Saat Bercerita Soal Cita-cita Dengan Temannya, Bocah SD di Malang Tewas. Kenapa...?

Komentar
Bocah SD ini tewas mengenaskan dilokasi sesaat setelah dia bercerita tentang cita-citanya, setelah diselidiki ternyata penyebab tewasnya bocah SD di Malang tersebut karena ini..Baca selengkapnya..



Sungguh tragis peristiwa yang dialami bocah SD ini, dia harus kehilangan nyawanya seusai bercerita pada temannya masalah cita-citanya di kemudian hari, tak disangka ternyata ini penyebab kematiannya..

Nur Isa Bayu Pamungkas, pelajar 13 tahun di Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, tak pernah bisa mewujudkan cita-citanya. 

Baca juga : Rayakan Ulang Tahun, Bayi ini Meninggal. Ternyata di Dalam Mulutnya Ada Hadiah Dari Neneknya

Rabu (29/11/2017), saat bercengkrama dengan temannya di atas sebuah batu besar, pelajar SDN 6 Sidodadi itu jatuh dari ketinggian 3 meter dengan kepala membentur pohon.

Ironisnya, sebelum insiden itu terjadi, Bayu sedang bercerita tentang cita-citanya.

Kejadian ini berlangsung ketika jam istirahat sekolah.

Kanit Reskrim Polsek Lawang Iptu Hadi Puspito menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan saksi, Bayu saat itu bermain bersama temannya di bekas batu pondasi bersama dengan Abid Abiyu Nadirasan.

Mereka berdua bercerita tentang cita-cita di kemudian hari.

Dikutip dari tribunnews.com "Mereka berbincang tentang cita-cita masa depannya," kata Hadi.

Tanpa disadari, batu berdiameter sekitar 1 meter itu longsor sehingga Bayu terpelanting jatuh tersungkur. Bayu jatuh ke bawah dengan ketinggian sekitar 3 meter. Kepalanya membentur pohon dan kemudian batu bekas pondasi tersebut.

Baca juga : Ayah Tidur Seranjang dengan Bayi Beresiko Kematian, ini Alasannya

Hadi mengatakan, Bayu mengalami luka di bagian belakang kepala sehingga meninggal dunia di lokasi.

“Batu itu tidak tertanam dan posisi di perengan. Ketika kemarau tanahnya tidak labil, semalam kan hujan terus sehingga menggerus bagian tanah di bawahnya,” ujar Hadi, Rabu (29/11/2017).

Kemiringan di perengan itu 45 derajat. Polisi menyimpulkan peristiwa itu adalah kecelakaan murni.

Sedangkan Abid Abiyu Nadirasan (11), mengalami luka ringan. Keluarga menolak untuk dilakukan visum dan langsung mengurus jenazah Bayu.

Sungguh tragis kejadian yang menimpa bocah berumur 13 tahun ini, karena kejadian inilah dia tidak dapat meraih cita citanya
Top