, plester, dan kain.



Langkah 1: Campur tepung dengan sedikit madu sehingga terbentuk adonan untuk kompres. Pastikan campuran tersebut tidak lengket di tangan.

Langkah 2: Tambahkan sedikit minyak dan gulingkan campuran tersebut ke dalam tepung lagi.

Langkah 3: Tempatkan campuran tersebut di atas kain bersih dan bungkus dengan kasa.

Langkah 4: Tempelkan kompres madu di dada anak dengan menggunakan plester.



Kompres madu buatan sendiri itu harus ditempatkan di atas jantung anak. Untuk hasil terbaik, tempelkan kompres madu tepat sebelum anak tidur.

Kompres madu dapat dilepas setelah 2 – 3 jam. Sedangkan orang dewasa dapat menggunakan kompres madu sepanjang malam.

Kompres ini disebut cukup efektif pada anak-anak di atas usia 6 bulan.

Namun, jangan lupa untuk selalu berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter anak apalagi jika mau memberikan kompres madu ini pada bayi.

Baca juga : Digigit Nyamuk Balita ini Meninggal, Ternyata Terserang Virus Japanese Encephalitis

Uji coba dari seorang ibu

Rachel Lim, seorang ibu yang tinggal di Singapura, telah mencoba kompres madu ini pada anaknya dan membagikan pengalamannya di Facebook.

Alih-alih minyak sayur, Rachel menggunakan minyak kelapa murni (VCO) dan juga menambahkan sari jahe ke dalam campurang tepung – madu.

Dalam postingan Facebook-nya, Rachel mengatakan:

“Biasanya sekitar 2 – 3 jam setelah tidur, bayiku akan mulai batuk-batuk dan menangis. Tadi malam saya menempelkan kompres madu selama 4 jam, dan saya tidak mendengar apapun darinya. Tidak ada hidung tersumbat. Tidak ada suara dahak juga. Sepanjang malam tidak ada batuk darinya.”

Kami menghubungi Rachel yang mengkonfirmasi keefektifan kompres madu itu kepada kami. Ia mengatakan bahwa sari jahe menambah khasiat menyembuhkan pada bungkus madu.

Jahe, sama seperti madu, telah lama digunakan oleh praktisi pengobatan tradisional untuk menenangkan batuk dan sakit tenggorokan.

Apa kata dokter tentang kompres madu sebagai obat alami batuk berdahak?

Dokter Pradeep Raut adalah konsultan dokter anak dan spesialis bayi baru lahir untuk Kinder Clinic.

Saat dimintai pendapatnya tentang khasiat kompres madu, ia menjelaskan bahwa, “Tidak ada data untuk mendukung penggunaan kompres madu bermanfaat meredakan batuk pada anak-anak atau orang dewasa.”

Namun, ia menunjukkan bahwa ada penelitian secara klinis yang melaporkan keefektifan penggunaan madu pada anak usia 1 tahun yang batuk di malam hari. Selain itu, madu juga sering diminum sebagai obat untuk menyembuhkan batuk pada anak di atas usia 1 tahun.

Dr. Pradeep lebih lanjut mengatakan bahwa madu dikenal sebagai penawar rasa sakit dan berfungsi sebagai anti bakteri. Hanya saja penggunaannya harus hati-hati karena anak di bawah usia 1 tahun tidak boleh diberikan madu.

Madu pada bayi di bawah satu tahun akan menimbulkan risiko botulisme

Ada yang mau mencoba kompres madu ini pada anaknya? Share dengan kami jika sudah berhasil ya.
Top